Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label Keamanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keamanan. Tampilkan semua postingan

Juni 18, 2018

Patroli Rutin Berikan Rasa Aman Kepada Masyarakat

by
Jurnalpantura.Com, Jepara - Sebagai kota yang menjadi tujuan wisata, Kabupaten Jepara memiliki banyak tempat-tempat wisata di kota Kartini ini, salah satunya JOP, Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Pulau Karimunjawa, Museum Kartini dan masih banyak yang lainnya, banyak warga dari luar kabupaten Jepara yang datang ke Jepara saat masa liburan, terlebih liburan Idul Fitri, biasanya mereka mengunjungi wisata di Jepara H+1 setelah Idul Fitri.

Untuk itu, Bertempat di beberapa tempat wisata dan Hotel di Kabupaten Jepara, pihak keamanan dalam hal ini anggota Kodim dan Kepolisian melakukan Patroli ke beberapa titik Keramaian, diantaranya Pantai Bandengan dan pantai Kartini Hotel Syailendara dan Hotel Jepara Indah yang terletak di wilayah kecamatan Jepara Kabupaten Jepara, Ahad 17/06/2018. 

Untuk Pantai Bandengan Situasi dan kondisi obyek wisata pantai Bandengan sampai dengan sekarang masih aman dan landa sementara ombak masih tenang dan normalPengunjung yang masuk ke obyek pantai bandengan mulai dari pagi diperkirakan mencapai ± 10.000 orang baik dari masyarakat Jepara maupun luar daerah JeparaPengunjung antara lain keluarga maupun perorangan melaksanakan wisata pantai Bandengan.

Sedangkan Wisata Pantai Kartini Jepara Situasi dan kondisi Pantai kartini masih aman dan landai, antrian kendaraan akan masuk mencapai ± 20 meter dikarenakan masih menggunakan 1 (satu) pintuPengunjung mulai dari pagi diperkirakan ± 5.000 orangAdapun kondisi ombak arus pantai Kartini arus tenang dan cuaca cerah hingga panas. Sementara Hotel Syailendra Jepara dan Hotel Jepara Indah Situasi dan kondisi Hotel masih landai dan aman, untuk kamar 80%-95 % Full tamu keluar masuk.

Menurut Pelda Ubaidurahman anggota Kodim."Sudah menjadi tugas kita, memberi rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati liburan bersama keluarga."

Patroli ini merupakan kegiatan rutin, terlebih pas masa liburan seperti ini, kita akan melaksanakan patroli mungkin bisa sehari 2-3 kali, karena kita bisa lihat sendiri begitu banyaknya pengunjung, baik dari warga Jepara sendiri maupun dari warga luar kabupaten Jepara, sehingga tingkat kerawanan dan kejahatan lebih tinggi. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polres Jepara untuk dalam pengamanan di Lokasi Wisata khususnya masa Liburan seperti ini, tambahnya. (J02 /A01) 

Mei 17, 2018

Berdalih Tarik Iuran Keamanan, Dua Pemuda Bertato Dicokok Polisi

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Berdalih iuran keamanan HW dan ZR tertangkap tangan memeras pedagang di Dandangan. Dua pemuda bertato dari Demaan, Kecamatan Kota dan warga Hadipolo, Kecamatan Jekulo dibekuk polisi, Rabu 16/05/2018 malam. Tersangka diduga kuat sering memeras pedagang di lokasi Dandangan.

Menurut Kapolsek Kota, AKP Muh Choirul Naim Kamis malam, anggota Polsek kota sebelumnya menerima informasi dari para pedagang Dandangan di sepanjang Jl Sunan Kudus yang merasa resah dengan ulah kedua pemuda yang berinisial HW (28) dan ZR (27).

Dari hasil penyelidikan, ternyata informasi itu benar dan polisi memergoki dua pemuda  sedang memeras dan meminta uang sebesar Rp.20.000 kepada para pedagang.

"Berdasarkan bukti tersebut, akhirnya anggota polisi menangkap tersangka dan mengamankan barang bukti karena tindakan tersebut adalah perilaku premanisme yang menimbulkan keresahan bagi pedagang."kata Kapolsek Kota.

Polisi akan terus melakukan operasi premanisme. Ia berharap masyarakat turut serta menjaga kondusifitas di wilyahnya agar suasana bulan suci Ramadan ini kondusif. (J02 /A01)

Maret 19, 2018

Sertifikat Gada Pratama Wajib Dimiliki Oleh Satuan Pengamanan

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Sesuai Peraturan Kapolri No: Pol.24 Tahun 2007 tentang Sistem Pengamanan Manajemen Perusahaan/Instansi Pemerintahan, setiap petugas keamanan wajib memiliki sertifikasi Gada Pratama.

Gada Pratama sendiri merupakan Pendidikan Dasar Keamanan yang harus dipunyai oleh tiap-tiap anggota security.

Bertempat di Lapangan PG Rendeng turut Desa Rendeng kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Ratusan anggota Satpam mengikuti Pelatihan Gada Pratama yang diadakan oleh Polres Kudus. Senin, 19/03/2018.

Berbagai ketrampilan untuk mengantisipasi kejahatan di ajarkan oleh anggota kepolisian.

Kasat Binmas Polres Kudus AKP Catur Kusuma Adi menjelaskan, setiap anggota satuan keamanan di perusahaan maupun pabrik harus mempunyai sertifikat Gada Pratama. Dengan pelatihan Gada Pratama dapat meningkatkan kemampuan para peserta dengan memahami tugas dan mengatahui bagaimana menjalankan tugas sebagai keamanan, sehingga tempat yang mereka jaga akan lebih aman.

