Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label Pemuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemuda. Tampilkan semua postingan

Februari 23, 2018

Komonitas Sapu Lebu Bantu Kepolisian Atur Lalulintas Pasca Kebakaran KEM

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Pasca kebakaran yang melanda Kudus Extension Mall (KEM) pagi tadi, Sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas "Sapu Lebu" dibawah pimpinan Sugiyanto berpartisipasi membantu pihak kepolisian.

Anggota Sapu Lebu yang berjumlah puluhan ini menyebar di beberapa titik dalam mengamankan puing-puing sisa kebakaran di lokasi, mengatur parkir montor warga yang hingga malam masih memadati lokasi kebakaran serta memandu mobil-mobil pemadam kebakaran yang  sampai dinihari tadi masih lalu lalang di lokasi kebakaran.

Menurut Sugiyanto, komonitas Sapu Lebu merupakan komonitas pemuda Desa Ploso yang selama ini bekerjasama dengan pihak kepolisian mengatur arus lalu lintas di sepanjang jalan matahari ke barat.

"Pemuda Ploso khususnya yang ada di belakang Matahari dan Pasar Bitingan tergerak hatinya membantu pihak kepolisian dalam mengamankan puing-puing dan arus lalulintas," kata Sugiyanto saat ditemui Jurnalpantura.Com di sekitar KEM yang terbakar tadi pagi, Kamis 22/02/2018. (J02 /A01)

Januari 25, 2018

67 Peserta Ikuti Lomba Design Exs Lap Golf Jadi Wahana Wisata

by
Jurnalpantura.Com, Blora - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar sayembara desain pembangunan eks lapangan golf untuk di jadikan tempat olahraga dan wisata bagi masyarakat Blora maupun luar Blora.
Sebelum disayembarakan, Selasa 23/1/2018,  Dinas PUPR mengumpulkan para peserta untuk di berikan penjelasan, dan arahan tentang model pembangunan yang diinginkan. Sehingga para peserta sayembara memahami model yang diinginkan pemerintah.
Dalam acara tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, Kepala Dinas PUPR Ir. Samgautama Karnajaya, MT, Kepala Dinporabudpar Drs. Kunto Aji, dan perwakilan dewan juri.
Kepala Dinas PUPR Blora Samgautama Karnajaya mengucapakan terimakasih atas partisipasi yang diberikan oleh para peserta untuk mengikuti arahan dan penjelasan tehnik sayembara.
“Peserta semua semangatnya luar biasa, dan saya terimakasih telah ikut sayembara ini,” jelas Samgautama Karnajaya.
Menurutnya peserta yang ikut sayembara ini tidak dari Blora saja , tapi juga dari luar Blora juga ikut meramaikan sayembara desain arsitektur tempat wisata dan olahraga eks lapangan golf.
“Jumlah semuanya 67, mereka ikut kelompok maupun perorangan, dan terbuka untuk umum,” imbuhnya.
Samgautama menjelaskan peserta yang ikut serta dalam sayembara ini terdiri dari Blora, Semarang, Yogyakarta, Solo,Tuban, dan Bali.
“Semua masih muda-muda, banyak mahasiswa yang ikut, semoga nantinya memberikan semangat mereka untuk berkarya membangun Blora,” lanjutnya.
Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya mengatakan lapangan golf yang lama tak terpakai akan di buat ruang terbuka yang multifungsi.
“Tolong bantu saya untuk membangun lapangan golf yang lama tak terpakai ini,” ucap Bupati.
Bupati menjelaskan masih banyak pekerjaan rumah yang masih menjadi mimpi di masa kepemimpinannya dalam pembangunan Blora.
“Semua ini untuk masyarakat , masyakarat bisa wisata dan berolahraga disini jadi akan menjadi ramai,” imbuhnya.
Bupati berharap nantinya eks lapangan golf ini bisa menjadi tempat olahraga, wisata dan rekreasi bagi warga Blora maupun luar Blora.
“Saya tunggu karya kalian untuk Blora, buat desain eks lapangan golf sebaik mungkin,” tandasnya.
Beberapa wahana yang diinginkan untuk dibangun di lahan eks lapangan golf adalah MTB track, joging track, sirkuit road race, penangkaran rusa, agro wisata, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya. (J02) 

Januari 23, 2018

Persoalan Energi Jadi PR Bagi Seluruh Bangsa Di Dunia

by
 Jurnalpantura.Com, Klaten - “Beri aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Pernyataan yang dilontarkan oleh sang proklamator Bung Karno tersebut bukanlah kata-kata bijak belaka. Realitanya, saat ini prestasi generasi muda merupakan kunci untuk dapat mengantarkan Indonesia menjadi negara yang unggul di kancah dunia.

“Mengguncang dunia di era sekarang adalah melalui prestasi. Itu perlu dilakukan dengan akal sehat, intelektualitas, dan hati yang bersih serta jiwa mulia,” terang Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Orasi Kebangsaan Generasi Millenial “Pemuda sebagai Aset Bangsa dalam Menggenggam Indonesia Emas” Blast Out 2018 di GOR Gelar sana.

Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) itu menegaskan, generasi muda tidak boleh menutup mata dengan persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Salah satunya adalah persoalan energi yang juga menjadi masalah negara-negara di dunia.

“Sekarang kita sudah bebas (merdeka) tetapi urusan energi apakah kita sudah bebas? Belum, karena sampai hari ini harga minyak naik turun tidak karu-karuan. Dulu kita anggota OPEC, bahkan sekjen OPEC-nya adalah kita. Dulu kita adalah bagian dari negara pengekspor minyak. Itu dulu, sekarang kita justru menjadi importir,” ungkap Ganjar.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu berharap, generasi muda dapat melakukan terobosan-terobosan jitu untuk mengembangkan energi baru terbarukan sebagai solusi terhadap persoalan energi saat ini.

