Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Mei 04, 2018

Sebelum Ramadhan Kantor Baznas Harus Sudah Terealisasi, Harap Bupati Kudus Saat Lantik Anggota Baznas

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Bupati Kudus H Musthofa SE.MM mengintruksikan kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kudus untuk sesegera mensosialisasikan kegiatannya, sehingga masyarakat di Kabupaten Kudus dapat berperan dan turut serta meningkatkan gerakan sadar zakat dengan begitu membantu upaya pengentasan kemiskinan.

Baznas Kudus harus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar zakat mampu menjadi energi perubahan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat supaya memanfaatkan Lembaga nya, harapan Bupati Kudus saat melantik pengurus BAZNAS Kudus di Pendopo Kabupaten Kudus. Jumat,
04/04/2018.

Ia berharap, dukungan OPD dan Kecamatan untuk membantu mensosialisasikan Baznas Kudus agar mendapat kepercayaan masyarakat. Itu dilakukan supaya Baznas Kudus bisa melaksanakan tugas-tugasnya dan tidak berjalan sendiri, sehingga pengumpulan zakat yang dilakukan Baznas bisa bertambah.

“Sebelum Ramadhan atau sebelum saya meninggalkan jabatan ini, sudah ada penetapan untuk kantor BAZNAS Kudus," ungkap Bupati dua periode ini.

Sementara kepengurusan Baznas periode 2018-2023 ya g dilantik sebanyak 2 orang pengurus, sebagai Ketua Baznas Kabupaten Kudus  Drs. H. Aris Samsul Ma'arif dan KH. Makruf Sidiq, sebagai wakil ketua.

KH. Ahmad Daroji, Ketua BAZNAS Jateng dalam penjelasannya menyampaikan, Zakat bukan hanya kewajiban tetapi kebutuhan kita sebagai manusia, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT.

"Dengan berzakat kita sudah mensucikan penghasilan kita, dengan berzakat kita termasuk sudah berperan aktif mengentaskan kemiskinan." tuturnya dihadapan tamu undangan yang terdiri dari Ketua MUI, perwakilan dari Kodim dan Polres Kudus serta para kepala Dinas di lingkungan Pemkab Kudus dan juga dari Muhammadiyah dan NU.  (J02 /A01)

Maret 17, 2018

Pelepasan Burung Merpati Pada Perayaan Magha Puja Sebagai Tanda Kebebasan Beragama

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Hari Raya Magha Puja merupakan salah satu hari besar Agama Budha selain Vesak, Asalha (Asadha) dan Kathina. Hari Magha Puja adalah hari ketika empat peristiwa penting terjadi dalam Agama Buddha.

Pada saat itulah 1.250 Arahant berkumpul di hadapan Sri Buddha tanpa diundang. Hari suci ini dirayakan setiap bulan purnama ini diambil dari nama bulan ke 10  dalam penanggalan India kuno yaitu bulan Magha.

Bertempat di Vihara Giri Kusala Dusun Jambu RT 05 RW I Desa Rahtawu, puluhan umat Budha Kabupaten Kudus menggelar perayaan Magha Puja 2561 Be / 2018.

Pada perayaan Magha Puja kali ini turut hadir  Biksu Marga Wirya dari Semarang dan Banthe Sujanu yang merupakan Banthe karesidenan Pati.

Dalam sambutannya Drs H Nur Badi, Kepala Kemenag Kabupaten Kudus menyampaikan, Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa mari kita bersama mengingat kembali Magha Puja 2561 sebelum masehi. Pemeluk agama apapun selagi masih memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 akan hidup rukun saling menghormati antar pemeluk agama.

"Seluruh perguruan tinggi agama di Indonesia diharuskan memberikan Dharma bhaktinya kepada masyarakat, meningkatkan kualitas hidup beragama rukun sesama agama dan antar umat beragama," kata Kemenag.

Banthe Karesidenan Pati, Banthe Sujanu menjelaskan bahwa Magha Puja itu nama bulan, yaitu berkumpulnya Bikhu Suci berjumlah 1250. Pertemuan sang Budha pada Sari Pota mengulang intisari sang Budha yang artinya mempunyai kesabaran.

"Kegiatan apapun membutuhkan kesabaran,mereka yang masih menyakiti menganiaya mahluk lain tidak pantas disebut samana," ucapnya.

Tidak boleh berbuat jahat karena kejahatan sumber segala kesulitan, Jelas Banthe Sujanu.

Perayaan Magha Puja tahun ini di tandai pelepasan burung merpati secara bersama sebagai simbol kebebasan beragama. (J02 /A01)

Empat Biksu Akan Hadiri Maga Puja Di Rahtawu

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Desa Rahtawu merupakan Desa diujung utara Kudus. Untuk sampai di Rahtawu membutuhkan mental yang kuat karena harus melalui jalan berkelok-kelok, sebanding dengan pemandangan alam sepanjang jalan menuju Rahtawu.

