Jurnalpantura.Com, Kudus - Kepolisian Sektor (Polsek) Undaan memiliki cara unik memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 02/05.
Bukan dengan mengadakan Upacara Bendera ataupun perlombaan. Adalah Kapolsek Undaan Akp Anwar, selama peringatan Hari Pendidikan Nasional, Rabu 02/05/2018 memakai seragam Sekolah Dasar (SD). Bahkan saat memberikan pengarahan kepada anggota kepolisian yang ada di Polsek Undaan, AKP Anwar tetap memakai seragam SD.
Pada saat memberikan pengarahan, ada saja anggota Polsek Undaan yang tersenyum bahkan tertawa karena mungkin dianggap lucu dan aneh.
"Sekarang ini, mungkin seragam SD yang saya pakai tampak lucu, padahal ada makna yang tersirat, dengan seragam putih merah ini." katanya dihadapan anggota saat memberikan pengarahan harian di halaman Mapolsek Undaan, Jln Kudus-Purwodadi.
Seragam putih merah ini lah yang menjadikan kita mengerti akan baca dan tulis, tambahnya.
Kegiatan ini juga sekaligus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan. Dengan bersekolah kita bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang pastinya bermanfaat baik bagi kita sendiri maupun orang lain, tutupnya. (J02 /A01)
Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan
Mei 02, 2018
Maret 05, 2018
by Unknown
Maret 05, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Wilayah hukum Polres Kudus, Polres Kudus melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018, Senin 05/03/2018 di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman No 78 Kudus.
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi Polres Kudus, anggota Kodim 0722 Kudus, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Sebagai tanda bahwa Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 sudah dimulai, AKBP Agusman Gurning Sik menyematkan pita kepada perwakilan dari TNI, Polri dan Dishub.
Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, saat membacakan amanat dari Kepala Korp lalu lintas Irjen Pol Drs Royke Lumowa, M.M tujuan dari Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 yaitu Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas dan terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang pelaksanaan pilkada di wilayah tahun 2018.
Hal tersebut merupakan beberapa point yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang diterima dan dijalankan oleh semua pihak.
Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Tahun 2018 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu melawan arah lalu lintas khususnya kendaraan motor (R2), menggunakan handphone waktu mengemudi, berboncengan lebih dari 1 (satu) dan berkendaraan belum cukup umur.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Diakhir sambutannya Kakorlantas Polri yang di bacakan Kapolres Kudus menyampaikan penekanan dan arahan untuk pedoman dalam pelaksanaan tugas Operasi Zebra Candi yaitu senantiasa bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas, tingkatkan disiplin anggota Polantas, wujudnya Polantas yang bersih dari Kolusi Korupsi dan nepotisme, terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintasApel gelar pasukan ini kita laksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh satuan personel lalu lintas dan peralatan dalam pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas tahun 2018 di Kabupaten Kudus.
Di samping itu, apel ini juga merupakan representasi dari kesiapan kita atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh masyarakat Kabupaten Kudus untuk menjamin keamanan ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Saya ingatkan kembali kepada seluruh personel yang terlibat dakam kegiatan operasi keselamatan lalu lintas Candi 2018 agar benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik baiknya, sehingga saat pelaksaanya tidak mengalami hambatan.
Apel Gelar Pasukan selesai dilanjutkan dengan simulasi operasi keselamatan lalu lintas oleh personel Satlantas Polres Kudus. (J02 /A01)
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi Polres Kudus, anggota Kodim 0722 Kudus, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
Sebagai tanda bahwa Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 sudah dimulai, AKBP Agusman Gurning Sik menyematkan pita kepada perwakilan dari TNI, Polri dan Dishub.
Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, saat membacakan amanat dari Kepala Korp lalu lintas Irjen Pol Drs Royke Lumowa, M.M tujuan dari Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 yaitu Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas dan terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang pelaksanaan pilkada di wilayah tahun 2018.
Hal tersebut merupakan beberapa point yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang diterima dan dijalankan oleh semua pihak.
Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Tahun 2018 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu melawan arah lalu lintas khususnya kendaraan motor (R2), menggunakan handphone waktu mengemudi, berboncengan lebih dari 1 (satu) dan berkendaraan belum cukup umur.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Diakhir sambutannya Kakorlantas Polri yang di bacakan Kapolres Kudus menyampaikan penekanan dan arahan untuk pedoman dalam pelaksanaan tugas Operasi Zebra Candi yaitu senantiasa bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas, tingkatkan disiplin anggota Polantas, wujudnya Polantas yang bersih dari Kolusi Korupsi dan nepotisme, terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintasApel gelar pasukan ini kita laksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh satuan personel lalu lintas dan peralatan dalam pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas tahun 2018 di Kabupaten Kudus.
Di samping itu, apel ini juga merupakan representasi dari kesiapan kita atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh masyarakat Kabupaten Kudus untuk menjamin keamanan ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Saya ingatkan kembali kepada seluruh personel yang terlibat dakam kegiatan operasi keselamatan lalu lintas Candi 2018 agar benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik baiknya, sehingga saat pelaksaanya tidak mengalami hambatan.
Apel Gelar Pasukan selesai dilanjutkan dengan simulasi operasi keselamatan lalu lintas oleh personel Satlantas Polres Kudus. (J02 /A01)
Maret 01, 2018
by Unknown
Maret 01, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kesabaran dan kemampuan menahan diri dari anggota kesatuan Lalu Lintas Polres Kudus Briptu Erlangga Hananda Seto saat menghadapi kemarahan seorang ibu yang diketahui bernama Anik Tri Kurniawati (45), warga kecamatan Jati Kabupaten Kudus, berbuah manis.
Dalam vidio yang sempat viral di dunia maya, terekam seorang ibu mengamuk bahkan menggigit tangan anggota Polantas, Kamis silam 22/02/2018 di Jl Ahmad Yani.
Pagi ini Kamis, 01/03/2018 bertempat di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman Kudus, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik memberikan penghargaan kepada Briptu Erlangga. Penghargaan ini diberikan kepada Erlangga atas dedikasi dan kesabarannya saat menghadapi amukan dari ibu Anik, tidak hanya mengamuk, ibu Anik juga menggigit tangan Briptu Erlangga.
Dalam sambutannya, Kapolres Kudus mengapresiasi tindakan Briptu Erlangga yang mampu mengendalikan diri saat menghadapi kejadian tersebut.
"Di harapkan penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi anggota yang lain untuk terus melatih kemampuan menahan diri, menahan emosi dalam kondisi bagaimana pun," kata Agusman Gurning. (J02 /A01)
Langganan:
Postingan (Atom)