“Saya mengajak semua teman di sini untuk memikirkan (persoalan energi) ini sebagai salah satu PR kita hari ini. PR yang harus diselesaikan bersama karena lingkungan eksternal dunia juga sedang bergejolak. Belanda sebagai negara maju pun pusing dengan persoalan (energi) ini. Saya memimpikan teman-teman besok punya ide-ide brilian untuk membantu menyelesaikannya,” harapnya.

Ganjar pun berdialog dengan lulusan SMA/SMK yang menjadi peserta try out seleksi masuk perguruan tinggi favorit pada acara tersebut. Salah seorang di antaranya adalah Nurul, alumnus SMAN 2 Klaten. Gadis berhijab itu mengaku bercita-cita melanjutkan studi di jurusan teknik industri Institut Teknologi Bandung (ITB) dan bertekad memajukan teknologi, khususnya di bidang maritim dan pertanian.

“Kira-kira apa mimpimu kalau kamu kuliah? Apa yang ingin kamu berikan kepada republik ini?” tanya Ganjar.

“Indonesia itu kaya sumber daya agraris dan maritim. Karena itu, saya ingin teknologi di Indonesia maju, seperti halnya Amerika. Khususnya (teknologi) sektor kelautan dan pertanian agar dikembangkan lebih baik lagi,” beber Nurul.

Penjelasan Nurul pun diacungi jempol oleh Ganjar. Alumnus UGM itu berpendapat,  Nurul memahami benar potensi tanah airnya dan serius untuk memajukan bangsa dengan mengembangkan sektor teknologi pertanian dan maritim.

“Nurul punya mimpi di track yang benar untuk hari ini. Tinggal kemudian mengasahnya. Saya rasa Nurul perlu di-coaching agar bisa masuk ITB. Saya punya teman-teman yang tergabung dalam himpunan alumni perguruan tinggi negeri (Himpuni). Untuk kader anak bangsa seperti ini kita hunting, kita cari ke seluruh pelosok negeri. Nurul sekolah yang tinggi, balik lagi, dan wujudkan mimpi Indonesia sebagai negara agraris dan maritim yang besar,” pesan mantan anggota DPR RI itu.

“Insya Allah saya siap (mewujudkan mimpi saya), Pak,” jawab Nurul mantap diiringi  gemuruh tepuk tangan para hadirin. (J02)

Januari 07, 2018

Kepedulian Anggota Karang Taruna Terhadap Lingkungan

by
Jurnalpantura.Com, Pati - Eksistensi anggota Karang taruna di Kabupaten Pati, rupanya tidak hanya berkutat pada kemandirian pemuda desa di bidang ekonomi semata. Wakil Bupati Saiful Arifin selaku Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati meminta anggotanya untuk aktif di bidang kelestarian lingkungan. 
Hal itu dapat dilihat dari partisipasi para anggota Karang Taruna Kabupaten Pati yang mengikuti aksi penanaman mangrove yg dilakukan di pesisir pantai desa Kertomulyo kecamatan Trangkil pada hari ini Sabtu (6/1). Selain anggota Karang Taruna, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini diantaranya dari Muspika Kecamatan Trangkil, kalangan pelajar, masyarakat sekitar serta komunitas- komunitas peduli lingkungan yang ada di Pati. "Selain bertujuan menambah volume ruang terbuka hijau (RTH) di pesisir pantai juga untuk mengedukasi semua pihak akan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas ruang terbuka khususnya di bibir pantai", demikian yang disampaikan Safin yang dihubungi melalui sambungan telepon siang ini.
Kendati berhalangan hadir dalam kesempatan itu, Safin meminta para anggota Karang Taruna untuk ikut serta merawat pohon mangrove sebagai tempat ekosistem ikan dan kepiting yang pada akhirnya bermanfaat untuk menambah nilai ekonomi masyarakat itu sendiri. "Selain itu juga manfaat mangrove sebagai pemecah angin dan benteng untuk mencegah abrasi di pesisir pantai", terang Safin.
Safin pun mewakilkan kegiatan ini pada Imam Rifai selaku Ketua Bidang Lingkungan hidup dan Pariwisata Karang Taruna Kabupaten Pati. Menurut Rifai selain pelestarian lingkungan alam kegiatan ini juga berkonsentrasi dengan visi misi pendidikan dan advokasi kepada masyarakat bilamana ditemukan kasus- kasus pengrusakan mangrove karena selama ini pengrusakan itu belum pernah tersentuh hukum. "Kami karang taruna siap berada di belakang masyarakat untuk pendampingan hukum apabila ditemukan kasus pengrusakan ini" tegas Rifai.
Sementara itu menurut Nugroho selaku ketua panitia kegiatan penanaman mangrove, ditargetkan akan menanam 10 ribu bibit mangrove oleh anggota Karang Taruna. "Sumber dana penanaman ini berasal dari APBD Kabupaten Pati serta CSR dari perusahaan- perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini",jelasnya. (J02) 

Desember 28, 2017

Anggota Karang Taruna Harus Lebih Bisa Bermanfaat Untuk Lingkungan Sekitar

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Karang Taruna sebagai garda utama pembangunan kesejahteraan sosial dan wadah pengembangan bagi generasi muda.
Menyadari hal tersebut Pengurus Karang Taruna kabupaten dan pengurus Karang Taruna kecamatan Dawe mengadakan Pembinaan Manajemen Karang Taruna di Aula Balai Desa Kandangmas Kec Dawe Kab Kudus.

