Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesenian. Tampilkan semua postingan

Desember 18, 2017

Samakan Persepsi, Polres Kudus Gelar Rakor Lintas Sektoral Sambut Natal Dan Tahun Baru

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Mendekati Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polres Kudus mengundang Instansi pada Pemerintah kabupaten Kudus yang terkait dengan hal pengamanan kegiatan tersebut.

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tersebut di hadiri oleh Pejabat Utama Polres dan para Kapolsek juga Stakeholder dari Instansi terkait.

Wakapolres Kudus Kompol M Ridwan, SIK.Msi menyampaikan, berharap adanya kerja sama antara aparat keamanan dalam hal ini, TNI dan Polri serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

"Dengan kerjasama tersebut diharapkan iklim Kabupaten Kudus yang Selama ini kondusif tetap terjaga, mengingat Bulan-Bulan ini juga merupakan bulan politik" imbuh Wakapolres pada Rakor, Senin 18/12/2017.

Polres Kudus dalam pengamanan Natal dan Tahun baru akan menerjunkan personil berjumlah 534 yang akan melaksanakan pengamanan tempat wisata, pengamanan tahun baru dan objek vital lainya.

Kabag Ops Polres Kudus Kompol Tugiyanto  SH menjelaskan, kepolisian dengan dibantu oleh TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, RAPI, Saka Bhayangkara, PMI, PMK dan Senkom Polri.

"Semua personil tersebut akan di jadikan satu dan di sebar ke beberapa Pos Pam ", Untuk tahun ini, Polres Kudus mendirikan Pos Pam di Tanggulangin dan di Matahari, sedangkan untuk di Simpang Tujuh Kudus didirikan Satu Pos Pelayanan.

Tidak hanya mendirikan Pos Pam, kepolisian juga menyiagakan personilnya untuk mengamankan Gereja yang ada di Kabupaten Kudus, lanjutnya.(J02)

November 27, 2017

Inayah Wahid Kagumi Potensi Seni Theater Pelajar Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Gelaran Festival Teater Pelajar (FTP) X tahun 2017 kembali diselenggarakan oleh Teater Djarum bersama Departemen Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus, Serta didukung sepenuhnya oleh Bakti Budaya Djarum Foundation dengan menampilkan karya bertema Kisah-Kisah Pewayangan yang ditampilkan oleh para finalis FTP yang berhasil masuk ke babak final ini di selenggarakan di GOR Djarum Kaliputu, 24 - 26/11/2017.

Adi Pardianto, perwakilan Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, FTP merupakan program rutin tahunan Teater Djarum dengan melibatkan siswa-siswi tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kudus."Kami akan berusaha untuk semakin meningkatkan kualitas FTP hingga menjadi FTP yang digdaya, Unggul kalau perlu Kudus jadi barometer theater"Ungkapnya lebih lanjut.

Sebelumnya Inayah Wahid, penggiat teater yang menjadi juri pada final FTP 2017 ini berpendapat, Teater juga menjadi ruang, penguatan, dan kesempatan untuk mengasah daya kreativitas para pelajar Indonesia agar menghasilkan hasil karya yang positif. Semua pihak harus mengambil bagian untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. "Bahkan saya tidak percaya kalau pertunjukan itu dilakukan oleh anak2 SMP da SMA, Mereka sangat luar biasa mengexplore karakter dan penceritaan"  tandasnya.

Hal ini juga diaminkan oleh Sita Nursati, pekerja seni yang turut menjadi juri final FTP ini.Theater melibatkan banyak orang yang bekerja sama dalam satu tim yang tidak hanya diwajibkan menyelesaikan bagiannya sendiri.
"Saya tidak menduga antusiasme para pelajar untuk mengikuti FTP ini ternyata sangat luar biasa dan konsistensi Teater Djarum untuk menyelenggarakan FTP ini patut diapresiasi karena mendorong masing-masing sekolah untuk memaksimalkan potensi dari para pelajar dan mengajarkan mereka arti penting dari kerja sama dalam tim,” ujar Sita.

Tahun ini, FTP diikuti oleh 21 kelompok teater pelajar se-Kabupaten Kudus, terdiri dari 8 teater pelajar tingkat SMP dan 13 teater pelajar tingkat SMA yang telah melalui babak penyisihan pada 23 – 27/10/2017 dan puncak final pada 24 -  26/11/2017, Melalui penilaian yang sangat ketat dan tegang oleh tiga Dewan juri yang sangat berkompeten di bidangnya dari awal hingga akhir penampilan.

Mereka adalah Waryoto Giok (Sutradara Theater), Inayah Wahid (Penggiat Theater), Sita Nursati (Pekerja Seni), Memutuskan pemenang FTP X adalah, Terbaik 1. Apotik dari SMK Duta Karya, Terbaik, 2, Jangkar Bumi dari MA Qudsiyyah dan terbaik 3 diraih Saka dari SMK 2 Kudus.

Selanjutnya theater Terbaik harapan 1 diraih Oscar dari SMK NU Hasyim Asy’ari 2 dan Theater Terbaik harapan 2 diraih Studio One dari SMA 1 Kudus.(J02)

November 25, 2017

IbaratSKAta Isi Acara Puncak Anniversary SMPN 4 Bae Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Semarak Annversary ke 32 SMPN 4 Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus di gelar  berbagai macam kegiatan.Salah satunya yaitu, Sepeda Hias yang diadakan Sabtu 24/11/2017, Start dan Finish di halaman sekolah.

Dengan antusiasme siswa dan siswi SMPN 4 Bae berlomba-lomba menghias sepedanya dengan berbagai macam hiasan.
Seperti apa yang di sampaikan oleh salah satu siswa yang bernama Dewi, Bersama teman-teman sekelasnya mengikuti acara Sepeda Hias ini bahkan sepeda hias yang di pakai pada pagi ini, Di hias dari kemarin sejak pulang sekolah.

