Top Ad 728x90

Juli 19, 2018

Anggota Persit Harus Selalu Siap Dampingi Tugas Prajurit

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIII Kodim 0722/Kudus Ny. Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo beserta pengurus Persit Cabang melakukan kunjungan kerja/tatap muka ke Jajaran Koramil 05/Mejobo.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjalin silaturahmi dengan anggota Persit jajaran Koramil 05/Mejobo agar dapat bersinergi dan sekaligus Ibu Ketua Cabang mengecek kelengkapan atministrasi. Rabu 18/07/2018.

Adapun kehadiran Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLIII Kodim 0722/Kudus bersama rombongan disambut oleh Danramil 05/Mejobo Kapten Inf Sukaryono sekaligus mendampingi Ny. Endah Sukaryono selaku Ketua Persit KCK Ranting 06/Mejobo bersama seluruh pengurus dan anggota Persit Koramil 05/Mejobo

Pada kesempatan tersebut Ny. Endah Sukaryono menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang Ibu Ketua Persit KCK Cabang XLIII bersama rombongan yang telah berkenan berkunjung di Persit Ranting 06/Mejobo

"Mohon arahan maupun bimbingan dari Ibu Ketua apabila didalam pemeriksaan kelengkapan atministrasi ada kekurangan dan kesalahan", tegas Ny. Endah Sukaryono

Inti dari sambutan Ibu Ketua Persit Cabang XLIII Kodim 0722/Kudus adalah diharapkan Persit di jajaran Koramil harus bersinergi dalam melaksanakan program kerja dari Komando atas.

Disamping itu kunjungan kerja ke jajaran guna melihat perkembangan atas implementasi apa yang sudah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan. Selain itu juga, kunjungan kerja tersebut dimaksudkan dalam melaksanakan pembinaan dan pemeriksaan atministrasi terhadap para isteri prajurit sehingga dapat mendukung tugas para suaminya (Babinsa) di wilayahnya", Katanya.

“Saya berharap setiap ada kegiatan baik dari Koramil maupun dari Kodim upayakan untuk anggota Persit selalu hadir dengan tujuan agar saya selaku ketua Persit dapat melihat dan mendengar perkembangan Persit Jajaran Kodim 0722/Kudus,” jelasnya.

Ibu Ketua juga berharap terhadap putra putri anggota sekalian agar lebih diperhatikan/diawasi terkait dengan perkembangan saat ini dimana dengan maraknya bahaya Narkoba, Miras dan pergaulan sex bebas sudah sangat memprihatinkan. (J10/A02)

Juli 17, 2018

Masuki MT 3, Anggota TNI Bantu Petani Semprot Hama Ulat

by
Jurnalpantura.Com, Demak - Kepedulian anggota TNI terhadap kestabilan stok pangan sudah tidak diragukan lagi. Tidak hanya terhadap para petani padi saja seperti yang terlihat selama ini.

Seperti yang dilakukan Mahmudin, Anggota Koramil Demak Kota, yang turut langsung membantu salah satu warga menanam Polowijo  (kacang hijau), Selasa 17/07/2018.

Awalnya kedatangan Mahmudin hanya ingin melakukan Silaturahmi kepada warga. Tetapi saat melihat salah satu warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Demak Kota sedang berada di sawahnya, Mahmudin langsung turun ke sawah berniat melakukan pendampingan.

”Saya sedang berada di sawah kacang hijau milik Pak Ridwan Poktan "Sido Dadi" di Desa Mulyorejo. Umurnya sekitar 4-5 minggu” kata Mahmudin.

Kedatangan Mahmudin yang turut serta membantu penyemprotan hama ulat di tanaman kacang hijau milik Ridwan sangat diapresiasi.

Ridwan sendiri menjelaskan, tujuan penyemprotan ini untuk memberikan kesuburan terhadap tanaman kacang dan sebagai langkah proaktif dalam menanggulangi serangan hama tanaman kacang hijau.

Diharapkan para petani melaksanakan penyemprotan ini secara serentak guna penanggulangan hama bisa berjalan dengan efektif, tambah Mahmudin.

Mahmudin juga menyarankan kepada Ridwan dan para petani Polowijo lainya tentang perlunya perawatan untuk sawahnya ini diantaranya harus dipupuk dan disiram. Selain itu rumput liar juga harus rutin dibersihkan agar tidak diganggu hama tanaman. (J02 /A01)

Juli 16, 2018

Dengan Tema Semangat Membangun Kudus, Halal Bihalal Pengusaha Kontruksi Diikuti Ratusan Anggota

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Walaupun Lebaran sudah berlalu, namun nuansa lebaran Idul Fitri 1439 H di Aula Majesty hotel Griptha masih saja terasa. Hal ini disebabkan berkumpulnya seluruh anggota dari berbagai macam asosiasi pengusaha jasa konstruksi yang ada di Kabupaten Kudus, untuk melaksanakan Halal Bihalal. Senin 16/07/2018.

Kegiatan yang dihadiri sejumlah asosiasi kontraktor, seperti Askumindo (Asosiasi Kontraktor Umum Indonesia), Aspakindo (Asosiasi Pengusaha Kontraktor Indonesia), Aspekindo (Asosiasi Pekerja Kontraktor Indonesia) dan Gapeksindo (Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia), Gapkindo, Adpekindo, Perkonas, Gapeksi dan perusahaan Plat merah Jamkrindo ini mengambil tema "Semangat Membangun Kudus".

Selain itu, tampak hadir Bupati Terpilih hasil Pilkada 2018 yaitu Muhammad Tamzil di acara Halalbihalal tersebut.

“Dengan kegiatan halal bihalal ini, kami berharap persatuan dan kesatuan antara kontraktor walaupun berbeda asosiasi semakin kuat, untuk menyukseskan pembangunan di Kabupaten Kudus,” ujar Ketua Halal Bihalal Yulianto dalam sambutannya.