"Setelah menerima pendidikan, para Satpam akan tahu langkah-langkah yang akan diambil bila menemukan suatu kejadian," kata Catur.

Pelatihan itu sendiri berlangsung selama dua minggu dengan 232 jam mata pelajaran dan setelah mengikuti pelatihan para Satpam akan mendapatkan sertifikat atau ijazah dan pin, tambahnya di sela-sela pelatihan. (J02 /A01)

Februari 17, 2018

Babinsa Dan Babinkamtibmas Polres Demak Amankan Perayaan Imlek

by
Jurnalpantura.Com, Demak - Perrayaan hari raya Imlek yang dilaksanakan Jumat kemarin, 16/02/2018 menjadi perhatian tersendiri bagi jajaran bintara pembina desa (Babinsa) Koramil Demak Kota untuk memonitor wilayah.

Hal tersebut untuk memastikan bahwa wilayah yang menjadi tanggung jawabnya benar-benar aman, terkedali dan kondusif.

Seperti yang dilakukan oleh Serma Siswo, Babinsa Kelurahan Bintoro ini, menemui sejumlah pengurus serta pembina Yayasan Dewi Samudra Demak (Umat Khong hucu) di Tempat ibadah umat Khonghucu Klenteng Poo An Bio Jl. Siwalan No 3 RT 04 RW 02 Kel. Bintoro Kec. Demak Kabupaten Demak.

“Komonikasi dengan pengurus dan pembinan ini bagian dari cara kami agar keamanan dan kondusivitas di wilayah benar-benar terjaga dengan baik,” ucap dia.

Ia menambahkan, koordinasi yang baik ini merupakan upaya pembinaan wilayah (binwil) dengan semua elemen di wilayah yutisdiksinya.

“Kami ingin agar terus bisa memonitor wilayah utamanya disini, Klenteng Poo An Bio,” pungkas anak buah Danramil Demak Kota Kapten Kav Karmadi tersebut.

Sementara itu Pembina Yayasan Dewi Samudera Demak (Umat Khong hucu) Bpk. Arif Susanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas bahwasannya dengan kehadiran mereka perayaan Imlek nantinya bisa berjalan lancar dan aman.

"Bagi masyarakat Tionghoa yang merayakan peribadatan Imlek semoga nanti malam dalam melaksanakan Sembahyang Thian (Sembahyang kepada Tuhan YME) agar melaksanakannya dengan sebaik-baiknya," ujar dia

Ditempat terpisah Dandim Demak Letkol Inf Abi Kusnianto memberikan pernyataan bahwa masyarakat, baik umat Tionghoa yang akan merayakan peribadatan maupun masyarakat umum, tidak perlu merasa khawatir. TNI bersama Polri serta tim gabungan pengamanan dan keamanan, menyatakan akan siap siaga serta patroli bersama dan mengawal jalannya perayaan Imlek.

Abi pun mengimbau seluruh masyarakat agar berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat, untuk menjaga kedamaian setiap umat.

Terkait dengan pengamanan, Abi mengingatkan, TNI-Polri siap mengamankan kegiatan Imlek untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Seperti pada perayaan hari-hari besar lainnya, Tim Gabungan TNI-Polri dan tokoh masyarakat beserta warga akan memberikan pelayanan penuh pengamanan dan keamanan demi menjaga keharmonisan kebhinekaan," pungkas. (J02 /A01)

Februari 09, 2018

Stok BBM Di SPBU Karimunjawa Aman

by
Jurnalpantura.Com, Jepara - Pemantauan wilayah selalu menjadi prioritas yang diutamakan, sebagai jaminan kepada masyarakat agar merasa aman. 

Dengan rasa aman yang ada dihati, masyarakat akan tenang menjalankan aktivitas nya sehari-hari. 

Salah satu contoh pemantauan wilayah yang dilaksanakan oleh aparat keamanan yaitu dari Koramil Karimunjawa, Sertu Khoirul Anwar dan Kopda Budi Purnomo, melaksanakan pantauan bersama Alex Pengendali SPBU Karimunjawa, untuk mengecek stok BBM yang masih ada di SPBU Karimunjawa, Jumat 09/02/2018. 

Khoirul Anwar menyampaikan, merupakan bentuk rasa memiliki akan ketentraman di wilayahnya dengan mengecek pasokan BBM yang ada.

"Kita lakukan pengecekan berapa jumlah BBM yang tersedia di SPBU," ujarnya. 
Untuk persediaan BBM dencian Solar : 4 Ton, Pertalite : 17 Ton. Pengecekan ini sendiri bertujuan jangan sampai kejadian kemarin terulang, saat mengalami keterlambatan pengiriman di karenakan gangguan cuaca yang buruk, tambahnya. 

Sedangkan menurut Alex, untuk pengiriman kembali pengaturanya dari PT. Pertamina kilang BBM Semarang jika tidak ada gangguan cuaca medan mungkin tidak mengalami keterlambatan seperti minggu kemarin, Ungkapnya. (J02) 

Februari 06, 2018

Polres Kudus Siapkan Personel untuk Amankan Pilkada Serentak 2018

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Menjelang pelaksanaan Pengamanan Pilkada Serentak, yaitu Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kudus serta Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018, aparat kepolisian dari Polres Kudus gencar melakukan berbagai persiapan-persiapan guna menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 2018 di Kabupaten Kudus. 
Salah satunya adalah menggelar kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang berlangsung Selasa, 06/02/2018 pagi, yang bertempat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. 
Simulasi Sispamkota disaksikan oleh Kapolres Semarang AKBP Agusman Gurning SIK. MH, Kabag Ops Polres Kudus Kompol Tugiyanto, perwakilan partai politik. 
“Kegiatan Simulasi Sispam Kota ini dilaksanakan dengan tujuan agar personel Polres Kudus yang terlibat pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Kudus dapat memahami tugas pokok dan fungsi serta peran masing-masing,” ungkap Kapolres Kudus. (J02) 

Februari 03, 2018

Pasukan Dalmas Polres Kudus Berhasil Redam Massa Unjuk Rasa Yang Anarkis

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Upaya mematangkan personil Dalmas Polres Kudus Dalam rangka pengamanan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati serta Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 27/07/2018 nantinya,  terus dilakukan oleh pihak Polres Kudus.

