Jurnalpantura.Com, Kudus - Rumah milik Ibu Sulichah (58), warga RT 01 RW III Desa Demangan terbakar, Selasa 10/07/2018. Sekitar pukul 08.30 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sedangkan penyebab kebakaran yang menghebohkan warga ini diduga kuat berasal dari kompor tungku kayu. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, diperkirakan karena kompor tungku kayu yang dipakai untuk memasak lupa dimatikan oleh ibu dari Sulichah.
Menurut saksi mata, M Asif mengatakan, saat itu dirinya hendak berangkat kerja dan dari kejauhan tampak Kobaran api membakar dinding dapur dari ibu Sulichah. Saat itu pula saksi memanggil Nur Abid yang kemudian meminta tolong kepada warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian tiga buah mobil pemadam kebakaran yang berasal dari PT Djarum, Nojorono dan BPBD Kabupaten Kudus tiba dilokasi.
"Selain rumah ibu Sulichah yang terbakar, api juga sempat membakar sebuah kamar milik Sulgiat dan atap rumah Udin," Kata Kapolsek kota melalui Kasat Serse Polsek kota Iptu Noor Bi Yanto. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun kuat kemungkinan sumber api berasal dari tungku kompor kayu, tambahnya. (J02 /A01)
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Juli 10, 2018
Juli 03, 2018
by Unknown
Juli 03, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Tiga buah mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar sebuah gudang giling tebu milik Sofi’i di Desa Margorejo Kecamatan Dawe Kudus hangus terbakar, Selasa 03/07/2018.
Api membakar tumpukan ampas bekas penggilingan tebu yang berada di belakang gudang giling tebu tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran yang membakar gudang penyimpanan ampas tebu itu.
Kronologi kejadian menurutKapolsek Dawe AKP Suharyanto, menyatakan dari keterangan warga setempat api bermula dari belakang gudang giling tebu milik Sofi’i warga Desa Margorejo Dawe Kudus.
“Kesiapan masyarakat sekitar yang dibantu tiga pemadam kebakaran dari PT Nojorono dan BPBD yang dikerahkan berhasil memadamkan gudang tersebut,” Kata AKP Suharyanto.
Dalam kejadian kebakaran tersebut petugas bersama warga selama dua jam berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian matrial sebesar 60jt, tambahnya. (J02 /A01)
Api membakar tumpukan ampas bekas penggilingan tebu yang berada di belakang gudang giling tebu tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran yang membakar gudang penyimpanan ampas tebu itu.
Kronologi kejadian menurutKapolsek Dawe AKP Suharyanto, menyatakan dari keterangan warga setempat api bermula dari belakang gudang giling tebu milik Sofi’i warga Desa Margorejo Dawe Kudus.
“Kesiapan masyarakat sekitar yang dibantu tiga pemadam kebakaran dari PT Nojorono dan BPBD yang dikerahkan berhasil memadamkan gudang tersebut,” Kata AKP Suharyanto.
Dalam kejadian kebakaran tersebut petugas bersama warga selama dua jam berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian matrial sebesar 60jt, tambahnya. (J02 /A01)
Mei 30, 2018
by Unknown
Mei 30, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kebakaran hebat melanda gudang Meubel Sumber Agung milik Bambang Kismanto (47) RT 08 RW IV Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Tidak hanya gudang Meubel, kebakaran tersebut juga membakar Bangunan TK Pertiwi III dan sebuah rumah warga yang bersebelahan dengan gudang tersebut.
Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran serabut gergajiPemilik gudang Sumber Agung mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Seorang warga bernama Jumiatun (42) yang juga tetangga gudang Sumber Agung menuturkan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 19.15. Selasa, 29/05/2018. Jumiatun mengaku melihat api dari belakang gudang meubel.
"Saya kemudian berteriak minta tolong, karena saat itu para warga sedang menunaikan sholat Isya dan Tarawih berjamaah.” katanya.
Dengan peralatan seadanya warga sekitar, berupa bergotong royong berusaha menyiram api dengan peralatan seadanya. Tidak berapa lama Mobil Pemadam Kebakaran yang berasal dari PT Djarum, BPBD Kab Kudus, PT Pura Group dan pemadam dari Pemkab Kudus.
Namun, api terlanjur membesar. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, api membakar habis atap toko, barang siap kirim. Kerugian diperkirakan mecapai Rp 500juta. (J02 /A01)
Dugaan sementara, api berasal dari sisa pembakaran serabut gergajiPemilik gudang Sumber Agung mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Seorang warga bernama Jumiatun (42) yang juga tetangga gudang Sumber Agung menuturkan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 19.15. Selasa, 29/05/2018. Jumiatun mengaku melihat api dari belakang gudang meubel.
"Saya kemudian berteriak minta tolong, karena saat itu para warga sedang menunaikan sholat Isya dan Tarawih berjamaah.” katanya.
Dengan peralatan seadanya warga sekitar, berupa bergotong royong berusaha menyiram api dengan peralatan seadanya. Tidak berapa lama Mobil Pemadam Kebakaran yang berasal dari PT Djarum, BPBD Kab Kudus, PT Pura Group dan pemadam dari Pemkab Kudus.