Jarak dari Ibu Kota Kabupaten Kudus hampir mencapai 15 KM. Saat melintas, tentunya disuguhi keelokan alam dan panorama pegunungan serta gemricik aliran hulu Sungai Gelis.

Di desa ini, masyarakatnya merupakan pemeluk agama Islam, Budha dan Kristen. Tingkat toleransi sangat kental sekalai dengan nuansa perdesaan.

Pemeluk Agama Budha yang berjumlah 62 KK dengan 150 jiwa sedang lakukan persiapan perayaan Hari Raya Maga Puja.

Maga Puja sendiri merupakan salah satu dari 4 hari raya yang dimiliki ajaran Budha. (Waisak, Asada, Khatina, Maga Puja).

Maga Puja adalah perayaan yang dilakukan dibulan Maga (Maret) dengan substansi nilai perayaan yang meliputi; Peringatan berkumpulnya 1.250 Bikhu tanpa diundang, Capaian kesucian arahat / lepas dari urusan duniawi, Pentasbihan dari sang Budha secara langsung, dan yang terakhir adalah Peringatan pembeberan ajaran dama / awada pati moka.

Esensi awada pati moka adalah larangan untuk berbuat jahat, menebarkan kebajikan, mensucikan hati dan pikiran serta aktualisai inti ajaran Budha.

Keberagamaan dan toleransi di Rahtawu sangat baik. "Masyarakat sini tak pernah mengusik terkait masalah agama," terang Sugiyono, salah satu Penyuluh Agama Budha asli Rahtawu.

Bahkan, lanjut dia, saat pendirian Wihara Giri Kusala, pada 2011 silam, antar penduduk lintas agama saling menyengkuyung. "Warga muslim dilingkungan sini sangat toleran. Mereka membantu kami, begitu pula sebaliknya," ujarnya.

Kini di Desa Rahtawu tercatat ada 2 Wihara. Satu berada di Dukuh Wetan Kali dan satu lagi ada di RT 5 RW 1.

Acara Maga Puja yang akan dihelat hari ini, Sabtu 16/03/2018 akan dihadiri oleh pemeluk Budha dari Desa Rahtawu, Colo dan Tanjungrejo dengan perkiraan jamaat sebanyak 150 orang.

Dalam rencana, Kepala Kemenag Kudus, Hambali, besuk dijadwalkan akan hadir di acara ini.

Selain itu, perayaan juga akan dihadiri 4 Bhiksu dari berbagai daerah.  Sujono (Jepara), Kema Diro (Semarang), Suhu Chuan Lie (Semarang), Samodana (Boyolali). (J02 /A01)

Desember 14, 2017

Kodim 0722 Selenggarakan Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW keluarga besar Komando Distrik Militer (Kodim) 0722 Kudus dilangsungkan di  Masjid Al-Ikhlas dengan mengambil tema " Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H/2017 M sebagai keteladanan dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat".

Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mendatangkan KH Abdul Basith sebagai Pemberi Maidhoh Khasanah.
Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW momentum bagi personil Kodim untuk meneladani sifat dan mengikuti semua ajaranya. Sehingga para prajurit Kodim bisa menjalankan tugas dan kewajiban sebagai prajurit.

Tampak juga hadir dari seluruh Danramil yang ada di jajaran Kodim,  Staff dan Anggota Persit Kartika Candra Kirana.

KH Abdul Basith dalam Maidhoh Khasanah di masjid Al-Ikhlas Kodim 0722, Kamis 14/12/2017 menyampaikan, Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah momentum kebangkitan bagi umat manusia, rendahnya akhlak dan perilaku masyarakat sebelum kelahiran nabi menjadi pertanda bahwa kelahiran Muhammad sebagai penyempurna Akhlak umat manusia.(J02)