Sementara itu, Dewan Penasehat Acara Halal Bihalal, Rokim Sutopo berpesan agar rekanan  lebih profesional.
Pasalnya, dunia perkontraktoran saat ini jauh berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan Bupati terpilih, M Tamzil, mengajak kepada semua kontraktor  yang ada untuk bersatu dalam semangat kebersamaan. Tak peduli apakah dia kontraktor lama atau baru. Karena menurutnya sinergitas sangat penting demi mendapatkan kualitas pekerjaan yang lebih baik.

“Mari kita Samakan persepsi, semua sama tidak ada yang dibeda-bedakan, demi membangun Kudus yang lebih baik ", kata M Tamzil.

Para pengusaha kontruko harus berhati-hati, pekerjaan jasa konstruksi ini sangat sensitif, diperlukan kecermatan karena banyak dari elemen masyarakat yang ikut mengawasi, pungkasnya.

Kegiatan Halal Bihalal di akhiri dengan saling bersalaman dan saling memaafkan, yang sebelumnya dilakukan pengundian dooeprize. (J02 /A01)

Kunjungan UMKM Sragen Dan Lomba Kreasi Nasi Goreng Semarakan Pasar Tiban Duit Batok

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Setelah libur selama bulan puasa dan bulan Syawal. Pasar tiban duit bathok yang selama ini dilaksanakan di Desa Purworejo, Kecamatan Bae Kabupaten Kudus  mulai beroperasi kembali. Ahad 15/07/2018.

Untuk menyemarakan dan dimulainya kegiatan Pasar Tiban Duit Batok, pihak manajemen JBO menyelenggarakan Lomba Kreasi Masakan Nasi Goreng.

Lomba yang diikuti tidak hanya anggota JBO tapi juga oleh masyarakat umum. 

"Lomba kreasi nasi goreng ini, bertujuan untuk menjalin tali shilaturahim dan dalam rangka belajar memasak nasi goreng yang sehat dan bergizi" terang Aryo salah satu panitia.

Semua peserta dengan berlomba-lomba membawa kreasi nasi gorengnya untuk ditampilkan kepada dewan juri.

Puluhan pengunjung Pasar Tiban Duit Batok dan anggota JBO yang hadir saat itu, penasaran dengan Kreasi bermacam-macam menu nasi goreng yang ditampilkan. Beberapa diantaranya ingin mencoba merasakan kelezatan nasi goreng.

Dalam perlombaam nasgor tersebut, yang dinilai adalah, kejujuran, rasa, kerapian, kreativitas, kandungan gizi, dan kebersihan.
"Dari seluruh peserta lomba,  masalah rasa hampir sama semua enak," Ungkap Maryuni Fakih salah satu tim penilai.

Dari penilaian Kreasi Nasi Goreng, Empat Kreasi Nasi goreng dari peserta yaitu Tri Murni, Uci, Siti Zuhriah dan Maryam, mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan dari dewan pembina Dr Murtono, yang juga Pembantu Rektor 1 UMK.

Sementara itu, Pasar tiban duit bathok juga di kunjungi rombongan UMKM dari Kabupaten Sragen, mereka penasaran dengan adanya kegiatan Pasar Tiban Duit Bathok ini.

Rombongan di pandu oleh pihak manajemen JBO untuk keliling-keliling ke area pasar tiban dan ke taman eduwisata kelinci  serta menikmati aneka kuliner yang dijajakan di pasar tersebut.

"Kami ingin belajar dengan cara melihat langsung ke lokasi pasar tiban duit batok di Kudus ini." Ungkap Ifah, salah satu rombongan UMKM dari Sragen. (Md/A02)

Juli 15, 2018

Satukan Persepsi Dan Ajang Tukar Informasi, Ratusan Anggota BPD Hadiri Halal Bihalal Di Griptha

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - ABPEDSI merupakan asosiasi yang menaungi BPD (Badan Permusyawaratan Desa), dan merupakan mitra kerja Pemerintah Desa.

Dimana BPD memiliki tiga fungsi mendasar, yaitu membahas dan menyepakati peraturan desa, kemudian menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan yang terakhir BPD berfungsi mengawasi kinerja kepala desa dan aparaturnya.

Sebagai salah satu upaya untuk menyamakan persepsi, bertukar pengalaman dan informasi serta mempererat kebersamaan, DPD ABPEDSI Kudus dan ABPEDSI Jawa Tengah menggelar Halal bi halal Minggu di Gedung Majesty, Hotel Griptha. Ahad 15/07/2018.

Acara yang dihadiri Muhammad Ali (Ketua ABPEDSI Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kudus), Kapten Arh Suprapto (Perwakilan Dandim 0722/Kudus), AKP Bambang Sutaryo (Kapolsek Jati), Hendro Martoyo (Kepala Dinas Dukcapil Kudus), Ali Imron (Anggota DPRD Kudus), Para Camat, Lurah, Kepala Desa dan BPD se-Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya, Muhammad Ali menyampaikan, semua agggaran di BPD transparan. Biaya operasional harus berdasarkan hukum dan regulasi yang ada.

“Ego, pikiran kita buang, kepentingan masyarakat kita dahulukan, jangan pesimis tetap optimis jalin silaturahim dan komunikasi dalam menjalankan tugas,” pungkas Ali. (J02/A01)

Juli 14, 2018

Saat Kirim Kain, Warga Ploso Tiba-tiba Meninggal Dunia

by
Jurnalpantura.Com, Kudus -  Seorang warga Ploso yang diketahui bernama Sarkun bin Sardi (58) RT 05 RW II, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, diketahui saat itu sedang mengirim kain, sekitar pukul 16.50 tiba-tiba meninggal dunia di depan TPQ Muyassarol Murottilin RT 03 RW IV Desa Jepang Pakis.

Menurut Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo, korban pertama kali diketahui oleh saksi Slamet Zaenuri warga setempat.

Dari keterangan saksi Slamet, korban saat itu mengirim kain kerumahnya. "Tiba-tiba saja korban sempoyongan dan berpegangan pada motor Tossa miik korban." ujarnya.

Mengetahui hal tersebut Munjaeri, karyawan dari Slamet menyuruhnya untuk istirahat ke dalam rumah. Ditengah jalan saat mau istirahat, tiba-tiba korban jatuh ke jalan.

