Jurnalpantura.Com, Jepara - Sebagai salah satu cara dalam rangka menjaga kondisi jasmani dan rohani agar tetap segar bugar terbina dan tetap sehat, terlebih di bulan puasa. Bertempat di lapangan Makodim Jepara, selesai apel pagi anggota makodim melaksanakan senam pagi yang di pimpin oleh Bamin ops Serka Irfanto, Jumat 18/05/2018.
Sebelum pelaksanaan senam pagi terlebih dahulu diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Pasipersdim Kapten Inf Suyoto.
Dalam perhatiannya pasipers menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi sesuaikan dengan situasi dan kondisi, karena ini bulan puasa (Ramadhan) maka senam dilaksanakan dengan sedikit santai tapi serius sehingga tidak mengganggu ibadah puasa yang kita jalani.
“ Sebagai seorang prajurit, puasa bukanlah suatu halangan ataupun hambatan dalam melaksanakan kegiatan, utamanya dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, karena sebagai prajurit kesehatan adalah faktor utama yang harus selalu di jaga, sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari terasa nyaman tanpa ada hambatan kesehatan. Kita hendaknya dapat memberikan contoh kepada kalayak umum serta masyarakat untuk selalu taat menjalankan semua kegiatan dengan baik dengan tanpa adanya alasan faktor kesehatan,” ujarnya. (J02 /A01)
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Mei 18, 2018
Mei 06, 2018
by Unknown
Mei 06, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Memantapkan soliditas antar instansi di kecamatan Jati, Kepolisian Sektor Jati bersama Muspika Jati Kabupaten Kudus, Ahad pagi 06/05/2018, menggelar olahraga di Agro Wisata Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Turut hadir dalam kegiatan olahraga bersama ini diantaranya, Anggota Polsek Jati, Anggota Koramil Jati, Kepala Desa se kecamatan Jati, Kepala UPT di kecamatan Jati serta warga masyarakat sekitar.
Dalam amanatnya, Kapolsek Jati, AKP Bambang Sutaryo mengatakan pelaksanaan apel bersama ini merupakan agenda rutin Kecamatan yang bertujuan untuk meningkatkan soliditas dan jalinan komunikasi antar instansi yang berada di wilayah Kecamatan Jati.
“Soliditas diantara muspika harus kita jaga agar dalam pelaksananaan tugas sehari-hari dapat selalu seiring dan sejalan serta saling melengkapi sehingga dapat memberikan tauladan bagi masyararakat akan pentingnya kerja sama dan kerukunan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas maka pelaksanaan program pembinaan wilayah dapat berjalan dengan baik dan lancar, untuk itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Jati, tambahnya. (J02/A01)
Mei 04, 2018
by Unknown
Mei 04, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Guna memantapkan soliditas antar instansi di kecamatan Mejobo, Muspika Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Jumat pagi 04/04/2018, menggelar apel bersama yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus.
Bertindak sebagai pimpinan apel adalah Danramil Mejobo Kapten Inf Sukaryono. Turut hadir dalam kegiatan Apel dan Olahraga bersama yang Camat Mejobo Harso Widodo, AP dan unsur Forkopimcam Mejobo, KA UPT Kecamatan Mejobo, Seluruh Kades dan BPD Sekecamatan Mejobo, Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA Sekecamatan Mejobo, Persit dan Bhayangkari, Panwas dan PPK Kecamatan serta warga masyarakat sekitar.
Dalam amanatnya, Kapt Sukaryono mengatakan pelaksanaan apel bersama ini merupakan agenda rutin Kecamatan yang bertujuan untuk meningkatkan soliditas dan jalinan komunikasi antar instansi yang berada di wilayah Kecamatan Mejobo.
“Soliditas diantara muspika harus kita jaga agar dalam pelaksananaan tugas sehari-hari dapat selalu seiring dan sejalan serta saling melengkapi sehingga dapat memberikan tauladan bagi masyararakat akan pentingnya kerja sama dan kerukunan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Ditambahkan oleh Danramil, melalui kegiatan apel bersama ini mari kita tunjukkan bahwa sinergitas antara TNI dan instansi di wilayah Kecamatan Mejobo sampai dengan tingkat desa sehingga terjalin soliditas yang kuat dan erat.
Sementara itu ditempat yang sama Kapolsek Mejobo AKP Mardi Susanto menambahkan, situasi dan kondisi diwilayah Kecamatan Mejobo dalam keadaan konduktif damai dan aman, namun tidak ada salahnya kalau kita tetap selalu menjaga kekompakan dan sinergitas agar situasi kondusifitas tetap terjaga dengan baik.
“Dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas maka pelaksanaan program pembinaan wilayah dapat berjalan dengan baik dan lancar, untuk itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Mejobo ke depan,” ungkap AKP Mardi Susanto. ((J08/A01)
Bertindak sebagai pimpinan apel adalah Danramil Mejobo Kapten Inf Sukaryono. Turut hadir dalam kegiatan Apel dan Olahraga bersama yang Camat Mejobo Harso Widodo, AP dan unsur Forkopimcam Mejobo, KA UPT Kecamatan Mejobo, Seluruh Kades dan BPD Sekecamatan Mejobo, Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA Sekecamatan Mejobo, Persit dan Bhayangkari, Panwas dan PPK Kecamatan serta warga masyarakat sekitar.
Dalam amanatnya, Kapt Sukaryono mengatakan pelaksanaan apel bersama ini merupakan agenda rutin Kecamatan yang bertujuan untuk meningkatkan soliditas dan jalinan komunikasi antar instansi yang berada di wilayah Kecamatan Mejobo.