Bertempat di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, gladi bersih dilakukan untuk memantau persiapan akhir kesiapan pasukan sebelum pelaksanaan simulasi.

Kompol Tugiyanto kabag Ops Polres Kudus menyatakan, kesiapan pengamanan Pemilukada ini akan ditampilkan dihadapan Forkopimda yang rencananya akan digelar besuk selasa, 06/02/2018, dengan kekuatan sebanyak 600 personil.

"Pelatihan personil Dalmas Polres Kudus ini dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk saat pelaksanaan pemilukada nanti," cetusnya di sela-sela Gladi Sispamkota, Sabtu 03/02/2018.

Adapun rangkaian kegiatan dalam Gladi Sispamkota di awali dengan pencoblosan di TPS 14 Desa Burikan. Saat pelaksanaan pencoblosan selesai karena sudah pukul 13.00, datang massa yang memaksakan kehendak untuk melakukan pencoblosan, dengan sigap pihak anggota kepolisian berhasil memberikan pemahaman kepada massa sehingga massa mau membubarkan diri.

Tidak hanya sampai di situ, saat pelaksanaan penghitungan suara di kantor KPU, salah satu pendukung calon Kepala Daerah yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara, melakukan unjuk rasa anarkis yang berakhir bentrok dengan petugas kepolisian.
Dengan menggunakan Water Canon pihak kepolisian berhasil meredam aksi unjuk juga rasa sehingga suasana kembali normal.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik yang hadir dalam Gladi Sispamkota ini menyampaikan,"Pihak Polres Kudus akan menerjunkan personilnya di semua tahapan pemilukada, pihaknya juga secara aktif melakukan pemantauan agar semua bisa berjalan dengan baik dan sukses, " ucap Agusman Gurning.

Selebihnya juga meminta kerja samanya dengan masing-masing Bakal calon bersama pendukungnya agar tidak menggunakan cara-cara yang bisa memicu gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kudus, tambahnya. (J02)

Februari 01, 2018

Pilihan Boleh Beda Jaga Persatuan Tetap Yang Utama, Pesan Kapolres Kudus Saat Acara Warkop Binmas

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Warkop BINMAS salah satu program Kepolisian merupakan terobosan kreatif dalam mendekatkan diri dengan masyarakat, dengan terjun langsung di tengah masyarakat yang dikemas dengan santai, masyarakat bisa menyampaikan laporan kejadian dan masukan kepada aparat keamanan baik kepolisian maupun TNI.

Seperti yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Berugenjang kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, Rabu malam 31/01/2018.
Warkop Binmas (Warung Kopi Bincang-bincang Masyarakat) mengambil tema "Sinergitas TNI - Polri Dan Masyarakat Demi Kokohnya NKRI, Rorongan Radikalisme, Terorisme Dan Intoleransi  Membahayakan Kesatuan Dan Persatuan Bangsa".

Kegiatan Warkop Binmas dihadiri oleh Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, Dandim 0722 Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Perwakilan Tokoh Agama, Muspika, Kades dan BPD se-Kec Undaan. Selain itu dalam kegiatan tersebut mendapatkan antusias tinggi dari warga Berugenjang.

Dalam sambutannya Kapolres Kudus menyampaikan pesan kepada masyarakat yang hadir agar berhati-hati dalam berkendaraan serta patuhi rambu lalulintas. Menghadapi tahun politik seperti di tahun 2018 ini, Kapolres juga berpesan agar selalu bersama - sama menjaga diri demi kondusifitas kota Kudus.

"Pilihan boleh berbeda tapi jangan sampai memutus tali Persaudaraan, pilihlah Bupati dan Wakil Bupati sesuai hati nurani, pilih yang terbaik dari yang baik" Ungkap Agusman Gurning.

Dalam acara Warkop Binmas malam ini juga disampaikan kepada masyarakat agar waspada dan mencegah munculnya kelompok radikalisme, dengan memberikan informasi terkait ciri-ciri dan modus mereka dalam merekrut anggota. (J02)

Januari 30, 2018

Latihan Tembak Bersama Ajang Silaturahmi Antar Instansi Dan Awak Media Di Jepara

by
Jurnalpantura.Com, Jepara - Dalam rangka sinergitas dan mempererat silaturahmi antar anggota TNI, Polri serta Awak media di Kabupaten Jepara. Kodim 0719 Jepara menggelar latihan dan lomba menembak bersama di Lapangan tembak Kodim di Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo. 
Turut hadir dalam giat silahturahmi tersebut Dandim Jepara Letkol Czi Fachrudi Hidayat, S.H, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adi Nugroho, Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi, dan Para Danramil jajaran Kodim 0719 Jepara, Pasi Kodim Jepara, Kapolsek jajaran Polres Jepara, Kasat jajaran Polres Jepara serta awak media yang ada di Jepara. 

Dandim Jepara menyampaikan rasa terima kasih kepada kapolres Jepara yang mengundang TNI dalam kegiatan lomba menembak ini. 
Pelaksanaan menembak ini untuk menjaga kekompakaan antara aparat  TNI dan Polri khususnya di kabupaten Jepara dan sesama aparat keamanan jangan sampai terjadi gontok-gontokan.