“Mengetahui korban jatuh ke jalan, Slamet bersama karyawannya berusaha menolong korban dengan membawanya ke dalam rumah. Akan tetapi setelah diperiksa diketahui korban sudah tak lagi bernyawa,” Ungkap Bambang Sutaryo.

Mengetahui hal tersebut, Slamet segera menghubungi Polsek Jati. Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Jati yang datang bersama tenaga medis dari Puskesmas tiba dilokasi.

Dari hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Ngembal Kulon, Dr. Elok MQ , korban meninggal dunia dikarenakan sakit jantung dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (J02/A01)

Juli 13, 2018

Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat, Anggota Koramil Bantu Pembangunan Talud Desa

by



Jurnalpantura.Com, Jepara - Sebagai aparat teritorial dan sebagai ujung tombak dari TNI yang ada di masyarakat. Salah satu contohnya apa yang telah dilaksanakan oleh anggota Koramil Tahunan dengan membantu Karya Bhakti di Desa Tahunan kecamatan tahunan Jepara, Jum'at 13/07/2018 pagi.

Karya bhati yang di laksanakan yaitu pembuatan talud jalan penghubung dari dukuh Randusari  RT 04 RW I Tahunan menuju Desa Sukodono, yang dilaksanakan masyarakat Tahunan. Pembangunan Talud sepanjang 680 meter, lebar 0,2 meter dan tinggi 0,6 meter dengan sumber dana berasal dari Dana Desa.

Menurut Serda haryono salah satu anggota Koramil Tahunan menyampaikan, Sebagai sub ujung tombak dari TNI, Koramil tahunan senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. Setiap ada kegiatan di desa atau wilayah binaannya, anggota Koramil tahunan akan siap selalu dalam membantu.

Terkhusus dalam masalah pembangunan desa, karena dengan kehadiran anggota TNI (koramil Tahunan) warga masyarakat akan menjadi lebih semangat dalam kegiatannya.

"Ini sebagai perwujudan TNI dengan rakyat yang mana TNI berasal dari rakyat, serta sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat."tegasnya lebih lanjut. (J02/A01)

Touring Berkendara Roda Dua Anggota Persit KCK Kelilingi Kudus

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka HUT Persit Ke-72 Tahun 2018, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting XLIII Kodim 0722/Kudus melakukan teringat.

Kegiatan touring untuk pertama kalinya di laksanakan di wilayah Kabupaten Kudus, Kamis 12/07/2018 dengan diikuti seluruh anggota Persit KCK Kodim Kudus.

Menurut ketua KCK Papiyanti Sentot Dwi Purnomo  Kegiatan touring bertujuan selain mempererat silaturahmi antar anggota, juga memberikan kesempatan kepada para pengurus Persit untuk menikmati kebersamaan sesama anggota Persit.

"Touring anggota KCK ini beda, karena selama touring anggota berkendaraan roda dua bersama Keluarga Besar Persit menuju tempat wisata diwilayah Kabupaten Kudus."Jelasnya.

Sebelum memulai perjalanan, Ketua Persit KCK Cabang XLIII Ny.Sentot Dwi Purnomo didampingi Ny.Endah Sukaryono yang juga merupakan seorang anggota Polisi Wanita Polres Kudus memberikan pengarahan mengenai tata cara melakukan touring yang benar dan tidak mengganggu apalagi membahayakan pengguna jalan yang lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan do’a bersama.

Touring kali ini memiliki destinasi kota Kudus dengan melewati tempat-tempat yang eksotis sebagai tujuan wisata keluarga, mulai dari Waduk Wilalung Desa Kalirejo Kecamatan Undaan hingga ke Oasis Djarum di wilayah Kecamatan Bae.

Sampai di Oasis, selain menikmati suasana sejuk di Djarum Oasis para rombongan juga menikmati kenyamanan dalam dan keindahan di Oasis Djarum Kudus. (J10/A02)

Juli 12, 2018

Kwarcab Kudus Gelar Pelatihan Pengelolaan Dewan Kerja

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Pendidikan dan Pelatihan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan.

Dengan tujuan untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepemimpinan. Khususnya untuk anggota Pramuka Penegak dan Pandeglang.

Kwartir Cabang Kudus menggelar PPDK kepada anggota Pramuka agar dalam berkehidupan masyarakat, mempunyai nilai lebih sehingga dapat menjadi motor penggerak di lingkungan masyarakat tempat tinggal.

Kegiatan PPDK yang dilaksanakan Kwartir Cabang Kudus bertempat di SMP Bhakti Praja Gebog Jln.PR Sukun Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Kamis 12/07/2018.

  Kegiatan yang dihadiri oleh Babinsa Desa Jurang Serka Suyoto, mewakili Danramil Gebog Kapten Inf A.Bashir. Selain itu turut hadir jajaran Muspika Kecamatan Gebog, para Pembina Pramuka, dan tamu undangan.

Sasaran Diklat Pramuka Penegak dan Pandega diarahkan pada tiga hal utama, yaitu menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan pribadi dalam hal :
 1. Mengelola satuan gerak yang meliputi satuan Ambalan, Racana, Satuan Karya, serta Satuan Bina yaitu Dewan Kerja.
2. Melatih keterampilan dan kepemimpinan khas Gerakan Pramuka.
3. Penguasaan keterampilan yang berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan masyarakat.

Sebanyak 33 anggota Gerakan Pramuka Penegak dan Pandega utusan dari 9 Kwartir Ranting yang ada di lingkup Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus mengikuti Pelatihan Pengelola Dewan Kerja (KPDK).

Kegiatan tersebut merupakan agenda Kwartir Cabang Kab.Kudus yang sangga kerja nya adalah Dewan Kerja Cabang T&D Kwarcab Kudus.

KPDK diselenggarakan guna meningkatkan mutu serta keterampilan mengelola Dewan Kerja para Pramuka Penegak dan Pandega, agar nantinya mereka lebih memiliki peran di masyarakat. Selain itu diharapkan pula peserta dapat memiliki kemampuan untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan program yang ada di Gugus Depannya juga di Dewan Kerja Rantingnya.