Saefudin ketua Karang Taruna kecamatan Dawe berharap dengan kegiatan ini semakin menambah kekompakan dan lebih semangat lagi dalam segala kegiatan, dengan pembinaan manajemen organisasi karang taruna bisa berguna bagi kita sendiri dan khususnya organisasi.

Sedangkan ketua Karang Taruna Kabupaten Kudus  Fiza Akbar S.Stp.M dihadapan anggota Karang Taruna se kecamatan Dawe,Kanis 28/12/2017 menekankan, Karang Taruna adalah pejuang masa depan karena organisasi karang taruna adalah organisasi sosial yang ingin membangun masyarakat.

Sebagai organisasi sosial dan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda diwilayah Desa/Kelurahan.

"Sebagai Anggota Karang Taruna, saatnya tunjukkan peran agar lebih bisa bermanfaat bagi masyarakat, jaga kekompakan "lanjutnya.(J02)

Desember 23, 2017

Menwa SAT 954 Yudhagama Gelar Pelatihan Bela Negara Bagi Mahasiswa STAIN

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Komandan Koramil Bae Kapten Inf Sulikan menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Bela Negara tingkat Mahasiswa STAIN Kudus dan sebagai komandan Upacara Khoirul Umam dari Menwa Satuan 954 Yudhagama STAIN Kudus.

Upacara sendiri dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat Kampus STAIN Jl Conge Desa Ngembalrejo kecamatan Bae Kab.Kudus.

Kapten Inf Sulikan Komandan Koramil Bae dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara menyatakan rasa bela negara yang ada pada jiwa kita semua harus kita jaga. Sekecil apapun adek-adek berbuat pada lingkungan adek berada dengan ilmu yang kita miliki demi mempertahankan Indonesia. Saya merasa bangga adek-adek tetap mencintai Indonesia.

" Saya harapkan adek-adek bisa menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi Indonesia karena Era globalisasi yang pesat ini kita harus tetap kuat dalam membangun benteng nasionalisme agar tidak mudah dipengaruhi, jangan mudah kita diadudomba", kegiatan ini merupakan awal dari belanegara dan kesetiaan kita kepada NKRI, ujarnya di hadapan Mahasiswa STAIN, Sabtu 23/12/2017.

Tugas kita sebagai generasi penerus bangsa adalah mengawal apa yang telah diperjuangkan oleh pendahulu kita yaitu tetap mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara, UUD 1945 sebagai landasan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia dan bendera Merah Putih satu-satunya bendera kita dan Bhineka tunggal ika adalah satu-satunya alat perekat bangsa,Lanjut kemudian. (J02)

Oktober 30, 2017

Puncak Acara Bulan Bhakti ke 57 Karang Taruna Kabupaten Kudus Gelar Lomba Lintas Alam Di Wonosoco

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bulan Bhakti karang taruna yang ke 57 tahun 2017 ini di peringati dengan sangat meriah sekali dengan berbagai macam kegiatan, Berbeda dengan peringatanyang sama pada tahun yang lalu.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Rangkaian kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti karang Taruna telah di mulai dan diselenggarakan oleh jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten kudus sejak awal bulan September yang lalu dan Puncak kegiatan dilaksanakan hari ini dengan menggelar Lomba Lintas Alam(Lolinal).

Pengurus karang Taruna kabupaten kudus menggelar Lomba Lintas Alam yang diikuti oleh ratusan tim baik dari anggota Karang Taruna maupun tim non kaanggota Karang Taruna seperti Pecinta Alam dan para Pelajar.
Sekitar 90 tim peserta yang berasal dari anggota Karang Taruna seKabupaten kudus mengikuti Lolinal dan ada 30 tim yang berasal dari non anggota Karang Taruna.

Lomba Lintas Alam yang mengambil tempat di Desa Wonosoco Undaan Kudus, Ahad 29/10/2017 ini bertujuan, Selain sebagai ajang silaturrohmi antar anggota karang Taruna yang ada di kabupaten kudus Lolinal ini juga untuk semakin menumbuhkan rasa cinta pada Alam dan menambah solidaritas sesama anggota karang Taruna, kata Fiza Akbar Ketua karang Taruna Kabupaten kudus.

Sementara Arif Indaryanto salah satu  Panitia yang juga asisten juri dalam Lomba Lintas Alam ini menjelaskan," Ada 4 pos yang harus di lalui oleh setiap tim peserta dan dari masing-masing pos akan ada tim juri yang akan memberikan soal ataupun tugas yang berbeda-beda"

Pos Pertama akan diujikan tentang materi PBB dengan juri dari anggota Koramil Undaan, Pos ke Dua dengan materi P3K oleh BPBD kabuten Kudus, Pos ke Tiga oleh Karang Taruna Kabupaten dengan soal_ soal mengenai Wawasan kebangsaan dan kekarangtarunaan sedangkan pos terakhir diisi oleh Yel-yel dari masing-masing tim sebagai bukti kekompakan dan kerja sama selama event lintas alam.

Nur Wahyudi(20) satu dari sekian ratus peserta Lolinal yang berasal dari Taruna Bakti, Karang Taruna Kelurahan Wergu wetan, kepada tim JURNALPANTURA.COM menceritakan betapa serunya kegiatan hari ini.Tidak hanya menambah teman karena bertemu dengan anggota Karang Taruna se Kabupaten Kudus, Yang paling penting kami mendapatkan pengetahuan yang baru yaitu mengetahui bagaimana cara mengatasi patah tulang bagian luar dan juga menambah wawasan.