Desember 01, 2017

Pelantikan Dewan Juri Musabaqoh Qiraatil Kutub

by
JURNALPANTURA.COM, Jepara – Guyuran hujan deras mengiri pelaksaan acara Pelantikan Dewan Hakim Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK)  Tingkat Nasional VI Tahun 2017, Kamis malam 30/11/2017.
Bertempat di rumah Dinas Bupati Jepara. Hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho,S.I.K., Ketua dewan hakim MQK Prof.Dr.KH. Said Agil Husin Al Munawar,MA, para ketua kakanwil kementrian agama provinsi se Indonesia, para ketua khalifah MQK nasiaonal, unsur pemerintah provinsi jawa tengah, unsur pimpinan kanwil kemenag provinsi jawa tengah, para dewan hakim MQK,dan para pimpinan pondok pesantren dikabupaten Jepara.
Bertepatan dengan peringatan tanggal kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Acara yang mengambil tema “Dari Pesantren Untuk Menguatkan karakter dan Kepribadian Bangsa”  berlangsung lancar dan meriah banyak tokoh tokoh daerah yang hadir,dan para dewan hakim MQK yang telah mendalami dan mengahayati bidang bidang  ilmu agama islam.
Pembukaan Pelantikan Dewan Hakim dilakukan lansung oleh Bupati Jepara KH. Ahmad Marzuki dimana beliau mengucapkan selamat datang kepada semua tamu Undangan dari berbagai daerah ,dalam pidatonya beliau mengucapkanan terimakasih kepada tamu undangan yang telah datang di kabupaten Jepara, dan beliau menceritakan singkat sejarah dan keindahan kota jepara
Dalam kesempatan itu pula disampaikan surat keputusan direktur jendral pendidikan Islam tentang penyelenggaraan Musabaqoh Qiraatil Kutub yang ditetapkan oleh Direktur Jendral Prof. Dr.Phil H. Kamaruddin Amin, M.A di Jakarta tanggal 9 nov 2017. Dalam lampiran Nomor: 6220 tahun 2017 tentang penyelengaraan MQK ke VI diantaranya adalah Dewan hakim ketua: Prof.Dr.KH. Said Agil Husin Al Munawar,MA, wakil ketua: prof dr KH D. Hidayat MA. Bidang Fiqih: Dr.H. Muhidin Tahnir S.ag mthi ,kemudian bidang Nahwu ,Ahlaq, Tauhid, Fiqih dan masih banyak lagi bidang yang diharapkan betul betul dapat menjadi Dewan Hakim pada Musabaqoh Qiraatil Kutub ini.(J02) 

Oktober 23, 2017

Ketua PP IPNU Dijadwalkan Hadiri Pengajian HSN Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Peringatan Hari Santri Nasional telah menjadi moment sakral bagi warga Indonesia, khususnya para santri.
Setelah Kepres no 22 tahun 2015 digulirkan, Seluruh elemen masyarakat indonesia menyambut dengan riang, Apalagi keluarga besar Nahdlatul Ulama' yang menjadi salah satu penggagas utama terlahirnya Peringatan Hari Santri Nasional.

HSN merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan para santri dalam memerdekakan dan menjaga kemerdekaan Bangsa ini, Tanpa takdzimnya santri akan titah kyai kemungkinan Bangsa ini masih dalam hegemoni Penjajahan.

Pelaksanaan HSN tahun 2017 ini menjadi tahun ketiga penyenggaraan Hari Santri, Seperti dibeberapa daerah yang lain, Kabupaten Kudus yang memang tercatat memiliki Ulama' Kharismatik Seperti Almaghfirullah KHR Asnawi (Pendiri dan Penggerak Nahdlatul Ulama) juga  menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk meramaikan Hari Santri ini.

Mulai dari sarasehan santri, Napak tilas (perjuangan pahlawan, santri dan ulama), Pembacaan 1 Milyar Sholawat Nariyah, Mlaku mlaku bareng santri dan Pengajian 'Santri bersholawat'.

Dari beberapa kegiatan tersebut Pengajian Santri Bersholawat ini menjadi kegiatan yang paking dinanti nanti.Karena pengajian tersebut akan dirawuhi langsung oleh Beliau Habib Lutfi bin yahya, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan KH. Maimun Zubair.

Selain dihadiri oleh para Ulama dan Habaib, pengajian yang akan dilaksanakan pada tanggal 23/10/2017  Senin malam di Alun-alun Kab  Kudus ini juga akan dihadiri langsung oleh Ketua PP IPNU.

Rekan Dwi Syaifullah yang saat ini diberi amanah menjadi Ketua kaderisasi PP IPNU dijadwalkan turut mengawal Habaib dan para Kyai dalam pengajian tersebut."Sebagai bentuk takdzim saya seorang santri, sekaligus keinginan untuk ngalap berkah dan juga menimba ilmu, maka saya harus siap turun ke daerah daerah"Tutur Rekan Dwi kepada tim JURNALPANTURA.COM.

Beliau juga menambahkan himbaun kepada kader IPNU dan IPPNU untuk turut hadir dalam pengajian tersebut agar mendapatkan berkah dalam berorganisasi dan juga kehidupan sehari hari.(J012)

Oktober 22, 2017

H Slamet Riyadi Terpilih Sebagai Ketua Harian Pengurus Yasin Fadilah Kabupaten Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bupati Kudus H.Musthofa SE.MM mengukuhkan para pengurus Jamiyah Yasin Fadilah Kabupaten Kudus dan Kordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Jamiyah Yasin Fadilah. 

Tampak hadir dalam acara pengukuhan tersebut H. Mustofa Wardoyo, SE, MM (Bupati Kudus), Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo (Dandim 0722/Kudus), AKBP Agusman Gurning SIK. M.H (Kapolres Kudus), Drs. Noor Yasin, MM (Sekda Kudus), Ahmad Khamdani, Lc (MUI Kab. Kudus), Drs. H. Abdul Hadi Mpd (Ketua PC NU Kudus), Dr. Achmad Hilal Madjid (Ketua Muhamadiyah Kudus) dan para pengurus Jam'iyyatul Yasin Fadilah. 