Kursus Pengelola Dewan Kerja tingkat telah dilaksanakan mulai tanggal 12-15/07/2018, dengan mengusung tema "Mari Menjadi Dewan Kerja Yang Aktif Dan Inovatif"

Hal tersebut dimaksudkan agar Pramuka Penegak dan Pandega Kabupaten Kudus siap untuk beraksi dan siap untuk melayani.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Harian Kwarcab Kab.Kudus Kak Didik Hartoko

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali beberapa materi pelatihan, di antaranya teknik lobi negosiasi diplomasi, reading personality and leadership, administrasi kesekretariatan dan beberapa kegiatan yang behubungan dengan pengelolaan dewan kerja dan pembentukan karakter bangsa.

Pemateri yang mengisi kegiatan ini adalah mereka para pelatih dari Pusdiklatcab Kudus, yang memang sudah terbiasa melatih peserta didik ataupun pembina untuk menjadi Pramuka yang berkompeten.

Semoga, setelah kegiatan KPDK ini berakhir, para peserta mampu mengaplikasikan semua ilmu yang didapatnya baik untuk memajukan Gugus Depan ataupun Dewan Kerja rantingnya masing-masing. (J10/A02)

Semangati Anggota, Danramil Gebog Turut Serta Terjun Ke Lokasi

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Salah satu sasaran dari pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 adalah membangun jalan penghubung di Desa tempat dilaksanakannya TMMD.

Betonisasi jalan dengan panjang 560 M X lebar 3 Meter dan ketebalan 0,15cm. Pembangunan jalan penghubung yang terletak di Dukuh Santren, Desa Klumpit kecamatan Gebog, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018.

Demi kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan jalan penghubung tersebut, Danramil Gebog Kapten Inf A. Bashir beserta anggota Koramil Gebog turun langsung kelapangan tempat berlangsungnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA. 2018 bertempat di Dukuh Santren Desa Klumpit, Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Kamis 13/7/2018.

"Bersama warga sekitar dan anggota tetap semangat melakukan kerja bakti berpacu dengan waktu agar TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2018 berjalan dengan sukses dan lancar sesuai dengan ketentuan pimpinan atas," ungkap Danramil Gebog. 

Dengan segenap kemampuan yang kita miliki, kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2018 ini mencapai hasil yang maksimal demi kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gebog ini, jelasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Babinsa Desa Klumpit Sertu Qomarul Hadi menjelaskan,  percepatan pembangunan fisik harus diimbangi dengan ketersediaan material sehingga kegiatan di TMMD terus dapat berjalan dengan baik.

‘’Saya selaku Babinsa Desa Klumpit tetap fokus dan terus berupaya semaksimal mungkin untuk terus melakukan pendataan dan mengecek pengiriman material jangan sampai tersendat, apabila sampai pengiriman material kosong jelas akan menghambat target pembangunan betonisasi jalan yang sudah di agendakan secara cermat,’’ ungkap Babinsa Klumpit mengakhiri kegiatan. (J10/A01)

Juli 11, 2018

Kolone Senjata Personil Gabungan Pukau Peserta Upacara Hari Bhayangkara

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Upacara Hari Bhayangkara ke 72 yang dipusatkan di Alun alun Simpang Enam Demak, Rabu 11/07/2018 pagi tadi, tampak beda.

31 pasukan gabungan yang terdiri dari 16 anggota kepolisian dari Polres Demak dan 15 dari anggota Kodim 0716 Demak. Para personil gabungan tersebut mendemonstrasi Kolone Senjata.

Kolone senjata ini merupakan bentuk sinergitas unjuk ketrampilan dan ketangkasan personil gabungan TNI dan Polri.

Seni dan atraksi kolone senjata yang dikolaborasikan dengan seni tradisional ini dilatih oleh Pelda Ruhmanto yang sehari hari menjabat sebagai Batiops Kodim Demak.

Kemampuan pasukan dalam memainkan senjata yang  diselingi berbagai formasi mampu membuat penonton terkagum-kagum. Atraksi yang menampilkan kekompakan serta disiplin personil dalam memainkan senjata menunjukan kemampuan TNI dalam berbagai gerakan posisi tembak yang memukau.

Demonstrasi kolone senapan ini dipimpin langsung oleh Aipda Kamdi yang saat ini menjabat sebagai Kanit Humas polsek Demak Kota .
Pelaksanaan demonstrasi kolone senapan yang disaksikan oleh Komandan kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, H.M.Nasir,S.Pd,M.Pd (Bupati Demak), Drs.Joko Sutanto (Wakil Bupati Demak) , dan Nurul Muttaqin.SH.I (Ketua DPRD serta seluruh jajaran pejabat di jajaran Kodim,polres dan pemerintah daerah kabupaten Demak ini berlangsung usai upacara peringatan HUT Ke-72  Bhayangkara.

Atraksi ini diawali dengan gerakan pemeriksaan kerapian dalam formasi secara bersamaan dilanjutkan dengan ketangkasan bersenjata, gerakan pengosongan senjata hingga pada gerakan bergelombang dan pada saat situasi, kondisi serta medan tindak menentu.

Usai demonstrasi kolone senapan ini dilanjutkan dengan joget bersama serta ramah tamah bersama Forkopimda, peserta upacara serta Bhayangkari Polres Demak. (J02 /A01)

Selamat, Inilah Pemenang Lomba Vidio Pendek Polisi Sahabatku

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Tuntas sudah rangkaian penjurian untuk lomba video pendek dengan tema "polisi sahabatku" 2018. Setelah sebelumnya tim juri berhasil memilih 10 video terbaik dari 39 karya yang masuk.

Lomba video pendek  digelar Polres Kudus dalam rangka hari Bhayangkara yang ke 72 bekerjasama dengan IJTI Muria Raya.