"Kepada Panitia kami apresiasi sekali dan kami bangga bisa mengikuti kegiatan ini,Tahun depan agar lebih di sempurnakan lagi" Ujar Yudi.Walau kami tadi sempat protes kepada pihak panitia karen kurangnya personil juri yang ada di Pos 1 dan Pos 2, Seharusnya di ke dua Pos tersebut personilnya ditambah tidak hanya 2 orang, sehingga proses penjurian membutuhkan waktu yang lama dan itu banyak membuat protes para peserta.(J02)



Oktober 23, 2017

Ketua PP IPNU Dijadwalkan Hadiri Pengajian HSN Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Peringatan Hari Santri Nasional telah menjadi moment sakral bagi warga Indonesia, khususnya para santri.
Setelah Kepres no 22 tahun 2015 digulirkan, Seluruh elemen masyarakat indonesia menyambut dengan riang, Apalagi keluarga besar Nahdlatul Ulama' yang menjadi salah satu penggagas utama terlahirnya Peringatan Hari Santri Nasional.

HSN merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam memerdekakan dan menjaga kemerdekaan Bangsa ini, Tanpa takdzimnya santri akan titah kyai kemungkinan Bangsa ini masih dalam hegemoni Penjajahan.

Pelaksanaan HSN tahun 2017 ini menjadi tahun ketiga penyenggaraan Hari Santri, Seperti dibeberapa daerah yang lain, Kabupaten Kudus yang memang tercatat memiliki Ulama' Kharismatik Seperti Almaghfirullah KHR Asnawi (Pendiri dan Penggerak Nahdlatul Ulama) juga  menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk meramaikan Hari Santri ini.

Mulai dari sarasehan santri, Napak tilas (perjuangan pahlawan, santri dan ulama), Pembacaan 1 Milyar Sholawat Nariyah, Mlaku mlaku bareng santri dan Pengajian 'Santri bersholawat'.

Dari beberapa kegiatan tersebut Pengajian Santri Bersholawat ini menjadi kegiatan yang paking dinanti nanti.Karena pengajian tersebut akan dirawuhi langsung oleh Beliau Habib Lutfi bin yahya, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan KH. Maimun Zubair.

Selain dihadiri oleh para Ulama dan Habaib, pengajian yang akan dilaksanakan pada tanggal 23/10/2017  Senin malam di Alun-alun Kab  Kudus ini juga akan dihadiri langsung oleh Ketua PP IPNU.

Rekan Dwi Syaifullah yang saat ini diberi amanah menjadi Ketua kaderisasi PP IPNU dijadwalkan turut mengawal Habaib dan para Kyai dalam pengajian tersebut."Sebagai bentuk takdzim saya seorang santri, sekaligus keinginan untuk ngalap berkah dan juga menimba ilmu, maka saya harus siap turun ke daerah daerah"Tutur Rekan Dwi kepada tim JURNALPANTURA.COM.

Beliau juga menambahkan himbaun kepada kader IPNU dan IPPNU untuk turut hadir dalam pengajian tersebut agar mendapatkan berkah dalam berorganisasi dan juga kehidupan sehari hari.(J012)

Karang Taruna "Taruna Bhakti" Jadi Yang Terbaik Dalam Lomba Cerdas Cermat Dalam Rangka Bulan Bakhti Karang Taruna Tahun 2017

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Masih dalam rangka Bulan Bhakti Karang Taruna yang ke 57, Pengurus Karang Taruna Kabupaten Kudus kembali menggelar berbagai macam lomba untuk memeriahkan Ulang Tahun Organisasi Kepemudaan tersebut.

Setelah sebelumnya Ahad 15/10/2017, Berlangsung lomba Paduan Suara yang diikuti dari Karang Taruna Desa dan Kelurahan se Kabupaten Kudus.
Di tempat yang sama, Di Pendopo Wakil Bupati di Jl Diponegoro Burikan, Pengurus Karang Taruna kabupaten  kembali menggelar Lomba Cerdas Cermat untuk para anggota Karang Taruna yang ada di berbagai Desa dan Kelurahan di kabupaten Kudus.Ahad, 22/10/2017.

Lomba Cerdas Cermat ini diikuti oleh 19 tim.Untuk 1 tim terdiri dari 3 orang anggota dalam satu desa/kelurahan dan Satu Desa/kelurahan hanya berhak mengirimkan satu perwakilan.

Menurut Ketua Karang Taruna kabupaten Kudus, Fiza Akbar kepada JURNALPANTURA.COM saat meliput kegiatan tersebut mengatakan, Berbagai macam lomba yang diadakan ini sebagai sebuah kegiatan semi kompetitif dengan tujuan agar para anggota Karang Taruna lebih bisa berperan aktif, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Lebih lanjut Fiza juga menjelaskan, "Karang Taruna sebagai salah satu organisasi Kepemudaan yang secara resmi milik Pemerintah, sudah semestinya para anggota Karang Taruna memiliki kepedulian tinggi terhadap program-program Pemerintah".