Dalam sambutannya Bupati Kudus mengharap, Para pimpinan OPD dan Camat agar menjadi pemandu di wilayah masing-masing dan para Kades supaya segera melaksanakan  pembentukan jamiyyah Yasin Fadhilah ditingkat Desa dan  para camat harus bertanggung jawab di wilayahnya.

Saat pengukuhan dan pengambilan sumpah pengurus Jamiyah Yasin Fadilah di Pendopo Kabupaten Kudus, Ahad 23/10/2017 terpilih sebagai ketua Umum : Bupati Kudus, Ketua Harian Drs Slamet Riyadi, Ketua I H. Peter M Forum, Sekretaris  Hendi Satrimo  dan Bendahara H Junaidi.

" Kalau niat kita baik maka akan berjalan dengan baik segala urusan yang kita hadapi demi kebaikan masyarakat"tambah Musthofa.
Dengan kegiatan ini diharapkan agar makna kebaikan dan keikhlasan dalam diri manusia karena kebaikan bukan dari kita tapi dari masyarakat atau manusia.

Mari kita bersama- sama memberikan inspirasi yang terbaik karena kebaikan yang di berikan pada kita bukan berasal dari kita tapi orang lain yang akan memberikan kebaikan.
Kalau ingin menjadi sahabat maka jangan saling mendzolimi suatu saat kita akan memetik kebaikan tersebut.(J02)

September 09, 2017

Zikir Kebangsaan Al-Khitmah Dalam Rangka HUT Kudus

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Kesbangpol Kabupaten Kudus dan pengurus Al-Khitmah mengadakan Zikir Kebangsaan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Kudus yang ke 468, Jumat 08/09/20170 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Acara Zikir Kebangsaan yang diadakanoleh Yayasan  Al-Khitmah di hadirin oleh, Bupati Kudus H.Musthofa SE.MM, Kasdim 0722/ Kudus Mayor Inf Sagimin, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, S.I.K., M.Si, Masan SE,MM Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Ketua NU Kab. Kudus  Drs. H. Abdul Hadi, MPd, Ketua Al Hikmah Kudus H.Fajar Nugroho, Ketua Al Hikmah Jakarta KH.Emil sanik Tarakan, SKPD Kabupaten Kudus, Perwakilan pondok pesantren se Kabupaten Kudus, Tokoh agama dan Masyarakat Kabupaten Kudus.

KH. Emil Sanik Tarigan( ketua Al- hikmah dari jakarta) dalam sambutan pada acara Zikir tersebut, kita harus menghormati guru dan berusaha anak kita siapkan demi masa depan yang lebih baik, lestarikan kegiatan ini agar bisa bermanfaat bagi kita semua. "kegiatan Al- Hikmah ini bisa membuat kader baru dari anak kita yang akan mendoakan kita kelak kalau sudah meninggal dunia" tambahnya menjelaskan.Sedangkan sambutan dari KH Abul hadi ( ketua NU Kudus). " Semoga kegiatan zikir ini mendapat barokah dari Allah Swt, kita laksanakan dengan senang hati dan tulus iklas".

 KH Haedar Abdullah dari Surabaya saat memberikan Maidhoh khazanah nya, Sungguh amat agung dan besar dimalam ini yaitu  Allah memberi pemberian bagi hamba Hamdan ya, Dengan zikir ini semoga kita dijauhkan dari mala petaka dan diberi karunia dari langit dan bumi,  mari kita laksanakan zikir setiap saat diwaktu sehat maupun diwaktu sakit juga di waktu luang maupun di waktu sempit. "Sesungguhnya Anak dan harta kita semua adalah fitnah bagi kita tinggal bagaimana kita bisa melaksanakanya dengan baik atau jelek" KH Hamdan Abdullah menjelaskan.Mari anak anak kita didik dengan agama yang baik sehingga bisa jadi anak yang soleh dan soleh. Mari kita semua, kita doakan saudara kita muslim Rohingya dikasih kekuatan dan kesabaran. (J02)

IPHI Kudus Adakan Istigosah Kubro Dan Sholat Ghoib Bela Islam Rohingnya

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Ikatan Persaudaraan Haji  Kabupaten  Kudus mengadakan Istigosah Dan Sholat Ghoib Bela Islam Rohingnya Pada hari Jumat tanggal 08/09/2017 pukul 14.30 Web, di gedung JHK (Jam'iyyatul Hujjaj Kudus) Jln AKBP Agil Kusumadya,  turut Desa Jati Kulon. n ketua penyelenggara (Drs H.Yudhi Ernawan) yang diikuti -+ 1500 orang

Menurut keterangan dari ketua panitia Drs H. Yudhi Ernawan,  kegiatan tersebut diikuti sekitar 1500 peserta, baik dari keluarga Jaman Haji Kudus,  Masyarakat umum dan pelajar sekolah yang ada di kabupaten Kudus.
Tidak hanya dari masyarakat yang menghadiri Istigosah tersebut,  tampak hadir di JHK diantaranya,  Bupati Kudus H. Mustofa Se. MM,  Ketua Dprd kudus Mas'an Se, Kapolres Kudus, AKBP Agus anda Gurning SIK, Ketua MUI Kudus Kh Ahmad Hamdan Hamdan udin Lc, SKPD dan Camat se-Kabupaten kudus.

