Jurnalpantura.Com, Kudus - Masih dam rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, puluhan relawan secara bergotong royong membersihkan sampah dari air dan daratan di sepanjang Sungai Kaligelis, Jumat 09/03/2018.
Kegiatan yang diberi nama Gerebeg Sungai ini merupakan kerja sama Dinas PKPLH Kabupaten Kudus bersama Polres Kudus, Kodim 0722, Mapala UMK dan Dinas terkait seperti PUPR dan PSDA ini dilaksanakan di tiga tempat berbeda, yaitu Jembatan Kaligelis Turut Desa Demaan, Jembatan Kaligelis Tegalarum dan Jembatan Kaligelis Desa Ploso kecamatan Jati.
Salah satu program dalam peringatan HPSN 2018 adalah TBBS atau Tiga Bulan Bebas Sampah. Sejumlah agenda dilaksanakan untuk merealisasi program TBBS, diantaranya dengan kegiatan Gerebeg Sungai, hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas PKPLH Abdul Halil melalui Kabid Pengembangan Pembinaan Kapasitas Lingkungan Hidup, Indriatmoko saat ditemui di Arena Gerebeg Sungai Gelis.
“Jadi, pada hari ini kita secara bergotong royong membersihkan sampah, baik yang ada di sungai maupun daratan di sepanjang tepian Sungai Gelis” terangnya.
Melalui kegiatan ini pula, bertujuan mengubah perilaku masyarakat supaya tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat sampah. “Insya Allah, kegiatan ini akan menjadi semangat dan pemicu perubahan perilaku kita masyarakat Kudus dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Indriatmoko.
Dijelaskan pula bahwa Gerebeg Sungai ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Kudus dalam menyongsong penilaian Adipura 2018. (J02 /A01)
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Maret 09, 2018
Februari 09, 2018
by Unknown
Februari 09, 2018
Jurnalpantura.Com, Demak - Aparat pemerintah kecamatan Bonang memberikan bukti nyata dan secara terus-menerus turun ke masyarakat.
Salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat melakukan kerja bakti, meningkatkan kebersihan lingkungan sehingga lingkungan Kecamatan Bonang semakin bersih, indah, dan hijau.
Salah satu program kegiatan kerja bakti yaitu Jumat bersih dengan peserta seluruh Anggota TNI dari Koramil Bonang, Polsek Bonang, Pejabat dan staf Kecamatan Bonang, KUA Kecamatan Bonang, dan juga Masyarakat Kecamatan Bonang.
Pemerintah Kecamatan Bonang melakukan kerja bakti Jumat Bersih di beberapa titik yakni sepanjang jalan utama Bonang dari depan SMPN 1 Bonang sampai dengan depan Koramil Bonang serta Seputar Lingkungan Kantor Kecamatan Bonang.
Danramil Bonang Kapten Inf Yasroji disela-sela kegiatan kerja bakti Jumat bersih, 09/02/2018 mengungkapkan bahwa kegiatan kerja bakti jumat bersih merupakan salah satu program cinta kebersihan dan dilakukan sertiap seminggu sekali.
Selain itu juga kerja bakti Jumat bersih untuk mewujudkan lingkungan Kecamatan Bonang yang bersih, rapi, dan indah sehingga enak dipandang mata.
" Kita giatkan kerja bakti Jumat bersih dilingkungan Pemerintah Kecamatan Bonang, meskipun lingkungan Kecamatan Bonang sudah keliatan bersih, dan rapi serta indah tapi kita tetap akan seminggu sekali diadakan kerja bakti jumat bersih, ungkap Danramil. (J02)
Salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat melakukan kerja bakti, meningkatkan kebersihan lingkungan sehingga lingkungan Kecamatan Bonang semakin bersih, indah, dan hijau.
Salah satu program kegiatan kerja bakti yaitu Jumat bersih dengan peserta seluruh Anggota TNI dari Koramil Bonang, Polsek Bonang, Pejabat dan staf Kecamatan Bonang, KUA Kecamatan Bonang, dan juga Masyarakat Kecamatan Bonang.
Pemerintah Kecamatan Bonang melakukan kerja bakti Jumat Bersih di beberapa titik yakni sepanjang jalan utama Bonang dari depan SMPN 1 Bonang sampai dengan depan Koramil Bonang serta Seputar Lingkungan Kantor Kecamatan Bonang.