Menurut Ketua Osis SMPN 4 Bae, M Gagat Satriyo sekaligus ketua Panitia Acara ini menjelaskan, Rangkaian kegiatan menyambut ulang tahun sekolah ke 32 yang bersamaan dengan HUT PGRI ke 72, Sudah di mulai dari hari Rabu 22/11/2017.

"Sebelumnya Rabu kemarin kita semua mengadakan Doa Bersama dan Puncak ya pada hari ini kita juga mendatangkan Band terkenal di Kudus yaitu IbaratSKAta"Jelasnya.Kemudian lomba-lomba antar kelas seperti, Lomba Senam dan Lomba PBB.

Puncak kegiatan dalam rangka ulang tahun SMPN 4 Bae dilaksanakan di halaman sekolah yang akan menampilkan kreatifitas dari para siswa seperti, Rebana, Karawitan, Barongan dan band yang personilnya dari para siswa.


  • Kepala Sekolah SMPN 4 Supena S.Pd menjelaskan, " Kegiatan hari ulang tahun ke 32 pada tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun kemarin".Semua kegiatan dari perencanaan sampai kegiatan pada hari ini, Pengurus Osis yang menjadi pelaksana, Kami dari Dewan Guru hanya mengarahkan dan mendukung sepenuhnya kegiatan ini."Biarlah mereka berekspresi yang positif"tambahnya.(J02)

Oktober 01, 2017

Gatotkoco Lahir Lakon Wayang Untuk Peringati HUT Kabupaten Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Pagelaran Wayang kulit dengan lakon Gatotkoco Lahir dengan dalang Ki Enthus Susmono Hibur Masyarakat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu 30/09/2017.

Bupati Kudus.H Musthofa dalam sambutannya berharap kepada masyarakat yang hadir menonton pertunjukan wayang malam ini bisa menghayati makna yang terkandung dari judul wayang ini.
"Untuk warga dan para undangan  ada makna yang bisa kita ambil dari pagelaran wayang kali ini,jangan bergeser pulang dulu"lanjutnya.

Disamping Bupati Kudus, juga tampak hadir dalam pagelaran wayang diantaranya, Ketua DPRD Kabupaten Kudus (Mas'an, SE., MM), Dandim 0722/Kudus (Letkol Inf Gunawan Yudha Kusuma, SE), Kapolres Kudus (AKBP Agusman Gurning, S.I.K., M.H), Kasi intelijen Kejaksaan Kudus (Dadan Ahmad Sobarna, SH). Sekda Kabupaten Kudus (Drs. Noor Yasin, M.M), Kepala PN Kudus (Hj. Frida Ariyani, SH., Mhum), Para Asisten dan Kepala OPD Kab. Kudus.
i. Ketua FKUB Kabupaten Kudus (Dr. HM. Ikhsan, MAg). beserta Anggota FKUB, Ketua MUI Kab. Kudus (KH. Akhmad Hamdani, Lc), Para Camat se Kabupaten Kudus) dan juga Hendra kusuma ( Mantan Bupati Brebes)

Selanjutnya Musthofa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, apabila dalam 9 tahun memimpin Kabupaten Kudus ada salah dan belum bisa berbuat sama imannya untuk kesejahteraan rakyat Kudus.
Terakhir Bupati Kudus yang juga mencalonkan diri sebagai balon gubernur di pilkada serentak 2018 nanti, mohon doa dan restu untuk pencalonannya tersebut.(J02)

Agustus 22, 2017

Rembang Raih Juara 3 Pada Festival Pertunjukan Rakyat

by
JURNALPANTURA.COM, Rembang - Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Rembang sukses meraih prestasi tingkat Jawa Tengah dalam Festival Pertunjukkan Rakyat tahun 2017. Rembang dinobat sebagai juara 3 saat grand final yang diselenggarakan di PRPP Anjasmara Semarang, Ahad 20/08/2017.

FK Metra Rembang tampil dengan mengangkat dongeng rakyat dari Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori, yang dikemas dalam sebuah sandiwara kethoprak humor. Mereka juga menyampaikan visi misi Jateng gayeng mboten korupsi mboten ngapusi dalam bentuk jingle lagu yang dinyanyikan bersama.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi kabupaten Rembang, Selaku OPD Pembina, Andi Dimyati kepada CBFM mengaku sangat puas dan mengucapkan terimaksih atas capaian rekan- rekan FK Metra Rembang. Pasalnya FK Metra di Rembang sendiri baru terbentuk bulan Mei kemarin.

“Alhamdulillah puas mas, apalagi FK Metra di sini baru terbentuk,” ujarnya.

Dengan pretasi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi FK Metra agar ke depan bisa menjadi mitra pemerintah untuk desiminasi informasi apapun.

“Prestasi ini memotivasi kita untuk FK Metra dalam lomba yang akan datang bisa lebih baik, minimal mempertahankan. Sedangkan untuk implementasi tugas dan fungsinya di daerah FK Metra bisa menjadi mitra pemerintah untuk desimasi informasi apapun terkait program- program pemerintah,” terangnya.

Dalam festival tersebut FK Metra Karanganyar keluar sebagai juara pertama. Selanjutnya FK Metra Purbalingga di urutan kedua.

Sebelumnya Rembang menjadi yang terbaik dalam pentas seleksi di Kudus 16/05/2017 yang lalu. Mereka bersaing dengan 11 peserta lainnya seperti FK Metra Semarang kota, Surakarta, Grobogan, Salatiga,  Sragen, Kabupaten Semarang, Jepara, Kudus, Blora, Pati dan Demak.(J02)

Top Ad 728x90