Dalam sholat Ghoib untuk muslim Rohingnya dengan imam sholat,  Kh Arifin Fanani.Untuk Istigosah di pimpin Ust H Aniq Muhammad Makki atau Gus Aniq.
Bupati Kudus, H Mustofa dalam sambutanya, mengucapkan banyak terima kasih kepada IPHI Kudus terhadap kegiatan ini.Harapanya semoga dengan kegiatan ini, persoalan yang ada disana segera selesaikan saudara muslim di Rohingnya bisa segera lepas dari penderitaan."Kita yang Berada di Kudus jangan sampai terprovokasi, Mari ciptakan situasi kudus yang aman dan kondusif,  berikan contoh yang baik,  karena kudus merupakan kota santai sesuai ajaran ka jeng sunat kudus" tambahnya.

Rangkaian acara Istigosah di akhiri dengan pembacaan Do'a yang dipimpin KH.Ahmadi Abdul Fattah MA dan KH.Idham Kholid.(J02)

September 07, 2017

Kapolda Jateng : Usai Shalat Jumat Peserta Aksi Solidaritas Muslim Rohingnya harus bubar

by
JURNALPANTURA.COM, Semarang - Jelang gelar aksi solidaritas muslim Rohingnya Myanmar, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Condro Kirono mengimbau massa peserta aksi solidaritas bela Rohingya segera membubarkan diri setelah melaksanakan ibadah shalat Jumat bersama di Masjid An-Nur, Kabupaten Magelang.

"Guna menjaga situasi kondusif. usai shalat Jumat, mereka harus bubar, kembali ke rumah masing-masing, tidak boleh kumpul-kumpul di kawasan masjid dan kawasan komplek candi (Candi Borobudur, red)," katanya di Semarang, Rabu (06/09/2017).

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jateng usai mengikuti rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang dipimpin Sekda Jateng Sri Puryono dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng Mudjahirin Tohir. 

Seperti diketahui, rencana aksi bela Rohingya yang semula akan dilakukan di kawasan Candi Borobudur pada Jumat (8/9) akhirnya diganti dengan ibadah shalat Jumat bersama di Masjid An-Nur, Kabupaten Magelang. 

Kapolda Jateng menegaskan, pihaknya akan menetapkan status Siaga I mulai Kamis (7/9) hingga Sabtu (9/9) terkait dengan rencana pengerahan massa dalam aksi solidaritas bela Rohingya di Kabupaten Magelang. 

 "Meski lokasi aksi dipindah ke Masjid An-Nur, tapi Polda Jateng tetap berlakukan Siaga I guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait perubahan situasi di lapangan, kita tidak boleh kecolongan," ujarnya. 

Kapolda Jateng menyebutkan, jumlah personel yang disiagakan untuk pengamanan aksi solidaritas bela Rohingya pada Jumat 8/9) adalah 25 Satuan Setingkat Kompi atau sekitar 2.500 personel, 3 SSK diantaranya dari unsur TNI. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya di berbagai media terkait dengan korban dari etnis Rohingya yang menjadi korban tindak kekerasan. (J02/DE2DA9EA)

September 01, 2017

Bupati Blora Serahkan Sapi Ke Pengurus Masjid Baitunnuur Blora

by
JURNALPANTURA.COM, Blora - Ribuan masyarakat Muslim Blora berbondong-bondong pergi ke Masjid dan lapangan terbuka, guna mengikuti sholat iedul adha.Tak terkecuali Bupati Blora Djoko Nugroho, yang melaksanakan Sholat Iedul Adha di Masjid Agung Baitunnuur Blora, Jumat 01/09/2017.

“Semua umat muslim di seluruh dunia ini merayakan Idul Adha. Bagi yang mampu, saling berbagi daging hewan kurban. Tak terkecuali dengan saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah haji. Kita doakan semoga selalu dalam lindungan Allah,” kata Bupati Djoko Nugroho.

Pelaksanaan sholat Idul Adha di masjid agung Baitunnur Blora berjalan tertib dan lancar dengan imam KH Afifudin, dan Khotib KH Abdul Ghoni.
Dalam khutbahnya, KH Abdul Ghoni, antara lain menyampaikan kisah pengorbanan Nabi Ismail dan ketauladanan serta ketaqwaan Nabi Ibrahim.