“Semua karya sangat kreatf dan luar biasa, hanya saja ada yang harus ditetapkan sebagai yang terbaik untuk menjadi pemenangnya, dan kami dari ijti muria mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta yang sudah mengikuti lomba video pendek, selamat bagi yang beruntung untuk menjadi pemenang, dan yang belum beruntung tetap semangat berkarya” kata ketua panitia yang juga jurnalis TVONE, Galih Manunggal di Mapolres Kudus, Rabu 11/08/2018 saat penyerahan hadiah bagi para pemenang.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH bersama Bupati Kudus Musthofa menyerahkan secara langsung hadiah kepada pemenang lomba video pendek “Polisi Sahabatku”. Penyerahan hadiah dilakukan pada saat Syukuran Hari Bhayangkara Ke-72 di aula Mapolres Kudus.

Sebelumnya lomba video pendek bertema Polisi Sahabatku digelar untuk seluruh masyarakat dalam maupun luar Kabupaten Kudus dengan beberapa ketentuan dari panitia penyelenggara.

Dari 39 peserta lomba diambil 10 nominasi yang mana terdapat juara 1, 2, 3 dan juara favorit. Adapun besarnya hadiah juara 1 mendapatkan uang pembinaan sebesar 7 juta, juara 2 sebesar 5 juta, juara 3 sebesar 3 juta serta juara terfavorit dan nominasi lainnya sebesar 1 juta.

Sedangkan yang masuk nominasi 10 besar juga mendapatkan uang pembinaan dan piagam, dengan total hadiah senilai 16juta.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning dalam sambutannya berharap dengan adanya lomba video pendek Polisi Sahabatku, bisa lebih menyatukan lagi polisi dengan masyarakat dan menjadikan contoh-contoh polisi Polres Kudus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi para peserta yang ikut dalam lomba video pendek ini, karyanya bagus-bagus dan orisinil,” Ujarnya

Untuk juara 1 berhasil diraih Achmad Faishol Shofa, warga Muraharjo RT 01 RW II Kunduran Blora. Karya Faisal dengn judul "polisi sahabat semua" menceritakan seorang anggota polisi yang menolong salah seorang santri yang roda sepedanya bocor dengan lokasi pengambilan gambar dilakukan di Bendungan Wilalung, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Sementara itu Ahmad Ainul Yaqin pemenang juara 2 menyatakan, tidak menyangka akan menjadi juara 2, karena sebelumnya Ahmad sempat terkendala dengan peralatan. Video garapan Ahmad yang dikerjakan bersama temannya berjudul "Polisi Sahabat Bersama" menceritakan ketika salah satu anggota polisi yang bekerja secara profesional, tidak berkumpul bersama keluarga di saat hari raya Idul Fitri.

Para tamu undangan yang ikut menonton pemutaran video sontak bertepuk tangan saat sang polisi ber-video call dengan istri dan anaknya  disaat hari raya Idul Fitri.

"Alhamdulilah dapat juara 2 mas, padahal kita hanya ingin berpartisipasi saja, karena untuk peralatan kami sangat kurang maksimal." Kata Ahmad. Kami ucapkan banyak terimakasih kepada anggota polisi yang sudah bersedia membantu terlibat aktif dalam pengambilan gambar untuk pembuatan video pendek ini, ujarnya.

Lomba sendiri dimulai 03/05 - 30/06/2018. Dari sekitar 41 video yang mengikuti lomba, ada 2 vidio yang tidak lolos verivikasi karena tidak orisinil.

Dalam menentukan 10 nominasi vidio terbaik dan juga layak menjadi pemenang dalam gelaran Lomba Vidio Pendek ini, panitia melibatkan 3 juri, diantaranya adalah Joko Susanto jurnalis senior Antve semarang, Wakapolres Kudus Kompol Muhammad Ridwan dan Andika Wardana dari praktisi film.

Nominasi 10 Vidio terbaik hasil penilaian para juri diantaranya adalah :

1. Akun : @deffareka
Daffa Reka Andrea
JUDUL : TAJAMNAYA MATAMU MENUNJUKAN KELEMBUTAN HATIMU
Ds. Megawon Rt.06 Rw.02 Kec. Jati, Kudus

2. Akun :@azwaraff
 Nama : Azwar Affrian Affandi.
JUDUL : JANGAN PERNAH NEGATIF THINKING
Alamat : Srobyong, Mlonggo, Jepara.

3. Akun @irfanibnurozi
Nama : Ahmad Ainul Yaqin
Judul : POLISI SAHABAT BERSAMA
Alamat : Blingoh Dkh Lembah Wetan RT 03 RW 06 Donorojo Jepara

4. Akun : @teaterkuncupmekar_
Nama : Teater kuncup Mekar
Judul : POLISI TEGAS BERJIWA LUGAS
Besito Rt 01 / Rw  05 Gebog Kudus 59354

5. @pow_delezski
Nama : Islachuddin Kurniawan / Iwan / Pow
Judul : LASKAR MERAH PUTIH
Alamat : Jl.Johar Ds Wergu - wetan Rt 06/01 Kudus (Samping Mushola Darussalam Kawasan Lapangan Merdeka).

6. Akun : @jundi_ar
Nama : Jundi Al'mar'i Rosyidin
Judul : PUISI UNTUK POLISIKU
Alamat: Jl Cut Nyak Dien Ds Malti Kidul Rt3 Rw1 Kec Kota Kab kudus

7. Akun : @yudha.nggace
Nama    : Arief Yudha Saputro
Judul : KETIKA DIA DATANG UNTUK MEREKA
Alamat  : Mojomulyo RT 3/ RW 11, Sragen Kulon, Sragen

8. Akun : @achfaishol
Nama : Achmad Faishol Shofa
Judul : POLISI SAHABAT SEMUA
Alamat : Muraharjo Rt1 Rw2 Kunduran Blora

9. Akun : @adeliaharso
Nama : ADELIA GITA SAFITRI
Judul : PERSPEKTIF
Alamat : Jati Kulon Rt 01 Rw 04, Jati, Kudus

10. Akun : @eskypahlevy
Nama : Rezqi Andrya Pahlevy
Judul : POLISI SAHABAT SEMUA
Alamat : Jl. Sultan Hadlirin Mantingan RT.3 RW.1 No.35 Mantingan Kec. Tahunan Kab. Jepara

