Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Agustus 02, 2017

Sedekah Bumi Rahtawu Warnai Dengan Gebyar Langen Beksan Tayuban

by


JURNALPANTURA COM, Kudus - Untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen tahun ini, masyarakat dan Pemerintah Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus melaksanakan acara sedekah bumi, Jumat (29/07/2017).

Acara sedekah bumi dirangkai dengan pertunjukan seni tayub. Diharap dari sedekah bumi ini dapat memupuk kerukunan antar warga. Acara ini memang sudah menjadi agenda rutin tahunan warga desa.

"Iya semoga warga terhibur dan kita jadi tidak ada jarak di sini. Artinya kita bisa saling gotong royong dalam membangun desa kita tercinta," ujar Sugiono selaku Kepala Desa Rahtawu.

Pemandangan guyub rukun memang tampak pada pertunjukan tayub. Mulai dari kalangan muda maupun tua tampak antusias mengikuti irama gamelan tayub. Mereka bergandengan tangan sembari menggapit selendang dan dipandu gemulai para sinder.

Sugiono menambahkan, pihaknya sangat bersyukur karena warga merasa senang. Yang terpenting baginya adalah bagaimana kearifan lokal di daerah masih tetap terjaga di tengah arus industri migas di wilayahnya. Karena kearifan lokal berupa seni dan budaya adalah warisan para pendahulu, yang bernilai luhur tinggi.(J02/ER01)

PRAJURIT TNI DI DO'AKAN MBAH MUNIF

by


JURNALPANTURA.COM,Demak - Setelah selesai membersihkan lingkungan komplek Makam Kasepuhan Girikusumo,para prajurit Kodim 0716/Demak di jamu makan bersama oleh Pengasuh Pondok Pesantren Girikusumo KH Munif Zuhri atau yang lebih akrab di sapa Mbah Munif.Sebelumnya Para prajurit TNI bersama,warga dan santri yang mengadakan kerja bakti di lingkungan dan kompleks pondok pesantren,Jumat 28/7/2017.

Usai kegiatan tersebut, mereka makan bersamadengan santri dan mendapatkan tausiyah dariPengasuh Ponpes KH Munif Zuhri, atau yang lebih akrab disapa Mbah Munip.Dalam tausyiah setelah acara makan bersama Mbah Munif,mengapresiasi kegiatan TNI yang mendekatkan diri kepada para santri pondok pesantren dengan kegiatan karya bakti. Menurutnya itu adalah langkah untuk bisa menyatu dengan rakyat.

"TNI jangan hanya menjadi penjaga gudangnamun tidak pernah tahu apa yang ada dalamgudang. Harus masuk membangun bersama dari dalam," ungkap Mbah Munip beranalogi.

Ia memaparkan telah mengusulkan kepadapemerintah untuk peningkatan kesejahteraanTNI. Salah satunya adalah sekolah khusus anakprajurit sehingga saat dipindah tugas tidakkerepotan administrasi.


Pada kesempatan itu,Mbah Munif juga bercerita,ketika ketemu Presiden Jokowi,Mbh Munif mengusulkan banyak untuk kesejahteraan prajurit dan pak presiden pun manggut-manggut.
Mbah Munif pun berharap dan berdoa ,semoga TNI kedepannya lebih sejahtera karena TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.(J02/ER01)

Puncak Perayaan HUT RI Akan Diisi Marching Band Akmil

by


JURNALPANTURA.COM,Rembang - Semarak HUT Kemerdekaan RI telah menggema pada sebagian besar warga di Indonesia, begitu pula dengan Kabupaten Rembang, meskipun puncak perayaan HUT ke-72 RI masih dua pekan lebih, Pemkab Rembang sudah menyiapkan rangkaian kegiatannya. Pemkab akan mengusung tema yang memadukan unsur kebangsaan dan budaya. Dalam puncak perayaan nanti, rencananya juga akan dimeriahkan oleh marching band dari Akmil atau AAL.

Sekretaris Dareah (Sekda) Kabupaten Rembang Subakti menjelaskan, gebyar dalam HUT ke-72 RI nanti tidak hanya pada puncaknya di tanggal 17 Agustus 2017. Namun, ada rangkaian kegiatan yang secara digelar secara maraton.

Mulai dari hal simpel seperti pemasangan bendera di semua instansi pemerintah. Dia meminta semua instansi pemerintah memasang bendera merah putih selama satu bulan penuh, mulai tanggal 1-31 Agustus 2017.


Sedangkan rangkaian kegiatan lainnya akan dimulai sejak sekitar sepekan sebelum puncak perayaan. Terutama untuk kegiatan lomba tertentu yang memungkinkan digelar terlebih dahulu.
”Kami berharap tanggal 7 sudah mulai ada gerakan lomba. Misalnya, gerak jalan TK-SD. Sehingga, semaraknya berjalan terus,” ungkapnya.


Subakti mengungkapkan, tema yang akan diusung oleh Pemkab Rembang dalam HUT ke-72 RI tahun ini menggabungkan dua hal. Yakni, unsur kebangsaan dan unsur budaya. Parade kebangsaan akan digelar tanpa meninggalkan unsur budaya. Seperti, pada perayaan HUT ke-276 Kabupaten Rembang pada 27 Juli 2017.


Oleh karenanya, sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam kirab nantinya diharapkan memperhatikan dua unsur tersebut. Misalnya, mengusung tema kolosal untuk ditampilkan saat kirab.
Dalam puncak perayaan nanti, pemkab akan mengundang marching band seperti yang ditampilkan pada HUT ke-276 Kabupaten Rembang. 


ubakti mengungkapkan ada dua pilihan untuk marching band yang akan diundang. Yakni, antara Akademi Militer (Akmil) atau Akademi Angkatan Laut (AAL).

”Tentu parade kebangsaan itu terdapat unsur kebudayaan di dalamnya. Drumb band tetap kita adakan. Pilihannya antara Akmil atau AAL,” pungkasnya.(J01/ER02)

Top Ad 728x90