Usai pelaksanaan sholat Idul Adha diselenggarakan upaca singkat penyerahan hewan kurban di halaman depan masjid agung Baitunnur.
Penyerahan hewan kurban kepada panitia diawali oleh Bupati Blora Djoko Nugroho. Kemudian Kapolres Blora AKBP Saptono, dilanjutkan penyerahan dari sejumlah lembaga dan perorangan lainnya. Setelah diserahkan dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh panitia.

Salah seorang panitia penyembelihan hewan kurban Khoirurroziqin mengungkapkan, sementara ada enam ekor sapi dan sejumlah ekor kambing yang telah diserahkan dan akan di sembelih esuk harinya, Sabtu 02/09/2017.Panitia juga telah menyediakan 2000 kupon untuk dibagikan kepada warga masyarakat.
“Pembagian daging kurban dilakukan dua tahap dalam sehari dengan pengamanan dari petugas kepolisian dan petugas dari takmir masjid Baitunnur,” jelasnya.

Ribuan umat muslim Blora melaksanakan sholat Idul Adha di masjid Baitunnur hingga menempati alun-akun Blora. Sementara di lapangan GOR Mustika juga belangsung sholat yang sama yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Blora.

Tidak hanya di masjid agung dan GOR Mustika, hampir semua tempat ibadah muslim di wilayah Kabupaten Blora melaksanakan sholat Idul Adha. Malam harinya dikumandangkan takbir hingga pagi hari.(J02)

Agustus 23, 2017

Bupati Dan Wakil Bupati Melepas Rombongan Haji Kabupaten Pati

by
JURNALPANTURA.COM, Pati - Pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, pasangan Haryanto dan Saiful Arifin di halaman kantor Setda, memulai tugas perdana mereka dengan melepas keberangkatan jamaah haji yang berada di kloter 90, Rabu 23/08/2017.
Selain didampingi Saiful Arifin, Plt Sekda Suharyono juga turut mendampingi pemberangkatan 355 calon jamaah yang berasal dari KBIH moch Dahlan, KBIH IPHI Pati, Kecamatan Cluwak, Pucakwangi, Batangan dan Sukolilo.
Saat pelepasan jamaah itu, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah haji pada jamaah yang akan berangkat ke asrama haji Donohudan di Boyolali.
Dalam sambutannya ia berharap para jamaah haji tetap menjaga kondisi selama perjalanan hingga menjalani rangkaian ibadah disana.
Dari asrama haji Donohudan, jamaah akan berangkat langsung menuju ke Mekkah. Mengingat cuaca disana sangat terik, hingga mencapai suhu 40-50 celcius, Bupati mengingatkan para jamaah untuk bersabar dan menjaga asupan cairan tubuh.
"Kami ikut mangayugabyo dan mendoakan bapak ibu jamaah yang berangkat ini diberi kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah asal Pati tetap sehat dan kuat menjalani ibadah di tengah cuaca yang begitu terik", ungkap Bupati.
Ia juga berpesan para jamaah haji untuk selalu bersama rombongan dan tidak lepas dari pendamping haji masing- masing.
"Semoga para jamaah dapat pulang kembali ke tanah air dalam keadaan utuh, sehat tidak kurang suatu apapun dan menjadi haji yang mabrur", harapnya di akhir sambutan(J02)

Agustus 22, 2017

PKK Kabupaten Tuban Adakan Lomba Tahfiz Juz Amma

by
JURNALPANTURA.COM, Tuban - Untuk memberikan kegiatan positif kepada anak agar lebih giat dalam mempelajari agama, dan membentuk karakter yang tangguh berkualitas, serta berakhlak mulia, Kelompok Kerja (Pokja) I Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tuban menggelar lomba Tahfidz Juz Amma di Gedung PKK Kabupaten Tuban, Selasa 22/08/2017.

Lomba ini diikuti oleh 40 peserta dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Dalam pelaksanaannya, lomba terbagi atas dua kategori yang masing-masing terdiri dari 20 peserta. Kategori pertama kelas 3-4 SD sedangkan kategori yang kedua anak kelas 5-6 SD.

Wakil Ketua PKK Kabupaten Tuban, Ir. Andayati Noor Nahar, yang hadir membuka perhelatan tersebut membacakan sambutan tertulis dari Ketua PKK Kabupaten Tuban Qodriyah Fathul Huda yang berhalang hadir karena sakit, menegaskan sejalan dengan program unggulan dari Pokja I, yaitu pola asuh anak dan remaja yang penuh kasih sayang dalam keluarga, maka salah satu upaya yaitu dengan menyelenggarakan lomba tersebut.

“Alquran merupakan pegangan hidup, sehingga diharapkan masyarakat mampu membumikan Alquran di Bumi Wali khususnya, agar lebih mudah dipahami serta dapat diamalkan dalam kehidupan sehatri-hari,’’ terang isteri Wakil Bupati Tuban ini.

Menurutnya, dengan adanya lomba ini diharapkan akan muncul kebiasaan membaca Alquran setiap hari dalam keluarga, sehingga menjadi cara pola asuh bagi anak. “ Dengan begitu, pribadi anak akan menjadi anak yang bermoral, berkualitas, dan agamis,” imbuhnya.