Sementara Pengarahan Kapolres Jepara (Akbp. Yudhianto Adhi Nugroho) yang intinya Kita selalu menjaga sinergitas dan menjaga hubungan dengan TNI karena ini wujud implementasi yang ditekankan oleh presiden Jokowi dalam rapim TNI dan Polri di Jakarta, Mari kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita kompak dalam menjaga keamanan Jepara.

Dalam pelaksanaan lomba menembak diatur sesuai rencana yaitu dibagi menjadi 4 Rayon gabungan TNI/Polri sebagai berikut TNI/Polri Rayon komando yaitu terdiri dari Mapolres, Makodim, TNI/Polri rayon utara terdiri dari polsek Donorojo, Keling, Bangsri, Kembang, Mlonggo dan Pakis aji, TNI/Polri rayon tengah terdiri dari Tahunan, Jepara dan Kedung, TNI/Polri rayon selatan terdiri dari Mayong, Kalinyamatan, Welahan, Batealit, Pecangaan dan Nalumsari.

Hasil pelaksanaan menembak tingkat rayon di menangkan TNI/Polri Rayon Utara sedangkan untuk nembak perorangan yang memperoleh nilai terbaik Pasiter Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Ngadain. (J02) 

Januari 29, 2018

Ancam Korban, Pelaku Curat Nekat Satroni Rumah Disiang Hari

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Aksi kejahatan sekarang ini semakin mengkhawatirkan, seperti yang terjadi pagi  tadi Senin 29/01/2018, di Desa Ngemplak RT 01 RW II, Kecamatan Undaan Kudus.

Pelaku pencurian dengan kekerasan tidak kenal rasa takut karena beroperasi di siang hari dengan cara merusak pintu belakang rumah milik Sri Kayati.

Menurut Kapolsek Undaan, "Dari olah TKP sementara, tindak Pencurian dengan kekerasan ini dilakukan pelaku sendirian," ujarnya.

Akp Anwar menjelaskan, saat kejadian rumah hanya ditunggui oleh anak ke dua dari ibu Sri Kayati yang bernama Ana fitriani.

Ana menceritakan,"saat itu saya diancam pelaku dengan menggunakan senjata tajam," ujarnya.

Sebelumnya Ana mendengar suara gaduh dilantai bawah kemudian dengan serta merta Ana turun untuk mengecek keadaan.

Ternyata suara gaduh tersebut berasal dari pelaku yang sudah berhasil masuk kedalam kamar dan mengacak - acak kamar mencari tempat perhiasan.

Sedangkan Sri Kayati menambahkan, kami bersyukur anak perempuan kami tidak disakiti, walaupun pelaku berhasil mengambil perhiasan emas 5 gram dan uang sebesar Rp 800.000. (J02)

Januari 25, 2018

Mantan Pentolan Teroris Dan Islam Radikal Jadi Narasumber FGD Polres Kudus

by
Jurnalpantura.Com, Kudus – Dua orang pentolan mantan pengikut islam radikal di Indonesia pagi tadi hadir di Hotel @Hom Kudus, kehadiran Nasir Abbas mantan petinggi Jamaah Islamiah (JI) dan Ken Setiawan ketua NII Krisis Center sengaja di datangkan oleh Polres Kudus, sebagai pembicara pada Focus Group Discussion (FGD)  dengan tema “Pencegahan Faham Radikalisme dan Terorisme Untuk Keutuhan NKRI”, Kamis 25/01/2018.

Nasir Abbas yang juga pernah melatih Imam Samudra hingga Noordin M. Top. Mengungkapkan bahwa, Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaruan sosial dan politik dengan cara yang keras atau drastis.

Radikal diartikan sebagai “secara menyeluruh”, habis-habisan”, “amat keras menuntut perubahan”, dan “maju dalam berpikir dan bertindak”. Radikal berasal dari kata “radix” atau “radicis” yang berarti akar.

“ Itulah sebabnya mereka menggunakan segala cara agar apa yang dilakukannya dianggap benar oleh masyarakat,” kata Nasir.

Terget berikutnya adalah menguasai sebuah wilayah untuk dijadikan negara baru. Dalam mencapai target tersebut pelaku terorisme melakukan berbagai kampanye, antara lain menganggap pemerintahan yang sah sebagai kelompok kafir dan menolak dasar yang sah dari sebuah negara.

“Kita sama-sama sepakat keutuhan NKRI adalah harga mati. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga Indonesia tetap utuh, mari kita lawan adanya terorisme,” ajak Nasir.

Untuk menjaga eksistensinya, masih kata Nasir, setelah target mendapatkan dukungan masyarakat dan menguasai sebuah wilayah, kelompok teroris akan menargetkan membangun kekuatan militer sebagai bagian dari pertahanan.

“Kalau kita lihat, mereka selalu berusaha menguasai wilayah yang memiliki kawasan hutan lebat, karena di sana mereka bisa melakukan pelatihan ala militer,” ungkapnya.

Peran lingkungan sangat berpengaruh pada perubahan karakter seorang, Pegiat sosial keagamaan Nasir Abbas mengemukakan bahwa berdasar pengalamannya menjalani proses deradikalisasi, saat ini yang harus lebih ditingkatkan intensitasnya adalah komunikasi.

"Deradikalisasi adalah komunikasi, dan negara harus membangun komunikasi yang intens dengan para narapidana maupun mantan narapidana terkait terorisme,” kata Nasir.

Nasir menilai komunikasi penting karena cara tersebut  lebih efektif daripada hukuman kurungan seumur hidup.