Dari 10 vidio terpilih, akhirnya tim penilai Lomba Video Pendek Polisi Sahabatku dalam rangka Hari Bhayangkara ke 72 memutuskan, sebagai Juara Favorit adalah :
Akun : @yudha.nggace
Nama    : Arief Yudha Saputro
Judul : KETIKA DIA DATANG UNTUK MEREKA
Alamat  : Mojomulyo RT 3/ RW 11, Sragen Kulon, Sragen

Sedangkan untuk Juara 3
Akun : @eskypahlevy
Nama : Rezqi Andrya Pahlevy
Judul : POLISI SAHABAT SEMUA
Alamat : Jl. Sultan Hadlirin Mantingan RT.3 RW.1 No.35 Mantingan Kec. Tahunan Kab. Jepara

Juara 2
Akun @irfanibnurozi
Nama : Ahmad Ainul Yaqin
Judul : POLISI SAHABAT BERSAMA
Alamat : Blingoh Dkh Lembah Wetan RT 03 RW 06 Donorojo Jepara

Dan Juara 1
Akun : @achfaishol
Nama : Achmad Faishol Shofa
Judul : POLISI SAHABAT SEMUA
Alamat : Muraharjo Rt1 Rw2 Kunduran Blora. (J02 /A01)

Juli 10, 2018

Mengaku Anggota Mabes Polri, Eko Aniaya Anak Dibawah Umur

by
Jurnalpantura.Com, Demak - Eko Sugiarto (45), warga Desa Sarimulyo RT 01 RW 01, Kecamatan Kebonagung, Demak, diringkus aparat Polres Demak.

Pria yang mengaku sebagai anggota WN Divisi Humas Mabes Polri itu, ditangkap jajaran Satgas Tindak Street Crime ( tindak pidana kejahatan jalanan), karena diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang santri Pondok Pesantren Sirojut Tolibin, Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Demak.

Peristiwa dugaan penganiayaan pelaku terhadap santri berinisial D (14) itu, dilakukan pada Minggu (15/4/2018) lalu.

Selain memukul, pelaku juga menodongkan pistol jenis air soft gun ke arah korbannya. Sehingga korban yang masih dibawah umur itu mengalami trauma.

“Jadi, menurut pengakuan korban, pelaku ini menodongkan pistol ke arah korbannya,” kata Wakapolres Demak, Ibnu Bagus Santoso, seusai gelar perkara, Selasa (10/7/2018).

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Tri Agung, menambahkan, peristiwa dugaan penganiayaan itu sebagai buntut perkelahian antara santri D dengan teman sepondoknya, M (14), yang juga anak kandung Eko.

Keduanya yang sama-sama santri dan masih satu pondok itu saling ejek dan akhirnya berkelahi.

“Selang beberapa waktu kemudian, si Eko menjenguk anaknya M di pondok yang tak jauh dari rumahnya. Merasa tidak terima, Eko kemudian memukul korban dan menodongkan senjata,” ungkapnya.

Pelaku memukul kepala korban menggunakan helm dan memukul bagian pipi sebelah kanan. Bahkan pelaku juga mengancam dengan menodongkan pistol yang dikeluarkan dari tas kecil yang dibawanya.

“Korban ini sempat mengalami trauma. Dalam kondisi tertekan secara psikis,” ujar Agung.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 c junto Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 351 KUHP yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

” Si Eko ini juga dilaporkan oleh warga karena ujaran kebencian. Sudah ada tiga pengaduan yang masuk terkait UU ITE, ” tutupnya.

Sementara itu, tersangka Eko membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.

“Ini fitnah. Semua ini fitnah,” ucapnya.

Pada hari ini juga, Satreskrim Polres Demak melimpahkan berkas dan barang bukti kasus penganiayaan itu ke Kejaksaan Negeri Demak.

“Hari ini kita menerima pelimpahan berkas Eko Sugiarto. Dia sudah jadi tahanan kejaksaan. Segera kami siapkan dakwaan dan dilimpahkan ke pengadilan, ” kata Yan Ardiyanto, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Demak. (J02 /A01)

Kabupaten Demak Peringkat 2 Akseptor KB Tingkat Provinsi

by
Jurnalpantura.Com, Demak - Pertumbuhan penduduk Kabupaten Demak perlu dibarengi dengan pertumbuhan  sektor-sektor lain seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sector terkait lainnya.

Namun keterbatasan yang dimiliki menyebabkan seringkali pertumbuhan penduduk dan laju pembangunan disektor lain menjadi tidak seimbang . Disinilah butuh peran KB untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan ibu, anak, dan keluarga serta masyarakat pada umumnya, dengan berhasilnya pelaksanaan KB diharapkan angka kelahiran dapat diturunkan sehingga tingkat kecepatan perkembangan penduduk tidak melebihi kenaikan produksi, dengan demikian taraf hidup dan kesejahteraan rakyat akan lebih meningkat.

Bertempat di Hotel Amantis jalan Lingkar Demak-Kudus KM 2,4 telah berlangsung Sosialisasi pembinaan Kesertaan Ber-KB bagi mitra kerja tingkat kabupaten Demak tahun 2018. Senin, 09/07/2018.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Kabid KBK dan KK Dinpermades P2KBK Kabupaten Demak Drs. Candra Wijanarko M.Si, Kasubbid Bina Kesertaan jalur Wilayah dan sasaran khusus yang juga sebagai Narasumber dr Mirojul Hari Riyyah, perwakilan babinsa jajaran Kodim 0716/Demak,PKK Kabupaten Demak, Dinkes Kabupaten Demak beserta tamu undangan.

Dalam sambutannya Ka bid dan KK Dinpermades P2KB Kabupaten Demak Drs. Candra Wijanarko M.Si mengucapkan terima kasih atas peran Babinsa dalam rangka membantu mensukseskan program KB yang dicanangkan pemerintah. Perlu diketahui bahwa Kabupaten Demak sebagai peringkat ke 2 tingkat Provinsi sebagai aseptor KB terbanyak.