Andayati menambahkan, diharapkannya karakter anak yang telah disebutkan olehnya bukanlah tanpa alasan, karena laju perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin besar sudah semakin sulit difilter.

“Kembangkanlah terus kemampuan kalian, tidak terbatas pada hafalan juz amma, yakinlah ada kemudahan yang menyertai kalian,” pintanya.

Istri Noor Nahar Hussein ini juga berharap, semangat peserta lomba dalam menghafal Alquran dapat ditularkan ke dalam keluarga masing-masing, sebagai upaya pendidikan bagi anak-anak. Alangkah indahnya, sambungnya, di setiap rumah di Bumi Wali terdengar lantunan ayat-ayat suci Alquran.

“Insya Allah dengan begitu, baldatun tayibatun warahum gafur segera terwujud,” tutup Andayati.(J02)

Agustus 15, 2017

Tukang Pecel Naik Haji Bukan Cerita Sinetron

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bagi Umat Muslim bisa menjalankan Rukun Islam ke 5 merupakan harapan dan kebanggaan tersendiri, serupiah demi rupiah di kumpulkan dan di tabungkan hanya berkeinginan untuk bisa pergi ke Baitullah di Mekkah Al-Mukarramah.Selama ini hanya orang yang mempunyai rejeki berlebih lah yang bisa melaksanakan ibadah haji.Bagi Umat muslim kebanyakan, mungkin hanya ada di cerita sinetron dan cerita hikmah jika ada masyarakat biasa yang bisa melaksanakan rukun Islam tersebut.

Di Kabupaten Kudus tepatnya di Lemah Gunung, Krandon Kecamatan Kota, ada seorang penjual Nasi Pecel yang dengan ketekunan menabung dari tahun ke tahun, akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci, bahkan berangkat Haji plus.
Ibu Suwarni (55), seorang penjual nasi pecel keliling di Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus yang berhasil naik haji.Mbah Warni, begitu ia biasa dipanggil, tak menyangka dapat pergi berhaji pada tahun ini.Sebab jika melihat penghasilannya dari jualan pecel yang tak seberapa.Ketika ditemui oleh JurnalPantura, Mbah Warni yang saat itu di dampingi putra sulungnya ( Aryo ) bercerita, selama 20 tahun lebih berjualan nasi pecel keliling dan sekitar 2 tahun lalu baru mendapat kios permanen berjualan di komplek Terminal Wisata Bakalan Krapyak." Alhamdulillah, Akhirnya impian untuk bisa berziarah ke makam Rosullah terlaksana, tidak sendiri bahkan dengan anak tertua saya".Dikisahkan Mbah Warni, selama ia jualan pecel paling banyak hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan tak jarang ia pulang dengan dagangan yang masih tersisa cukup banyak.Dengan penghasilan per hari paling banyak Rp 50 ribu. Sebuah angka yang tidak mungkin bisa berangkat naik haji plus. ”Kurang lebihnya segitu penghasilan sehari, kadang juga bisa kurang. Pokoknya tidak tentu,” Saat di temui JurnalPantura, mbh Warni sore itu baru saja mengadakan tasyakuran keberangkatan haji dan tasyakuran rumah barunya di Dk Kadilangon RT 02 RW III GG 7 Gondangmanis, Bae, dengan di hadiri tetangga lamanya di Lemah Gunung dan tetangga sekitar rumah barunya.Ibu tujuh anak ini menceritakan, setiap hari ia berjualan mulai pukul 06.00 – 16.00 WIB. Menunggu para peziarah turun dari bus, menjajakan nasi pecel yang sudah disiapkan. Satu porsi pecel dijualnya Rp 3 ribu, namun apabila ditambah nasi dihargai Rp 5 rbKini perempuan yang tak mengenyam bangku pendidikan tersebut akhirnya berhasil berangkat haji bersama putra sulungnya, pada Minggu 13/08/2017 melalui embarkasi Jakarta. ”Kami minta doanya bisa menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.Dia menjelaskan, keberhasilannya naik haji berkat putra sulungnya Aryo Suto Surono (31). Aryo merupakan seorang yang membuat mainan eskavator mini. Bersama temannya Amat Qodir Jaelani yang tinggal di Batang, dirinya mampu membuat inovasi dan saat ini sudah tenar.Mainan yang diberi nama Naradha Kodirco itu terbuat dari bahan kayu yang berkualitas. Cara menggerakkannya pun unik, bisa menyerupai eskavator aslinya. Seolah anak-anak yang bermain menjadi sopir eskavator.Dari usaha itulah akhirnya Aryo mampu menghajikan Mbah Warni. ”Alhamdulillah, semua ini rezeki dari Allah SWT. Semoga saja masih diberi kesempatan untuk adik-adik berangkat haji,” ucap Aryo.Inilah bakti anak kepada Ibu yang sudah berjasa kepada kami, anak-anaknya hingga bisa seperti sekarang ini.( J02 )