“Penjara seumur hidup atau hukuman mati tidak membuat mereka jera, apalagi tanpa komunikasi,”  kata dia

Sementara itu pembicara kedua Ken Setiawan yang dikenal sebagai aktivis organisasi terlarang, Negara Islam Indonesia (NII), mengungkapkan pengalamannya dulu bahwa NII menyebarkan pahamnya lewat pendekatan agama dan negara.

"Para korban diajak ragu terhadap negara ini dengan dalih karena negara ini tidak menjalankan syariat Islam," katanya.

Ken yang sebelum memulai sesi pemaparan materinya sempat dengan meyakinkan melakukan praktek  simulasi bagaimana cara kaum radikalis mebrain washing seseorang dalam perekrutan anggota.

Dengan menggunakan model seorang anggota polisi yang hadir pada acara diskusi tersebut dan sempat menjadikan sang polisi tak berkutik dengan jebakan jebakan pertanyaan dan pernyataan dari Ken.

Mereka, kata Ken, menjelaskan makna beberapa ayat Al Quran secara terpisah lalu ditafsirkan sesuai dengan kehendak mereka.

Ken juga mendorong masyarakat untuk berani menolak bila menghadapi orang-orang yang menyebarkan paham radikal.

"Mereka tak akan berhenti merekrut sampai korbannya mengatakan tidak," katanya.

Kegiatan focus group discussion (FGD) ini selain menampilkan Nasir Abas dan Ken setiawan sebagai pembicara diskusi ini, moderator acara tersebut oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus Dr. H Hidayatullah. (J02)

Januari 05, 2018

Siapkan Fisik Dan Mental Dalam Menjalankan Tugas Pengamanan, Pesan Kapolres Kudus

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kepolisian Resort (Polres) Kudus menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018, Jumat 05/01/2018.

Apel yang diikuti oleh jajaran kepolisian, pasukan Kodim, Anggota Dinas Perhubungan dan Sat linmas dilaksanakan di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman No 78.

Tampak hadir beberapa Pimpinan Parpol di Kudus dan juga komisioner KPU.
Pada kesempatan tersebut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, menjelaskan pengamanan Pilkada dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan personil, kepolisian, Anggota TNI, Satpol PP dan Dishub Kudus.

Ia meminta kepada seluruh personel agar menyiapkan fisik dan mental dalam menjalankan tugas pengamanan saat Pilkada.

"Para personil adalah tulang punggung negara, sudah seharusnya memberikan kewibawaan yang baik kepada masyarakat dengan cara memberikan rasa aman, nyaman dan tenteram pada hari-hari Pilkada nanti" ujarnya.

Apel Gelar Pasukan ini juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan seluruh satuan dan peralatan yang terlibat dalam pengamanan pemilu serentak.

Tahapan pemilu kada memiliki potensi yang perlu di antisipasi, sehingga situasi dan kondisi yang saat ini kondusif bisa terus terpelihara, tambah Kapolres Kudus.(J02)

November 20, 2017

Pengusaha Show Room Mobil Disatroni Perampok Dini Hari tadi

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Kawasan Jatisari, Peganjaran pagi dini hari tadi geger dengan peristiwa perampokan yang terjadi di sebuah rumah yang ada di RT 3 RW II. Kawanan perampok menyatroni rumah seorang pengusaha jual beli mobil di Peganjaran, Kecamatan Bae, Senin 20/11/2017 dini hari sekira pukul 01.30 WIB.

Afrodzi menceritakan, perampokan terjadi sekira pukul 01.30 - 02.30 dini hari.Perampok masuk dengan cara melompat pagar depan kemudian mencongkel jendela. "Saya waktu itu tidur, tiba-tiba para perampok sudah berada di dalam kamar"katanya.

Afrodzi mengugkapkan, biasanya pada jam-jam segitu dirinya dan istri bangun untuk menjalankan sholat Tahajud.Diceritakannya, perampok berjumlah empat orang dengan memakai penutup kepala berwarna hitam.

Dengan senjata yang di bawa para perampok menggunakan untuk mengancam korban bahkan memukuli, Sehingga istri korban berukuran darah.

"Mana uangmu, dimana kamu naruhnya? Saya jawab tidak punya uang di rumah, kalau di bank ada. Tapi perampok tetep maksa, bahkan mengancam kalau saya tidak menunjukkan akan menembak istri dan membakar rumah saya," paparnya.

Karena tak berhasil mendapatkan uang, perampok akhirnya mengobrak-abrik seisi rumah. Tak ada sedikitpun sudut yang terlewa, hingga gas yang ada di dapur pun dibuat berantakan semua.

Namun, pelaku akhirnya mensapatkan sejumlah uang yang jumlahnya tidak banyak di laci meja makan. Tak hanya itu, para perampok juga berhasil menggondol perhiasan dan dua BPKB sepeda motor.(J02)

November 17, 2017

Ditpolair Polda Jateng Adakan Sosialisasi Di Atas Kapal Tongkang

by
JURNALPANTURA.COM, Semarang – Kegiatan terpadu berupa pembinaan dan penyuluhan kepada para pekerja dan awak kapal kayu lapis, Dalam rangka penerapan Program Quick Wins kegiatan VI Satker Itwasda, Ditpolair, Bidhumas dan Bidpropam Polda Jateng di perairan Kendal, Kamis 16/11/2017. 
Kegiatan yang dilaksanakan di atas tongkang PT. Kayu Lapis Indonesia ini disampaikan materi penyuluhan oleh Kapten kapal Patroli IX-2005 Ditpolair Polda Jateng Bripka Dedi Rahmat Hidayat tentang pentingnya keselamatan kerja di perairan, tertib administrasi dan identitas diri selaku warga negara Indonesia.
Sementara AKBP Dian dari Bidhumas menyampaikan materi Polisi sebagai mitra masyarakat yang selalu hadir ditengah aktivitas masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.
Usai kegiatan Binluh diberikan sarana kontak berupa pelampung, Bendera merah putih untuk kapal air, alat penerangan senter dan pembagian stiker himbauan kamtibmas perairan. 
Sementara AKBP Dian dari Bidhumas menyampaikan materi Polisi sebagai mitra masyarakat yang selalu hadir ditengah aktivitas masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.
Usai kegiatan Binluh diberikan sarana kontak berupa pelampung, Bendera merah putih untuk kapal air, alat penerangan senter dan pembagian stiker himbauan kamtibmas perairan.(J02) 