Namun, api terlanjur membesar. Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian.
Meski tak menimbulkan korban jiwa, api membakar habis atap toko, barang siap kirim. Kerugian diperkirakan mecapai Rp 500juta. (J02 /A01)
Mei 25, 2018
by Unknown
Mei 25, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Sebuah gudang rosok kertas dan plastik di Dusun Turus RT 03 RW VIII Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo kabupaten Kudus terbakar Jumat dini hari, 25/05/2018. Akibatnya, sebagian barang di dalamnya ludes terbakar.
Salah seorang warga Asrofi (55), mengatakan, saat itu sekitar pukul 02.30 dia bangun untuk melaksanakan sahur. Dia mendengar ada suara ledakan kecil dari belakang rumah, setelah di lihat ternyata areal pergudangan rosok sudah terbakar . "Kobaran api berasal dari sampah plastik dan kertas di dalam gudang," kata Asrofi.
Kemudian Asrofi memberitahu kepada pemilik gudang rosok tersebut yang bernama Bisri (45). Bersama warga yang terbangun mencoba memadamkan api yang semakin membesar. "Ternyata asap itu semakin banyak. Akhirnya saya mencoba untuk menghubungi Polsek Jekulo" tambahnya.
Tidak berselang lama anggota Polsek Jekulo, pemadam kebakaran dari Bpbd dan Pol PP tiba dilokasi. Namun, api yang membakar plastik disertai angin kencang sempat menyulitkan petugas untuk memadamkan api.
Menurut Bisnis pemilik gudang, kerugian di perkirakan mencapai 50jt. (J02/A01)
Salah seorang warga Asrofi (55), mengatakan, saat itu sekitar pukul 02.30 dia bangun untuk melaksanakan sahur. Dia mendengar ada suara ledakan kecil dari belakang rumah, setelah di lihat ternyata areal pergudangan rosok sudah terbakar . "Kobaran api berasal dari sampah plastik dan kertas di dalam gudang," kata Asrofi.
Kemudian Asrofi memberitahu kepada pemilik gudang rosok tersebut yang bernama Bisri (45). Bersama warga yang terbangun mencoba memadamkan api yang semakin membesar. "Ternyata asap itu semakin banyak. Akhirnya saya mencoba untuk menghubungi Polsek Jekulo" tambahnya.
Tidak berselang lama anggota Polsek Jekulo, pemadam kebakaran dari Bpbd dan Pol PP tiba dilokasi. Namun, api yang membakar plastik disertai angin kencang sempat menyulitkan petugas untuk memadamkan api.
Menurut Bisnis pemilik gudang, kerugian di perkirakan mencapai 50jt. (J02/A01)
November 22, 2017
by Unknown
November 22, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Setelah peristiwa kebakaran yang melanda kandang ayam milik H Arifin kemarin pagi, Selasa 21/11/2017 yang mengakibatkan kerugian milyaran rupiah.
Siang tadi kejadian kebakaran Kembali terjadi, Rabu 22/11 /2017.Kali ini kebakaran terjadi di sebuah Gudang Pengolahan Gula Tumbu milik Kusdi Utomo(52) RT 04 RW 14 Desa Kandangmas Kec. Dawe Kab. Kudus.
Menurut saksi mata, Alfiah (51) yang juga istri dari Pemilik gudang tersebut menjelaskan, Saat itu Saksi yang lagi keluar dari rumah melihat api yang sudah berkobar membakar ampas bekas penggilingan tebu.
"Waktu melihat Api yang membakar sisa tebu, Saya berteriak minta tolong kepada warga Sekitar " kata istri dari Pemilik gudang tersebut.
Warga yang mendengar teriakan Alfiah dengan bahu membahu, Menggunakan peralatan seadanya berusaha memadamkan api.Karena kencang ya tuhan angin dan banyak sisa tebu yang mudah terbakar, Komandan api semakin membesar dan dengan cepat menghanguskan gudang beserta isinya.
Tak berselang lama, Datang bantuan 2 unit pemadam kebakaran dari BPBD Kab. Kudus membantu pemadaman dan mengisolasi lokasi kebakaran agar api tidak melebar lokasi lain.
Pemilik Gudang tersebut mengatakan, Kerugian yang di Derita akibat kebakaran tersebut sekitar 25 jutaan. (J02)
Siang tadi kejadian kebakaran Kembali terjadi, Rabu 22/11 /2017.Kali ini kebakaran terjadi di sebuah Gudang Pengolahan Gula Tumbu milik Kusdi Utomo(52) RT 04 RW 14 Desa Kandangmas Kec. Dawe Kab. Kudus.
Menurut saksi mata, Alfiah (51) yang juga istri dari Pemilik gudang tersebut menjelaskan, Saat itu Saksi yang lagi keluar dari rumah melihat api yang sudah berkobar membakar ampas bekas penggilingan tebu.
"Waktu melihat Api yang membakar sisa tebu, Saya berteriak minta tolong kepada warga Sekitar " kata istri dari Pemilik gudang tersebut.