Namun demikian masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki antara lain bahwa masih ditemukan para Akseptor yang Droup Out terutama yang ikut KB Suntik dan Pil. Untuk itu perlu di adakan pendampingan agar bisa menjadi peserta Aseptor yang aktif. Pungkasnya.

Kebakaran Hanguskan Rumah Sulichah Warga Demangan

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Rumah milik Ibu Sulichah (58), warga RT 01 RW III Desa Demangan terbakar, Selasa 10/07/2018. Sekitar pukul 08.30 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sedangkan penyebab kebakaran yang menghebohkan warga ini diduga kuat berasal dari kompor tungku kayu. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, diperkirakan karena kompor tungku kayu yang dipakai untuk memasak lupa dimatikan oleh ibu dari Sulichah.

Menurut saksi mata, M Asif mengatakan, saat itu dirinya hendak berangkat kerja dan dari kejauhan tampak Kobaran api membakar dinding dapur dari ibu Sulichah. Saat itu pula saksi memanggil Nur Abid yang kemudian meminta tolong kepada warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian tiga buah mobil pemadam kebakaran yang berasal dari PT Djarum, Nojorono dan BPBD Kabupaten Kudus tiba dilokasi.

"Selain rumah ibu Sulichah yang terbakar, api juga sempat membakar sebuah kamar milik Sulgiat dan atap rumah Udin," Kata Kapolsek kota melalui Kasat Serse Polsek kota Iptu Noor Bi Yanto. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun kuat kemungkinan sumber api berasal dari tungku kompor kayu, tambahnya. (J02 /A01)

Bupati Kudus Buka TMMD Sengkuyung Tahap II DI Desa Klumpit

by

Jurnalpantura.Com, Kudus - Dukuh Santren Desa Klumpit, Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus menjadi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 Kodim 0722/Kudus.

TMMD yang berlangsung dari tanggal 10/07 - 08/07/2018, secara resmi dibuka oleh Bupati Kudus, Musthofa Wartoyo dengan Komandan Upacara Kapten Inf A. Bashir yang sehari-harinya menjabat sebagai Danramil 08 Gebog. Selasa 10/09/2018.

Tampak hadir dalam Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II, jajaran Forkopinda Kabupaten Kudus, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainya.

Dalam amanatnya, Bupati Kudus yang membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah mengatakan, TMMD kali ini mengarah pada pembangunan sarana prasana fasilitas umum dan sosial, yang menjadi  kebutuhan dasar masyarakat di daerah, membuka isolasi antar desa, sehingga semakin meningkat roda perekonomian daerah.

“Dalam rangka membangun karakter generasi penerus bangsa, agar ketahanan bangsa yang dijiwai Pancasila, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika tetap terjaga dari gangguan virus berupa terorisme, radikalisme dan narkoba."Lanjutnya.

Sementara itu Pasi Teritorial Kodim 0722/Kudus Kapten Inf Subekhi dalam laporannya atas nama Dansatgas TMMD menjelaskan, bahwa sebelum pelaksanaan, telah dilaksanakan pra TMMD selama 10 hari.

Dalam kegiatan yang di rencanakan selama 30 hari ini, jelas Subekhi terdapat dua sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. Untuk kegiatan sasaran fisik yakni membuat betonisasi jalan tembus dari Dukuh Santren menuju Makam Santren dilanjutkan sampai Dukuh Ngaringan yang menggunakan sawah bengkok Desa Klumpit Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Dengan panjang 560 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 cm.

Termasuk ada pembuatan talut, pembuatan gorong-gorong, pembersihan drainase kanan kiri jalan betonisasi.

Pada kegiatan non fisik, lanjut Subekhi, dilaksanakan kegiatan antara lain sosialisasi bidang agama, sosial, pertanian, pendidikan, kebudayaan, juga pemuda dan olah raga. Selain, itu diberikan juga sosialisasi penanggulangan bencana alam, lingkungan hidup, hukum dan narkoba, Kamtibmas, KB Kesehatan dan Pemutaran film.

“Seluruh kegiatan tersebut ditargetkan selesai sebelum acara berakhir 08/08/2018 mendatang,” pungkasnya. (J10/A02)

Juli 09, 2018

Warganet Anggap Pengecetan Batu Sungai Rahtawu Sebagai Vandalisme

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kontroversi dicatnya batu-batu besar di Sungai daerah Malang beberapa waktu lalu, kini terjadi di Kabupaten Kudus.

Sejumlah batu besar dikawasan Sungai Rahtawu, Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus juga di cat dengan warna warna.

Banyak warganet yang menghujat pengecetan batu-batu besar di Sungai Rahtawu, bahkan ada sebagian warganet menganggap pewarnaan batu tersebut dianggap sebagai Vandalisme.

Vandalisme menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah "perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya (keindahan alam dan sebagainya)" atau "perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas".

Jika di Malang tujuan dicatnya batu-batu besar oleh pemerintah setempat dengan tujuan untuk menekan aksi penambangan liar, belum diketahui jelas motif batu-batu besar di kawasan sungai Rahtawu juga dicat dengan warna-warni.

Kemungkinan besar hanya sebagai daya tarik untuk mendatangkan wisatawan.

Foto batu bercat warna-warni itu sudah tersebar luar di media sosial. Foto ini dijumpai diposting di Instagram oleh akun @Sekitar Kudus. Di dalam foto terlihat pengunujung yang sedang duduk berpose di batu-batu bercat warna warni.

“Bisa bantu mengingatkan pengelola tentang kerusakan lingkungan,  ini sangat sungguh kebablasan atau sekalian lapor ke dinas pariwisata,” tulis akun Navies16.

Senada juga ditulis akun @Rose shot. Akun tersebut dalam cuitannya menilai pengeceatan batu-batu itu berlebihan.  Ia juga menuding aksi pengeceatan batu-batu alam itu sebagai bentuk vandalisme.