Danramil Bonang Kapten Inf Yasroji disela-sela kegiatan kerja bakti Jumat bersih, 09/02/2018 mengungkapkan bahwa kegiatan kerja bakti jumat bersih merupakan salah satu program cinta kebersihan dan dilakukan sertiap seminggu sekali.
Selain itu juga kerja bakti Jumat bersih untuk mewujudkan lingkungan Kecamatan Bonang yang bersih, rapi, dan indah sehingga enak dipandang mata.
" Kita giatkan kerja bakti Jumat bersih dilingkungan Pemerintah Kecamatan Bonang, meskipun lingkungan Kecamatan Bonang sudah keliatan bersih, dan rapi serta indah tapi kita tetap akan seminggu sekali diadakan kerja bakti jumat bersih, ungkap Danramil. (J02)
Februari 04, 2018
by Unknown
Februari 04, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Mengeliminir penyebab banjir, Masyarakat Desa Jekulo bersama relawan BPBD, Anggota Polsek dan Koramil Jekulo bahu membahu turun ke sungai membersihkan sampah-sampah yang ada di sepanjang aliran sungai Logung.
Banyaknya tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai kerap memicu air sungai meluap kala hujan deras mengguyur karena aliran air tersumbat.
"Untuk mengurangi banjir maka kami bersama masyarakat mengadakan Bersih-bersih sungai," kata Atok Dharmobroto, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kudus.
Untuk membersihkan tumpukan sampah yang memenuhi sungai, Dinas Cipkataru membantu dengan menyediakan mobil Cren, Ahad 04/02/2018.
Kepala Desa Jekulo berharap kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai.
"kalau sungai bersih, air pasti mengalir lancar dan tidak akan terjadi banjir saat debit air tinggi disebabkan hujan deras," pungkas Idris Kepala Desa Jekulo. (J02)
Banyaknya tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai kerap memicu air sungai meluap kala hujan deras mengguyur karena aliran air tersumbat.
"Untuk mengurangi banjir maka kami bersama masyarakat mengadakan Bersih-bersih sungai," kata Atok Dharmobroto, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kudus.
Untuk membersihkan tumpukan sampah yang memenuhi sungai, Dinas Cipkataru membantu dengan menyediakan mobil Cren, Ahad 04/02/2018.
Kepala Desa Jekulo berharap kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai.
"kalau sungai bersih, air pasti mengalir lancar dan tidak akan terjadi banjir saat debit air tinggi disebabkan hujan deras," pungkas Idris Kepala Desa Jekulo. (J02)
Januari 29, 2018
by Unknown
Januari 29, 2018
Jurnalpantura.Com, Jepara - Wujud kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitarnya, Anggota Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, KKN UNISNU Jepara dan masyarakat melaksanakan kegiatan cinta alam dengan melakukan penanaman pohon bakau di sepanjang bibir pantai Desa Tanggultlare sehingga nantinya diharapkan dapat menjadi hutan mangrove.
Penanaman pohon bakau yang dilaksanakan, Senin 29/01 /2018 ini memiliki banyak manfaat diantaranya adalah dapat mencegah intrusi air laut yang dapat menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi, mencegah erosi dan abrasi pantai dan sebagai pencegah dan penyarung alami limbah ke pantai.
Serda Nur Salim mengatakan, dengan menanam pohon bakau ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat wilayah pesisir dengan mencegah terjadinya intrusi air laut, erosi dan abrasi.
"Hutan mangrove yang ada dapat membantu menyokong perekonomian warga yang hidup di lingkungan sekitarnya, seperti kayunya dapat digunakan sebagai kayu bakar, dijadikan tiang maupun pancang dan masih banyak lagi manfaat lainnya intinya dengan tebang pilih dan menanam kembali pohon bakau. Kita juga harus memiliki kesadaran untuk tetap dapat melestarikan hutan mangrove yang ada,” ujar Serda Nur Salim.
Hal senada disampaikan oleh salah satu warga yang menyampaikan bahwa manfaat dari adanya hutan mangrove begitu banyak sehingga perlu adanya kesadaran semua elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Kegiatan penanaman pohon bakau seperti ini sangat bagus, dimana Babinsa ikut mendampingi. Kami juga ikut tergerak melakukan yang terbaik selama itu baik untuk menjaga kelestarian alam. Apabila hal ini terus berlanjut dan dapat terwujud dengan baik, bukan tidak mungkin tempat ini akan menjadi tujuan wisata hutan mangrove," ujarnya. (J02)
Langganan:
Postingan (Atom)