Dalam Lomba Cerdas Cermat yang diikuti oleh 19 tim ini, sebagai juara 1 adalah Tim LCC dari Karang Taruna "Taruna Bhakti" Wergu Wetan, Kemudian diikuti oleh Karang Taruna Gondosari sebagai Juara 2 dan Karang Taruna Panjunan sebagai Juara 3 bersama Karang Taruna Krandon.(J02)

Oktober 09, 2017

Disdikpora Selenggarakan Pameran Hasil Karya Pemuda Di SMKN 1 Kudus, Tanggal 16 Dan 17 Oktober

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Kudus mengadakan Rapat Koordinasi persiapan akhir untuk Pameran Prestasi Hasil Karya para pemuda dan pemudi Kudus.
Rakor sendiri diikuti oleh perwakilan UPT Pendidikan kecamatan se-Kabupaten Kudus dan Perwakilan dari Karang Taruna.

Turut hadir dalam Rakor tersebut, Kabid Kepemudaan Disdikpora Minan S.Pd, Kasi Pembinaan, Kelembagaan dan Kepemudaan Disdikpora Dra. Murti Santoso. MM, Kasi Kesra dan Ekbang masing-masing kecamatan.

Kabid Kepemudaan dalam sambutannya, Mengharap acara pameran prestasi hasil karya pemuda di laksanakan dengan betul-betul semangat.
"Piihak kecamatan serta UPT Pendidikan harus berkolaborasi dengan karang taruna di wilayah  kecamatan masing-masing"imbuh Minan S.Pd saat Rakor di Aula Disdikpora Kompleks Perkantoran Mejobo, Senin 09/10/2017.

Pihak Disdikpora Kab.Kudus  akan membuat surat ke masing-masing kecamatan agar bisa di tindak lanjuti para camat ke masing masing kepala desa dengan adanya kegiatan pameran tersebut.

" Kegiatan pameran ini tidak hanya sekedar memamerkan prodak saja tapi juga pembinaan secara langsung dengan para kelompok karang taruna agar bisa kreatif dan lebih Maju " tambah Kabid Kepemudaan menjelaskan.

Sedangkan Kasi Pembinaan, Kelembagaan Kepemudaan, Dra. Murti Santi MM dalam Rakor menyampaikan, Untuk Pameran nantinya akan dilaksanakan di ruangan tertutup agar lebih aman.
" Untuk pelaksanaan Pameran sendiri akan dilaksanakan di SMKN 1 Kudus, Mulai tanggal 16-17/10/2017 "Dra. Murti Santi MM menjelaskan.

Untuk Ukuran tempatnya stan 4 x 4 dan  yang jaga di dalam stan pameran  di waktu pembukaan hanya di perbolehkan 2 (dua) orang.
Dari pihak Disdikpora memfasilitasi baju batik untuk peserta jaga, yang akan kita bagikan ke masing-masing kecamatan untuk di pakai di waktu pembukaan pameran.(J02)

Oktober 08, 2017

FPKT Kota Menjadi Yang Terbaik Diikuti FPKT Jati Dan FPKT Mejobo Dalam Lomba FPKT Oleh Karang Taruna kabupaten Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Setelah menggelar lomba Karang Taruna Berprestasi tingkat Desa dan Kelurahan se Kabupaten Kudus, pada Ahad 01/10/2017 yang lalu.Hari ini Karang Taruna Kabupaten Kudus kembali mengadakan lomba yang kali ini pesertanya adalah FPKT (Forum Pengurus Karang Taruna) tingkat kecamatan. 
Berbagai macam kegiatan yang diadakan oleh Karang Taruna kabupaten Kudus ini, dalam rangkaian memeperingati bulan bhakti Karang Taruna 2017, Untuk memeriahkan hari ulang tahun organisasi pemuda tersebut yang ke 57.
Ketua Karang Taruna kabupaten Kudus, Fiza Akbar mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini dimaksudkan sebagai sebuah kegiatan semi kompetitif yang bertujuan  untuk meningkatkan kebangkitan peran aktif pemuda dalam upaya membantu pemerintah untuk kepedulian kepada masyarakat. 
Fiza menjelaskan, Untuk lomba yang telah dilaksanakan pada Ahad yang lalu, yaitu Lomba Karang Taruna Berprestasi tingkat Desa dan Kelurahan, untuk tahun ini yang terpilih menjadi terbaik adalah Karang Taruna dari Desa Bulung, Jekulo kemudian Kelurahan Panjunan, Kota dan disusul oleh Desa Sidorekso, Kaliwungu. Untuk Karang Taruna yang tahun ini belum beruntung jangan patah semangat, karena kegiatan ini bukan untuk mencari yang terbaik.
Sedangkan uuntuk lomba FPKT tingkat kecamatan dan diikuti oleh lima FPKT dari sembilan kecamatan yang ada di kabupaten Kudus yang dilaksanakan, Ahad 08/10 /2017 di Rumah Dinas Wakil Bupati Kudus turut Desa Barongan, FPKT Kota menjadi yang terbaik diikuti oleh FPKT Jati dan FPKT Mejobo.
“Kami ingin anggota karang taruna bisa lebih mandiri dalam berkarya dan focus pada kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, karena bagaimana pun juga karang taruna adalah satu-satunya organisasi kepemudaan yang resmi berada dibawah pemerintah,” ujarnya.(J02) 

Karang Taruna kabupaten Kudus Adakan kegiatan Dalam Rangka Bulan Bakhti ke 57

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Karang Taruna sebagai salah satu organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda di wilayah desa/kelurahan bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, karang taruna bersama‑sama dengan pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial baik yang bersifat preventif, rehabilitatif maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.

Dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna ke 57, Karang Taruna kabupaten Kudus mengadakan rangkaian kegiatan yang dimulai bulan September sebagai bulan Bhakti.