” Terlalu memaksakan massive,  vandalisme,  yen dicoret-coret ora oleh,  yen diwarnai oleh?? Ibarat wong wedok awak e ora ireng,  ora puteh,  nanging wedakan diwedaki kandel. Sedeh ngrasakke,” tulisnya.

Foto dengan latarbelakang yang sama juga diposting akun instagram Visitrahtwu. Di dalam akun itu terlihat seorang wanita yang tengah berpose di atas batu bercat warna-warni.

Hingga Senin 09/07/2018 siang, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kudus Yuli Kasiyanto belum memberikan keterangannya terkait pewarnaan batu-batu besar di Sungai Rahtawu.

Juli 07, 2018

Warga Demaan Keracunan Setelah Makan Chicken Corden Bleu

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dugaan keracunan dialami puluhan warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Warga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan pada acara pernikahan salah satu warga desa setempat.

Akibatnya, puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Menurut Kapolsek Jepara Kota, AKP Mahendra mengatakan, dugaan awal peristiwa keracunan massal tersebut berawal ketika salah seorang warga Kelurahan Demaan menggelar pesta pernikahan di gedung Ali Purnomo BBPBAP Jepara pada Kamis 05/07/2018.

Selanjutnya, pada Jumat 06/07 malam mulai muncul keluhan dari sejumlah warga yang hadir pada acara resepsi pernikahan itu.

Oleh ketua rukun tetangga (RT) setempat warga yang merasa mengalami perut mual atau pusing dikumpulkan di Masjid Darussalam Kelurahan Demaan, kemudian memanggil petugas kepolisian serta tim medis setempat.

Sesuai data di posko kesehatan, korban keracunan mencapai 58 orang dari berbagai usia dengan keluhan hampir sama, yakni mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, muntah dan demam, tambah Kapolsek kota.

Selain disediakan 30-an tenaga medis, baik dari DKK maupun Puskesmas juga disediakan lima mobil ambulance. Informasi dari sejumlah korban yang mengalami keracunan massal, bahwa rata-rata korban memakan makanan jenis "chicken corden blue".

Untuk memastikan penyebab terjadinya keracunan pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan Jepara telah mengambil sampel makanan yang masih tersisa, termasuk jenis makanan yang disebutkan banyak dikonsumsi tamu undangan pada pesta tersebut.

"Nantinya, sampel makanan tersebut akan dilakukan pengujian di laboratorium,"jelas AKP Mahendra, Sabtu 07/07/2018.

Jajaran Polsek Jepara Kota yang diterjunkan ke lapangan saat terjadi kasus keracunan, langsung bergerak untuk membantu warga, termasuk melakukan pendataan dan pengambilan sisa makanan untuk dilakukan pengujian di laboratorium.

Dari puluhan korban keracunan, rata rata menderita  mual, demam dan muntah. Sebanyak 27 orang hanya menjalani rawat jalan, sedangkan 31 orang harus menjalani rawat inap.

Diantaranya, ada yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum RA. Kartini Jepara sebanyak 17 orang dan Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin sebanyak 14 orang. (J02 /A01)

Kapolres Kudus Lepas Peserta Jalan Sehat Dengan Pelepasan Balon

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-72 tahun 2018.

Acara yang mengambil start dan finish di Lapangan Mapolres Kudus, diikuti seluruh Personil Polres, pegawai dan keluarga besar dilingkungan Polres Kudus.

“Dengan ini jalan sehat secara resmi dimulai. Semoga selamat sampai finish, dan mudah-mudahan bisa mendapat sepeda motor,” kata Agusman Gurning saat melepas peserta jalan sehat. Sabtu, 07/07/2018.

Usai melepas jalan sehat, Kapolres Kudus, beserta Perwira, Kapolsek jajaran dilingkungan Polres berbaur bersama untuk mengikuti jalan sehat.

Selain itu, panitia juga menyediakan Door Prize yang menarik, antara lain sepeda motor, sepeda gunung, televisi, kulkas, kipas angin, dispenser, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Di samping Jalan sehat, pada perayaan Hari Bhayangkara ini juga dilaksanakan potong tumpeng, sebagai ungkapan rasa syukur.

"Disamping sebagai ajang silaturahmi antara keluarga besar Polres Kudus, acara pagi ini juga sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME." kata Kapolres Kudus.

Kepergok Ambil Sebuah Tas, Seorang Pemuda Di Massa Warga

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Seorang pria dihajar massa hingga babak belur. Pria dengan inisial SS ini kepergok pemilik rumah saat hendak mengambil tas berisi uang di dalam sebuah rumah.

Aksi pencurian ini terjadi di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, sekitar pukul 02.30 WIB, Sabtu 07/07/2018 dini hari tadi.

Saat itu pelaku kepergok berusaha mengambil sebuah tas yang berisi sejumlah uang. Pemilik rumah berusaha menggagalkan pencurian tersebut dan berteriak memanggil warga sekitar.

 "Saat saya sedang tidur, mendengar ada orang yang masuk ke kamar, awalnya saya kira ibu yang selesai melaksanakan Sholat malam." Cerita Agung, pemilik rumah.

Mengetahui yang masuk orang tidak dikenal, sedang berusaha mengambil tas di almari, sontak saya berusaha merebut tas itu kembali dan istri saya berteriak minta tolong,tambahnya.

Mendengar teriakan minta tolong warga sekitar dengan cepat membantu menangkap pencuri tersebut. Karena melawan saat ditangkap warga, beberapa warga akhirnya mengeroyok pencuri tersebut.

AKP Suharyanto, Kapolsek Dawe membenarkan penangkapan pelaku pencurian di Desa Lau tersebut.

"Setelah pihaknya mendapat laporan, petugas piket langsung meluncur ke TKP." ujarnya.

Beruntung, saat pelaku dihajar massa anggota Polsek Dawe sampai dilokasi Dan pelaku pun akhirnya diamankan.

"Karena pelaku mengalami luka-luka akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kudus untuk menjalani pengobatan," tambah Suharyanto. (J02 /A01)

Top Ad 728x90