November 06, 2017

Razia Kafe Karaoke Ilegal Libatkan Kepolisian Dan TNI

by
JURNALPANTURA.COM, Pati - Upaya penertiban hiburan karaoke yang tidak sesuai aturan terusd igencarkan oleh pihak terkait. Dalam sepekan terakhir, tim gabungany ang terdiri dari petugas Satpol PP, TNI dan Polri serta OPD terkait telah melakukan dua kali penertiban. Bukan hanya berfokus di wilayah kota, namun juga area pinggiran atau di kecamatan, upaya penertiban hiburan yang tak sesuai aturan juga dilakukan.
Plt Kepala Satpol PP Riyoso mengungkapkan, Kamis 02/11/2017 malam,pihaknya bersama OPD terkait yang dibantu TNI dan Polri merazia sejumlah warung yang terindikasikan memiliki fasilitas karoeke. Upaya serupa juga dilakukan pada Sabtu, Dengan kegiatan yang dilakukan tersebut, diharapkan mampu menekan munculnya karaoke ilegal di wilayah kecamatan.
”Kami banyak mendapat laporan dari warga. Mereka merasa resah dengan bermunculannya karaoke yang tidak sesuai dengan aturan. Kami mensinyalir ada banyak karaoke ilegal yang mulai berdiri di daerah kecamatan-kecamatan. Lokasinya juga berada di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya dalam penertiban yang didampingi Kabag Ops Kompol Sundoyo.
Untuk penertiban yang dilaksanakan Sabtu 04/11/2017 lalu, tim menyasar wilayah Selatan Pati. Namun, sebelum itu petugas juga melakukan pemeriksaan di hotel yang memiliki fasilitas karaoke. Seperti di Mursalino. Selain melakukan pengecekan ruangan, petugas juga menggelar operasi yustisi. Yakni dengan mendata identitas para pemandu karoeke.
”Setelah itu, kami bergerak ke Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Kami menyisir tempat-tempat karaoke di sana. Selain itu juga di wilayah Kecamatan Jakenan dan Batangan. Saat petugas berada di lokasi, tempat-tempat yang telah terindikasi dijadikan karaoke itu tutup.
Mereka tidak beroperasi,” jelasnya. Kecuali, lanjutnya, yang berada di Kecamatan Jakenan. Ada satu lokasi yang masih buka. Saat petugas melakukan pengecekan di wilayah itu, tidak diketemukan aktivitas karoeke. Petugas akhirnya memberikan himbauan di sana.
”Kami meminta untuk tidak sekali-sekali melakukan kegiatan usaha karoeke yang melanggar Perda. Sejalan dengan itu, kami berharap masyarakat juga ikut berperan aktif bahu membahu membantu pemerintah di dalam penegakan perda ini. Segera lapor apabila melihat aktifitas yang menyalahi ketentuan,” tegasnya.
Menurutnya, upaya yang dilakukan ini diharapkan mampu menekan penyakit masyarakat (pekat) hingga tercipta kondusifitas. Rencananya operasi razia penertiban karoeke ilegal ini akan dilakukan rutin setiap malam .”Itu sesuai dengan rencana tim,” jelasnya.(J02) 

Oktober 23, 2017

250 karyawan PTPN IX Lakukan Pembongkaran Bangunan Di Wilayah Tanjungrejo Jekulo Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Karyawan PG Rendeng Dengan menggunakan alat berat membebaskan lahan seluas 20 hektar. Sebanyak 53 bangunan Semi permanen dan beberapa bangunan permanen terpaksa di Robohkan oleh para karyawan PT Perkebunan Nusantara IX.

250 karyawan dan beberapa alat berat terpaksa merobohkan bangunan di lahan yang selama ini di Kuasai oleh warga setempat, Senin 23/10/2017.

Pakam PTPN IX Divisi Tanaman Tebu AKBP Ridho Wahyudi mengatakan Pembongkaran lahan semi permanen maupun permanen dilakukan karena batas waktu pengosongan lahan yang telah diberikan untuk warga telah habis.

"Hari ini diupayakan lahan sudah kosong atau rata dengan tanah karena lahan tersebut akan segera difungsikan untuk pembibitan tebu" Ucapnya.

Waka Polres Kudus Kompol M Ridwan Sik,Msi yang turut hadir dalam proses pengosongan lahan mengatakan, Kepolisian Resor Kudus dan Polsek Jekulo ditambah personel dari Koramil serta Satpol PP di kerahkan untuk mengamankan jalannya pembongkaran bangunan semi permanen maupun permanen yang dilakukan oleh pihak PG Rendeng.

Selama jalannya pengosongan banyak warga yang hanya melihat dan tentunya sangat membahayakan bagi keselamatan para warga sendiri.Untuk warga yang bangunnya di Robohkan hanya bisa diam karena mereka menyadari bahwa tempat tinggal yang mereka huni merupakan tanah negara.(J02)

Oktober 09, 2017

Mediasi Camat Dan Polsek Jekulo Dengan Warga Penggarap Lahan PG Rendeng Dengan PTPN IX

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Pasca pengosongan lahan milik PG Rendeng seluas 20 Hektar,  yang selama ini di manfaatkan warga sekitar, pada Rabu 04/10/2017 yang lalu.