Warga yang mendengar teriakan Alfiah dengan bahu membahu, Menggunakan peralatan seadanya berusaha memadamkan api.Karena kencang ya tuhan angin dan banyak sisa tebu yang mudah terbakar, Komandan api semakin membesar dan dengan cepat menghanguskan gudang beserta isinya.
Tak berselang lama, Datang bantuan 2 unit pemadam kebakaran dari BPBD Kab. Kudus membantu pemadaman dan mengisolasi lokasi kebakaran agar api tidak melebar lokasi lain.
Pemilik Gudang tersebut mengatakan, Kerugian yang di Derita akibat kebakaran tersebut sekitar 25 jutaan. (J02)
November 21, 2017
by Unknown
November 21, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Sebuah kandang ayam yang berada di persawahan Desa Pasuruan Kidul pagi tadi habis dilalap si jago merah, Selasa 21/11/2017.Saat kejadian berlangsung pemilik kandang ayam tersebut H Arifin (50) yang beralamat di Desa Pasuruan Kidul RT 03 RW IV sedang berada di luar kota.
Menurut saksi Rosyid yang juga penjaga di kandang ayam tersebut menceritakan, Sekitar jam 04.45 api mulai terlihat dan dengan cepat langsung membakar bangunan beserta isinya.
"Saat itu api dengan cepat membakar kandang, karena alas kandang terbuat dari papan dan juga banyak sekam".,Katanya.
Empat buah mobil pemadam yang berasal dari PT Nojorono dan BPBD Kudus tiba dilokasi, Selama dua jam baru berhasil memadamkan api yang membakar kandang ayam seluas 3000m2.
Bangunan kandang ayam permanen seluas 3000 M² yang berkapasitas 80 ribu ekor ayam habis terbakar dan diperkiraan kerugian ditaksir sekitar 3,5 Milyar.
Kebakaran itu sendiri di perkirakan dari Korsleting listrik.(J02)
Menurut saksi Rosyid yang juga penjaga di kandang ayam tersebut menceritakan, Sekitar jam 04.45 api mulai terlihat dan dengan cepat langsung membakar bangunan beserta isinya.
"Saat itu api dengan cepat membakar kandang, karena alas kandang terbuat dari papan dan juga banyak sekam".,Katanya.
Empat buah mobil pemadam yang berasal dari PT Nojorono dan BPBD Kudus tiba dilokasi, Selama dua jam baru berhasil memadamkan api yang membakar kandang ayam seluas 3000m2.
Bangunan kandang ayam permanen seluas 3000 M² yang berkapasitas 80 ribu ekor ayam habis terbakar dan diperkiraan kerugian ditaksir sekitar 3,5 Milyar.
Kebakaran itu sendiri di perkirakan dari Korsleting listrik.(J02)
September 02, 2017
by Unknown
September 02, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Kebakaran melanda Pasar Dawe yang terletak di Desa Piji Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, 01/09/2017.Kebakaran tersebut, mrngakibatkan 12 Pasar hangus terbakar dan sebagian bangunan kantor.
Menurut saksi mata, Ibu Yuli (35) melihat asap dan kobaran api dari kios warung milik BPK Abdullah, sekitar pukul 13.00 sore.Saat melihat kobaran api ibu Yuli berteriak, sehingga warga berduyun-duyun datang dan sebagian ada yang menghubungi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
Dari keterangan Abdullah pemilik warung, saat itu sekitar pukul 14.00, beliau memasak kepala kambing pemberian dari korban dan ditinggal pulang.Akibat kebakaran tersebut sejumlah kios terbakar diantaranya kios milik, kios milik BPK Subhekan, kios BPK Kholik, Kios Ibu Nikmah, Kios bpk Jumoyo, kios Bpk Ibnu Mukti, kios Bpk Tobroni, kios ibu Aminah, kios bpk Sanoji, kios BPK Darwati, kios Ibu Yuliati, Kios bpk Abdullah, kios bpk Toyib dan kios bapak Fredy.Untuk kerugian sementara kurang lebih Rp 50 JT.(J02)
Menurut saksi mata, Ibu Yuli (35) melihat asap dan kobaran api dari kios warung milik BPK Abdullah, sekitar pukul 13.00 sore.Saat melihat kobaran api ibu Yuli berteriak, sehingga warga berduyun-duyun datang dan sebagian ada yang menghubungi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
Dari keterangan Abdullah pemilik warung, saat itu sekitar pukul 14.00, beliau memasak kepala kambing pemberian dari korban dan ditinggal pulang.Akibat kebakaran tersebut sejumlah kios terbakar diantaranya kios milik, kios milik BPK Subhekan, kios BPK Kholik, Kios Ibu Nikmah, Kios bpk Jumoyo, kios Bpk Ibnu Mukti, kios Bpk Tobroni, kios ibu Aminah, kios bpk Sanoji, kios BPK Darwati, kios Ibu Yuliati, Kios bpk Abdullah, kios bpk Toyib dan kios bapak Fredy.Untuk kerugian sementara kurang lebih Rp 50 JT.(J02)
Langganan:
Postingan (Atom)