Agustus 08, 2017

Calon Jamaah Haji Blora di berangkatkan Ke Donohudan

by
JURNALPANTURA.COM, Blora - Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si mewakili Bupati Djoko Nugroho melepas keberangkatan 351 calon jamaah haji Kabupaten Blora kelompok terbang (kloter) 38 SOC di halaman rumah dinas Bupati Blora, Senin 07/08/2017.
Wakil Bupati Blora mendoakan agar semua calon jamaah haji diberi kemudahan, kelancaran dan kesehatan dalam menjalankan ibadah haji.
“Dan semoga menjadi haji yang mabrur,” ucap Wakil Bupati.
Kepada calon jemaah haji, Wakil Bupati berpesan agar menjaga etika dan sopan santun serta taat terhadap pembimbing selama menjalankan ibadah di tanah suci.
“Tidak semua orang berkesempatan ibadah ke tanah suci. Mohon selama disana manfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah,” katanya.
Jika tidak paham, lanjutnya, buku panduan haji yang diberikan untuk dibaca lagi, jangan sungkan-sungkan untuk bertanya.
Ia meminta kepada jamaah selama di tanah suci untuk mendoakan keluarganya agar bisa ke tanah suci, tak lupa mendoakan bangsa dan khususnya Kabupaten Blora semakin maju dan sejahtera.
Plt Penyelenggara Umroh dan Haji Kemenag Blora Dwiyanto mengatakan, Kloter 38 dari Kab. Blora diberangkatkan dari Pendopo rumah Dinas Bupati Blora menuju embarkasi Haji Donohudan, Kab. Boyolali.
“Selama di embarkasi jamaah calon haji akan mendapatkan pelayanan kesehatan, pembagian living cost, paspor dan gelang identitas,” katanya.
Kemudian pada tanggal 8 Agustus 2017 akan diterbangkan menuju Jeddah.
Untuk jadwal kepulangan, Kloter 38 akan dipulangkan dari Madinah tanggal 18 September 2017.
Dijelaskannya, calon jemaah haji Kabupaten Blora terbagi tiga gelombang kloter, pertama kloter 38 SOC berangkat tanggal 8 Agustus, kloter 87 sejumlah 44 calon jamaah bergabung dengan Kabupaten Kudus berangkat 27 Agustus 2017, kloter 88 sejumlah 256 calon jamaah haji bergabung bergabung dengan Kabupaten Pati berangkat tanggal 22 Agustus 2017.
Keberangkatan jamaah calhaj Blora juga dihadiri tokoh agama, forkopimda dan keluarga calon jamaah haji dengan pengawalan ketat dari satlantas Polres Blora.(J02)

Bupati Kudus Lepas Calon Haji Kloter 37

by
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bupati Kudus H. Musthofa memberikan pelayanan prima bagi jamaah calon haji (calhaj) Kudus dengan mengamankan serta menjaga wilayah termasuk tempat tinggal para jamaah yang menunaikan panggilan ke tanah suci Makkah Arab Saudi.
“Kami akan berikan pelayanan prima untuk jamaah calhaj Kudus,” kata Bupati Kudus H. Musthofa, saat melepas 354 calhaj dari kloter 37 asal Kudus, di pendopo kabupaten, Senin 07/08/2017.
Musthofa, menyampaikan bahwa dengan Pelayanan untuk pengamanan wilayah yang diberikan ini tentu untuk memberi kenyamanan para jamaah. Agar jamaah bisa khusyuk serta lancar dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah rukun Islam kelima ini.
“Serahkan saja keluarga dan harta benda pada Allah SWT. Kami perintahkan camat dan kades berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk menjaga wilayah masing-masing,” kata Bupati memberikan kenyamanan bagi jamaah.
Selain itu, Bupati meminta agar para petugas haji memberikan pelayanan prima. Baik itu petugas pemandu maupun petugas kesehatan. Mereka diminta untuk melaporkan secara rutin kondisi jamaah selama di tanah suci.
“Saya ingin pelayanan yang terbaik untuk jamaah. Bahkan nomor HP saya berikan pada jamaah semuanya untuk bisa melaporkan pelayanan yang dirasakan,” imbuhnya.
Lebih lanjut bupati berpesan agar calhaj bisa dengan bahagia dan sumringah menjalani semua rukun haji. Termasuk tentunya menjaga kesehatan dan mengikuti panduan dari petugas.
Bupati juga meminta doa dari jamaah untuk Kudus. Agar kondisi Kudus ini lebih baik dan bisa membawa masyarakatnya semakin sejahtera baik secara lahir maupun batin.
“Kami hanya bisa mendoakan. Semoga Bapak/Ibu lancar menjalankan ibadah. Pulang dengan selamat dan semoga menjadi haji mabrur,” Doanya.(J02)

Top Ad 728x90