Hari ini, bertempat di Balai Desa Tanjungrejo kecamatan Jekulo, di laksanakan Musyawarah bersama antara pihak Warga yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut dengan pihak PG Rendeng  dan Perwakilan PTPN IX.

Dalam Musyawarah bersama tersebut turut hadir AKBP Ridho Wahyudi (Pembina keamanan Direksi PTPN IX Solo), Edi Hartono, SH (Biro Hukum PTPN IX Solo). Supeno, SH ( Biro Hukum PTPN IX Solo), Sunardi (Aset PG rendeng) beserta jajaran, Muspika Kec Jekulo,Kuat Riyadi (SP Bun PG Rendeng), Hendrik (DPRD kab Kudus). Yuli Lukmawati (Kades Tanjungrejo), serta warga Desa Tanjungrejo Penggarap lahan PG Rendeng sebanyak 37 orang.

Dalam Sambutanya Camat Jekulo Dwi Yusie Sasepti, S.Sos M.M, mengatakan.”Saya atas nama pemerintah kec.Jekulo memohon agar semua warga yang terlibat dalam kegiatan ini selalu menjaga ketertiban dan jangan ada anarkis. Saya dan Kades Tanjungrejo akan berupaya untuk menjembatani permasalahan ini agar ada kesepakatan dan solusi yang baik untuk semua. Kita semua akan mengedepankan untuk dialog dan musyawarah untuk mencapai mufakat bersama, apabila ada saran maupun masukan Disampaikan”.

Sementara itu Perwakilan Direksi Edi Hartono mengatakan Kegiatan ini berdasar revitalisasi aset PTPN IX dengan instruksi dari Presiden melalui menteri BUMN untuk meningkatkan hasil swasembada produksi gula sehingga memerlukan perluasan lahan tanam tebu milik PTPN IX.

“PG Rendeng adalah aset milik negara yang sah oleh sebab itu siapapun yang berusaha untuk mengusai maupun memiliki secara perorangan maupun kelompok merupakan suatu pelanggaran hukum dan bisa dikenai sangsi pidana yang berlaku. “Imbuh Perwakilan Direksi dari PTPN IX.

Kristian mantan kepala Desa Tanjungrejo bercerita sejarah panjang awal mula lahan yang di pakai warga, mulai zaman Belanda sampai sekarang. "Sekitar tahun 2012 yang lalu, juga pernah terjadi negosiasi dan dari pihak PG Rendeng pernah menawarkan kepada warga untuk menyewa lahan yang di garapan selama ini" .

Mantan penyuluh lahan Sukardi juga memohon kerjasamanya agar PG Rendeng bersedia memperdayakan kembali masyarakat dalam kegiatan perkebunan tebu, akan tetapi di tolak oleh pihak PG Rendeng.

Sutrisman salah satu warga yang memanfaatkan lahan tersebut juga membenarkan apa yang di sampaikan oleh Suhardi, mantan Penyuluh lahan PG Rendeng.
"Selama ini kami mencari nafkah dari hasil menggarap lahan tersebut, Berilah kami kesempatan untuk ikut bekerja agar kami bisa menghidupi Keluarga " harap Sutrisman.

Terpisah AKBP Ridho menambahkan. “Permintaan maupun tuntutan warga tetap kami tampung dan proses pengosongan akan tetap berjalan serta tidak mengurangi keabsahan dari kepemilikan lahan".
Kami beri batas waktu sampai tanggal 23/10/2017 untuk mengosongkan lahan yang masih digarap maupun di kelola warga.
Kami juga tidak akan memberikan kompensasi dalam bentuk apapun kepada pengarap lahan, Tegas AKBP Ridho(J02)

September 28, 2017

Akibat Perkelahian Satu Orang Tewas Tertembak

by
JURNALPANTURA.COM, Tegal – Terkait adanya kejadian perkelahian hingga terjadi penembakan di halaman Hotel Karlita Kota Tegal, yang menyebabkan korban tewas sedangkan lainnya mengalami luka tembak dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa,SE mengatakan pihaknya langsung turun kelokasi dan telah mengamankan RE, seorang oknum anggota Polisi yang diduga sebagai pelaku serta memastikan pelaku akan diproses secara hukum.

“Pelaku sudah kita amankan, dan sedang kita proses pidananya, termasuk kode etik akan diproses oleh Propam Polda ,” ungkap AKBP Semmy Ronny Thabaa dihadapan sejumlah awak media di Mapolres, Kamis (29/09/2019)

Menurutnya awalnya pihaknya tidak mengetahui, namun setelah RE kita tangkap dan amankan yang bersangkutan adalah oknum anggota Polri dari wilayah Surakarta yang kebetulan sedang berada di Tegal.

Kapolres mengatakan, berdasarkan informasi awal, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 – 03.00 wib dinihari dihalaman parkir Hotel Karlita. berawal usai tempat hiburan yang berada dilokasi tersebut tutup dan para pengunjung keluar.

Selanjutnya terjadi keributan antara fihak korban dengan seseorang laki-laki, Anjar, hingga terjadi cekcok adu mulut dan adu fisik. Lalu, salah seorang rekan anjar, Edi menginformasikan ke sekurity, dimana kebetulan disitu juga ada RE, oknum anggota dan menginformasikan keributan itu.