Di awali dengan kegiatan Tahlil Bersama yang mengambil tempat di Makam Syeh Sadzali Rejenu,pada 25/10/2017. Kemudian beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, Lomba Karang Taruna Berprestasi, Lomba FPKT kecamatan Berprestasi, Lomba LCC dan Lomba Lintas Alam dengan Start dan Finish di kawasan Wonosoco, Undaan.

Fiza Akbar dalam keteranganya kepada JURNALPANTURA.COM menyampaikan, kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna tahun ini merupakan kegiatan yang pertama kali diadakan dan akan menjadi agenda tahunan."Kami berharap kegiatan ini akan menjadi titik awal kebangkitan dan menjadi pemacu semangat dari anggota karang taruna, Agar bisa lebih Berprestasi dan tentunya menjadi garda terdepan dalam membantu mensukseskan program2 pemerintah " tambahnya (J02)


Oktober 07, 2017

Pagar Nusa Selenggarakan Kejuaraan Cabang Ke 3 Bagi Atlet Putra Dan Putri

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bertempat di Gedung Graha Yudha Reksa Desa Kirig Kec Mejobo Kab Kudus, berlangsung Pembukaan Kejuaraan Cabang ke 3 Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa tingkat Kabupaten Kudus.Sabtu, 07/10/2017 . Dalam kejuaraan Pencak Silat yang berlangsung selama dua hari (Sabtu - Ahad) diikuti oleh ratusan atlet baik putra maupun Putri dari tingkat pelajar MI/SD sampai MA/SMK /SLTA dengan 31 kelas kejuaraan. 

Ketua Cabang Nahdlatul Ulama Kudus Drs KH Abdul Hadi, M.Pd membuka kejuaraan pencak silat tersebut dengan didampingi oleh, AKP Sutopo Mewakili Polres, Pelda Masudi mewakili Kodim 0722, Camat Mejobo Harto Widodo, H Khusnul Khitam Ketua Pagar Nusa dan Masud ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

H Khusnul Khitam selaku ketua Pagar Nusa Kab Kudus, berharap pada kejurcab ini agar semua para atlet bisa dapat meraih prestasi yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikut dalam kejuaraan tingkat daerah di Cilacap."Berkompetisi yang yang baik dan jujur dengan mencerminkan sikap karakter dari ajaran Nahdlatul Ulama " tambahnya.

Sedangkan Masuk, Pada kegiatan kejurcab ke 3 pencak silat pagar nusa diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi dengan kemampuan yang baik sebagai generasi mendatang.
Pencak silat saat ini sudah berkembang di 50 negara dunia dan sudah pada tahun 2015 juga sudah masuk dikurikulum pendidikan sekolah sebagai kegiatan ekstra kulikuler.IPSI Kudus saat ini sangat eksis dan sudah banyak meraih prestasi pada setiap kejuaraan Popda.
"Harapan saya untuk atlet dari pagar nusa nantinya bisa dapat meraih juara umum dalam setiap tingkat kejuaraan", Untuk meraih semua itu harus perlu perjuangan keras dan meningkatkan waktu untuk berlatih agar lebih maksimal, jelas Masud menjelaskan.(J02)

Agustus 23, 2017

Hadirilah Sarasehan Kesejarahan Di Exs Stasiun Wergu Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Masih dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke 72, Karang Taruna "Taruna Bakti" Kelurahan Wergu wetan Kecamatan kota Kudus, mengadakan SARASEHAN SEJARAH tentang STASIUN KUDUS.Dalam Sarasehan tersebut nantinya akan di jelaskan secara gamblang di sertakan bukti dan fakta tentang STASIUN Kudus, Komponen, Khasanah, Kebanggaan  dan Kota.

Disamping Sarasehan Sejarah, menurut ketua Karang Taruna, Arif Indaryanto "Besuk malam Ahad bertempat di Stasiun tidak hanya Sarasehan tapi masih ada acara lainya, seperti, penyerahan hadiah lomba photography dg tema stasiun, pemutaran film dokumenter".
Sedangkan pelaksanaan Sarasehan tersebut, besuk Sabtu malam Minggu, 26/08/2017, 19.30 - selesai, BerTempat di Stasiun Kudus.

Sebagai Narasumber yang akan mengisi acara, Masan, SE, MM (Ketua DPRD Kab. Kudus), Drs. Sutiyono, M.Pd (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kudus, Edy Supratno (Sejarahwan Kudus).(

#Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus.
#Omah Dongeng Marwah.
#Jenank.
#Banyu Mili Production.
#Jurnal Pantura.

Agustus 21, 2017

Pelantikan Pengurus Karang Taruna Di Tepi Kali Gelis Oleh Camat Kota Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Ada yang berbeda dengan suasana bantaran sungai di Desa Singocandi sore ini.Banyaknya Umbul-umbul dan berkumpulnya muda-mudi dengan memakai seragam, menunjukann akan di gelarnya sebuah event di tempat tersebut.Adalah Karang Taruna yang mempunyai hajat yaitu akan dilantiknya Pengurus Karang Taruna Kecamatan Kota, Ahad 20/08/2017.

Karang Taruna merupakan perkumpulan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat. khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan generasi muda dalam upaya mengembangkan kegiatan Pelayanan Kesejahteraan Sosial dan usaha ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada.