Melihat Anjar dikeroyok korban bersama rekanya, RE mendatangi dan berupaya melerai. Namun karena situasi terdesak yang bersangkutan mengeluarkan tembakan sekali keatas. Kemudian karena korban terus menyerang akhirnya terjadi letusan kedua yang mengenai korban,” paparnya.

Lebih lanjut, akibat letusan tersebut mengenai dada kiri korban Ragiman (48) warga Jalan Blanak Tegalsari Kota Tegal (Korban MD).Proyektil kemudian tembus hingga mengenai bahu korban lainnya yakni Dedy Setyo Utomo (30) warga Dukuhturi Kabupaten Tegal yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Jadi oknum anggota ini lakukan pembelaan, namun justru saat kondisi tertekan akhirnya terjadi. Saat mengeluarkan tembakan pertama juga sempat ngomong, Saya anggota Polda dan hal itu ketahui disekita TKP,” tegasnya

Kapolres menambahkan dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV dilokasi terlihat mobil usai kejadian menerobos keluar dari parkiran. Selanjutnya dari petunjuk kendaraan tersebut terindetifikasi pengemudi yang sempat masuk kedalam mobil adalah Anjar.

Selanjutnya dari keterangannya didapat pelaku RE. Pelaku sendiri berhasil kita amankan tadi pagi sekitar pukul 07.45 wib di rumah orang tuanya daerah Kaligangsa Margadana Kota Tegal,” tandasnya.

Sementara saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres. Terkait dengan adanya korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut, Kapolres mengatakan, ia secara pribadi dan keluarga besar Polres Tegal Kota mengucapkan turut berduka cita.(J02)

September 26, 2017

Kapolres Kudus Tutup Pelatihan Satpam Gada Pratama

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Perwakilan satpam dari berbagai instansi dan perusahaan yang mengikuti Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama resmi di tutup oleh  Kepala Kepolisian Resor Kudus AKBP Agusman Gurning Sik,MH , di Lapangan tenis PG Rendeng, Selasa 26/09/2017. 
Pelatihan Satpam Gada Pratama diikuti Sebanyak 159 satpam dari berbagai instansi dan perusahaan, Para Satpam yang lulus seleksi diberikan secara simbolis PIN Gada Pratama dan Sertifikat Kelulusan Pelatihan oleh Kapolres Kudus saat Penutupan.Pimpinan perusahaan, Kapolsek Jajaran dan Pejabat Utama Polres tampak hadir dalam acara penutupan. 
Selain itu juga Kapolres mengajak kepada seluruh peserta Satpam yang lulus agar melaksanakan tugas secara profesional, bermoral, dan beretika.
” ketika anda mendapatkan kerja, lakukanlah pekerjaan itu secara profesional, untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikat bukanlah hal yang mudah, ” ungkap AKBP Agusman Gurning
Ditambahkannya, peserta telah mengikuti pelatihan selama 14 hari, dengan 232 jam pelajaran di harapkan dapat menjadikan nilai plus bagi peserta agar mudah melaksanakan tugas di lapangan dan setelah mengikuti pelatihan agar tetap terus belajar dan berlatih , juga dapat segera beradaptasi dan
mengaplikasikan ilmu yang didapat selama mengikuti pelatihan di lapangan.
” Hendaknya Satpam Gada Pratama dapat menunjukkan perilaku yg lebih baik, sebagai satpam yg memiliki kualifikasi, memelihara sikap sebagai satpam , patuhi norma-norma yang berlaku, disiplin dengan dedikasi tinggi, tingkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan kerja serta jangan menjadi
pemicu kamtibmas dan pelihara keharmonisan sesama anggota ” tegasnya.
Penutupan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Kudus, Kapolsek Jajaran,dan Pimpinan Perusahaan atau yang mewakili.(J02) 

September 24, 2017

Temukan Dua Anak Di Bawah Umur Saat Kepolisian Lakukan Razia di Cafe

by
JURNALPANTURA.COM, Pemalang – Razia tempat hiburan malam di wilayah kerja Polres Pemalang sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan.

Dengan dipimpin langsung oleh Waka Polres Pemalang, Jawa Tengah Kompol Ariyanto Alkery, S.H., M.H. mengadakan  razia tempat hiburan yang ada di wilayah Pemalang, Sabtu 23/09/2017. 

Razia tempat hiburan yang menyasar beberapa tempat hiburan di Pemalang tersebut dilaksanakan usai apel PLB Polres Pemalang pada pukul 21.00 WIB. Kabag Ops Polres Pemalang, Kompol Alkaf Chaniago, S.H., M.H. yang memimpin apel memberikan arahan dan membagi anggota dalam beberapa kelompok.

“Masing-masig kelompok dipimpin oleh satu perwira,” jelas Kabag Ops.
Polisi kemudian menuju beberapa kafe yang ada di Pemalang. Sebelumnya, dalam apel kesiapan di depan stadion Mochtar, Kompol Arianto Salkery mengingatkan anggota jajarannya agar tidak bertindak arogan.
“Tetap jaga kesopanan. Dan bila ditemukan pelanggaran, adakan pembinaan di Polres Pemalang,” tambahnya.

Dalam razia tersebut, polisi menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai kafe maupun pengunjung kafe.
“3 orang pemandu lagu di 2 kafe diamankan polisi karena KTP-nya habis masa berlaku,” jelas Kompol Salkery.

Polisi juga menemukan pengunjung kafe yang masih di bawah umur. TW (16), seorang pelajar, ZB (17), karyawan bengkel dan DA (17) seorang pelajar.
Mereka dibawa ke Polres Pemalang untuk diadakan pembinaan oleh Kasubbag Humas Polres Pemalang, AKP Lies di ruang Sat Binmas.(J02) 

Top Ad 728x90