Terpilih nya tepian kali gelis yang terletak di Desa Singocandi ini merupakan sejarah baru bagi Karangtaruna Kecamatan.Catur Widiyanto sebagai camat kota yang berinisiatif menyelenggarakan Pelantikan Karang Taruna Kecamatan kota, berharap agar Anggota karang taruna lebih peduli lagi dengan dengan kebersihan dan ikut menjaga kelestarian alam, khususnya Sungai." Anggota Karang Taruna harus lebih peka terhadap kondisi yang ada di sekitar nya, bisa lebih baik dalam membangun komunikasi dengan pejabat yang ada di Desa nya" 

Dalam pelaksanaan pelantikan Pengurus Karang Taruna Desa/kelurahan se-Kecamatan Kota dan Pelantikan Anggota Karang Taruna Kecamatan kota, di hadiri oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten, Lurah dan kepala desa yang ada di kec kota, Kapolsek Kota, Danramil, UPT Puskesmas, UPT Dinas sosial dan Anggota karang taruna se-Kecamatan kota.

Miftah Baedlowi S.PD I sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan kota mengharapkan agar keberadaan Karang Taruna bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat." Untuk itu saya mengajak kepada anggota karang taruna agar bisa berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan ikut berperan aktif mendorong program agar dampak positif nya sesegera mungkin bisa di rasakan manfaatnya".( J02 )

Agustus 18, 2017

Detik-Detik Proklamasi Di Exs Stasiun Wergu Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Ada yang berbeda pada pagi ini, di sekitar lokasi exs Stasiun Kudus yang jga  bekas Pasar Wergu.Banyak Anggota pasukan dan Pemuda/Pemudi yang bergerombol di jalanan menuju lokasi Stasiun.Ternyata mereka adalah anggota komonitas Onto-Onto Tok yang akan mengikuti Upacara Bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan Ri ke 72.
Adalah Taruna Bakti nama dari Karang Taruna Kelurahan  Wergu wetan bekerjasama dengan Komonitas Jenank dan beberapa komonitas yang peduli dengan sejarah, Akan menyelenggarakan Upacara Bendera Merah Putih dan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72 di dalam exs Stasiun Wergu Kudus.
Sebagai Inspektur Upacara adalah Edi Supratno Sejarawan Kudus yang juga Seorang Dosen di STIBI Syeh Jangkung Pati, sebagai komandan upacara diwakili dri komonitas Jenank, Pembaca UUD 1945 dari Komonitas kresek, Pengibar Bendera dari Racana UMK, .Selain dari Komonitas Jenank dan OOT " Onto-Onto Tok" dengan jumlah terbanyak dan menarik perhatian masyarakat sekitar, Peserta Upacara juga berasal dari Omah Dongeng Marwah, Komonitas Kresek, Santri Menara, Racana UMK, Hikmah Kreatif, Kudus Mengajar, Paradigma STAIN Kudus, Paguyuban Sosial RW III Wergu Wetan.

Dalam sambutannya Edy Supratno " Stasiun Kudus sebagai saksi bisu tentang kemajuan transportasi saat itu dan juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah Kemerdekaan, stasiun yang berdiri sejak 15 Maret 1884.Pada masa agresi Belanda 1, 21 Juli 1947, Stasiun Kudus tak luput menjadi sasaran serangan Belanda dan sampai saat ini, masih ada bekas pada lubang kaca yang ada di Stasiun" 
Dengan mengusung tema, Gelora Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan, “Kami mencoba membangkitkan kembali gelora dan semangat para pejuang jaman kemerdekaan dahulu kepada para pemuda dan remaja di sekitar stasiun ini, bahwa ditempat ini pula pernah terjadi aktifitas heroik yang dilakukan oleh para pendahulu kita demi mempertahankan kemerdekaan,” ujar Arif Indaryanto ketua Karang Taruna ‘Taruna Bhakti’ Kelurahan Wergu wetan.
Di tempat terpisah, Ibu Sri (58) salah satu warga yang ikut hadir, merasa terharu dan mengaku baru sekarang melihat dan merasakan suasana berbeda di sekitar Stasiun, sebagai warga asli sekitar paham betul akan kondisi stasiun dulu dan sekarang.Perasaan haru dan hikmat waktu pengibaran bendera merah putih mgkin dialami semua peserta upacara, suasana hening sewaktu lagu Indonesia Raya di kumandangkan membuat beberapa warga sepuh yang hadir di Upacara menitikkan air matanya.
Kini bangunan Stasiun sepi dan tetap menjadi saksi bisu bahkan akan rusak karena usia.Jika Pemerintah acuh dan enggan menjaga bangunan-bangunan bersejarah salah satunya stasiun ini, di sisi lainya banyak rumor dan isu yang meresahkan, akan di alih fungsikan bangunan stasiun menjadi pusat perbelanjaan/kuliner.(J02)

Agustus 07, 2017

Resik - resik Stasiun Kudus Peninggalan Sejarah Tempo Doeloe

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai dan melestarikan peninggalan sejarah tempo doeloe, Karang Taruna "Taruna Bhakti" dan Paguyuban Sosial RW.III Kelurahan Wergu Wetan Kudus bersama masyarakat sekitar mengadakan kegiatan"resik resik" Stasiun Kudus pada hari Minggu, 7 Agustus 2017.
Dalam keterannganya, Ketua Karang Taruna "Taruna Bhakti" Arif Indaryanto " tujuan kegiatan ini merupakan langkah awal mereview masyarakat Kudus khususnya Pemuda agar mencintai dan menghargai peninggalan sejarah masa lalu " selanjutnya dituangkan dalam   rangkaian acara HUT Kemerdekaan RI ke-72 th dan juga akan diadakannya Saresehan Sejarah dengan tema "STASIUN KUDUS SEBAGAI KOMPONEN KHASANAH KEBANGGAAN KOTA" serta Lomba Fotografi "PESONA STASIUN KUDUS"
" Sebenarnya menjaga dan melestarikan bangunan-sejarah itu tidak hanya menjadi kewajiban Pemerintah saja,tetapi semua komponen yanga ada di masyarakat,khususnya peran serta Pemuda dan pemudi di dalamya " Muhammad Prantoko ketua Paguyuban Sosial RW III turut menambahkan.
Acara ini di jadwalkan akan diikuti oleh berbagai elemen kepemudaan dan masyarakat pemerhati sejarah, diantaranya Komonitas Jenank dan Rumah Dongeng Marwah, sampai berakhirnya kegiatan ini dua komonitas yang dari awal mengagendakan kegiatan ini tidak tampak karena adanya kegiatankegiatan di tempat lain(J03)

Agustus 05, 2017

Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Pati di Karantina Di Kebun Jolong

by


JURNALPANTURA.COM, Pati - Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Pati, Jumat 04/08/2017 Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pati, Haryanto SH.MM.Msi, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri A.K. S.sos, Wakil Bupati terpilih Saiful Arifin, Forkopimda Kabupaten Pati, Kepala Dinas olahraga dan kebudayaan kabupaten Pati, Camat se-Kabupaten Pati, Komunitas Bolo Pragolo dan tamu undangan sekitar 300 orang.
Final Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pati tahun 2017 berlangsung meriah. Bertempat di pasar Pragolo Kecamatan Margorejo.
Dalam sambutannya, Bupati Pati Bpk Haryanto SH, MM, M.Si mengatakan, " Kepada para Juri saya harap yang profesional pilih yang benar-benar dan mempunyai kemampuan yang lebih Bagus " Kabupaten Pati saat ini tengah  berupaya mengangkat potensi pariwisata yang ada di Pati.
Peserta mengikuti Karantina dan Pembekalan Finalis pada tanggal 1-2 Agustus 2017. Setelah pembekalan oleh Bupati Pati karantina dilanjutkan karantina di Agrowisata Kebun Jolong. Tidak hanya menampilkan kecantikan dan ketampanan finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pati, namun calon ikon wisata daerah ini juga dituntut untuk mengenali potensi wisata daerah. Untuk masuk finalis, peserta melalui tahap yang panjang. Peserta melewati tes tertulis, meliputi tes Bahasa Inggris, Seni Budaya Jawa, Pengetahuan Kepariwisataan, serta Ngadi Saliro dan Modelling. Selain itu juga tes wawancara meliputi tes Bahasa Inggris, Seni Budaya Jawa, Psikologi, Pengetahuan Kepariwisataan, serta Bakat dan Ketrampilan).
Dari 20 Finalis yang mengikuti,terrpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Pati 2017 yakni Fariski Bagus Kurniawan dari SMA Negeri 3 Pati serta Gunita Wahyu Sekyanti dari umum. Duta Wisata Pati yang terpilih akan mewakili pati di ajang serupa ditingkat provinsi. Sedangkan juara 2 adalah Bernike Emanuela dari dan Ervan Rivaldi, juara 3 adalah Said Sukawijaya dan Mitha Elsa Melinda, sebagai juara favorit adalah Maharani Sukma dan Muh. Kevin Dian A, Juara Kepribadian adalah Jason Theosebya dan Shinta Yunita, dan Juara Intelejensia Satria Kumala Seta dan Rizki Noor.( J02)

Disdikpora Kab Pati Selenggarakan Pameran karya Pemuda

by
JURNALPANTURA.COM,Pati - Dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan pemuda di Kabupaten Pati, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata menyelenggarakan Pameran Hasil Karya Pemuda pada hari Kamis sampai Jumat, 3-4 Agustus 2017 bertempat di halaman Pasar Pragolo Pati. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok usaha pemuda yang tergabung dalam UMKM HIPMI sebanyak 30 peserta.
Acara ini dibuka oleh Bupati Pati yang diwakilkan oleh Plt. Setda Kab. Pati Ir. Suharyono, MM. didampingi oleh Bapak. Forkominda dan Kepala Dinporapar. Ditandai dengan Pemukulan Gong (Kamis, 03/08/2017).
DSC00732
Dalam pembukaan acara tersebut Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Bp. Sigit Hartoko, SH. menyebutkan bahwa “Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, bagi para pemuda dan lembaga kepemudaan di Kabupaten Pati agar mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah di Kabupaten Pati. Meningkatkan jiwa dan semangat kegotongroyongan pemuda melalui pengembangan usaha ekonomi produktif, memperkenalkan hasil karya pemuda Kab. Pati kepada masyarakat umum.”

Plt. Setda Kab. Pati Ir. Suharyono, MM. mengapresiasi peserta yang sudah turut menyemarakkan acara ini, serta berharap besar kepada pemuda di Kabupaten Pati supaya produktif dalam umkm yang berbasis teknologi informasi. Disampaikan dalam sambutannya, “penurunan angka pengangguran ditunjang oleh meningkatnya aplikasi berbasis teknologi informasi yang ditunjang oleh pemuda kita. Dari data BPS, bahwa industri digital telah mengubah kondisi perekonomian Indonesia, dan pahlawan dibalik layarnya adalah generasi muda yang meluncurkan potensi positif lewat teknologi informasi.”
Terciptanya generasi muda yang berpotensi harus bersinergi dengan seluruh dinas terkait.“Harapannya selain pameran karya pemuda yang telah digalakkan, OPD terkait juga diharapkan bisa bersinergi dengan Dinas Kominfo Pati untuk membuat komunitas karya pemuda yang berbasis terknologi informasi baik local dan global.” lanjutnya.(J02)

Top Ad 728x90