“Soliditas diantara muspika harus kita jaga agar dalam pelaksananaan tugas sehari-hari dapat selalu seiring dan sejalan serta saling melengkapi sehingga dapat memberikan tauladan bagi masyararakat akan pentingnya kerja sama dan kerukunan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Ditambahkan oleh Danramil, melalui kegiatan apel bersama ini mari kita tunjukkan bahwa sinergitas antara TNI dan instansi di wilayah Kecamatan Mejobo sampai dengan tingkat desa sehingga terjalin soliditas yang kuat dan erat.
Sementara itu ditempat yang sama Kapolsek Mejobo AKP Mardi Susanto menambahkan, situasi dan kondisi diwilayah Kecamatan Mejobo dalam keadaan konduktif damai dan aman, namun tidak ada salahnya kalau kita tetap selalu menjaga kekompakan dan sinergitas agar situasi kondusifitas tetap terjaga dengan baik.
“Dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas maka pelaksanaan program pembinaan wilayah dapat berjalan dengan baik dan lancar, untuk itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Mejobo ke depan,” ungkap AKP Mardi Susanto. ((J08/A01)
April 27, 2018
by Unknown
April 27, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Ratusan personil Polres Kudus dan Kodim 0722 bersama Anggota Pol PP, perwakilan dari Pengadilan Negeri dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus melakukan olahraga bersama di lapangan Makodim 0722 Jln Jendral Sudirman Kudus.
Mereka kompak mengikuti gerakan instruktur senam yang berdiri di depan. Olahraga bersama ini dimulai sekitar pukul 07.00 yang didahului Apel terlebih dahulu. Jumat, 26/04/2018.
Terlihat hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, Komandan Kodim 0722 Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Plt Sekda Kudus Drs Sujatmiko, Kepala Pengadilan Negeri Hj. Frida Ariyani, Ketua KPU Moch Khanafi, Ketua Panwas M Wahibul Minan dan Kepala Satpol PP Djati Sholekhah.
Kepada awak media, Kapolres yang didampingi Dandim dan Kepala PN menyatakan, Olahraga bersama ditujukan untuk meningkatkan solidaritas, kekompakan serta kebersamaan dan hubungan baik antar lembaga. "Menjelang pesta demokrasi lima tahunan yaitu Pilkada Serentak 2018 kita tunjukkan kepada masyarakat Kudus bahwa kepolisian, TNI dan pemerintah kompak," jelasnya.
Dengan kekompakan dan kebersamaan, kita harapkan Kudus tetap kondusif dan aparat keamanan selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban, tambah Dandim Kudus.
Selain senam, juga dilakukan olahraga bersama seperti tenis lapangan dan bola volley. (J02 /A01)
Mereka kompak mengikuti gerakan instruktur senam yang berdiri di depan. Olahraga bersama ini dimulai sekitar pukul 07.00 yang didahului Apel terlebih dahulu. Jumat, 26/04/2018.
Terlihat hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, Komandan Kodim 0722 Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Plt Sekda Kudus Drs Sujatmiko, Kepala Pengadilan Negeri Hj. Frida Ariyani, Ketua KPU Moch Khanafi, Ketua Panwas M Wahibul Minan dan Kepala Satpol PP Djati Sholekhah.
Kepada awak media, Kapolres yang didampingi Dandim dan Kepala PN menyatakan, Olahraga bersama ditujukan untuk meningkatkan solidaritas, kekompakan serta kebersamaan dan hubungan baik antar lembaga. "Menjelang pesta demokrasi lima tahunan yaitu Pilkada Serentak 2018 kita tunjukkan kepada masyarakat Kudus bahwa kepolisian, TNI dan pemerintah kompak," jelasnya.
Dengan kekompakan dan kebersamaan, kita harapkan Kudus tetap kondusif dan aparat keamanan selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban, tambah Dandim Kudus.
Selain senam, juga dilakukan olahraga bersama seperti tenis lapangan dan bola volley. (J02 /A01)
April 25, 2018
by Unknown
April 25, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Berjalan seorang diri, Soepardi (73) Anggota purnawiran Polri berpangkat Aiptu, pagi tadi memasuki wilayah kabupaten Kudus, Rabu 25/04/2018.
Selama perjalanan sejauh 650 Km, dari Surabaya menuju Jakarta , keponakannya yang bernama Yuriadi (45) mengikuti dari belakang dengan mengendarai sepeda motor yang juga berisi kebutuhan selama perjalanan.
Kepada Jurnalpantura.Com, Soepardi bercerita, bahwa dirinya berangkat dari Mapolda Jatim, Selasa 17/04/2018, dilepas langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Mahfudz Arifin.
"Tidak ada motif apapun, berjalan kaki ini hanya sebagai motivasi bagi anggota Polri yang telah purna maupun yang akan purna, agar tetap semangat, menjaga kesehatan dan tidak boleh putus asa," Jelas Soepardi saat ditanya mengenai tujuan perjalanan panjang ini.
Soepardi juga menjelaskan bahwa selama perjalanan yang hanya dilakukan pada pagi hari hingga petang ini, banyak sekali dukungan yang diterimanya. Setiap kali beristirahat maupun menginap di Polsek setempat, para anggota selalu memberikan semangat dan bahkan tidak sedikit yang memberikan bekal untuk perjalanannya, paparnya di sela-sela istirahat di Jln Kudus - Pati, turut Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo kabupaten Kudus. (J02/A01)
Selama perjalanan sejauh 650 Km, dari Surabaya menuju Jakarta , keponakannya yang bernama Yuriadi (45) mengikuti dari belakang dengan mengendarai sepeda motor yang juga berisi kebutuhan selama perjalanan.
Kepada Jurnalpantura.Com, Soepardi bercerita, bahwa dirinya berangkat dari Mapolda Jatim, Selasa 17/04/2018, dilepas langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Mahfudz Arifin.
"Tidak ada motif apapun, berjalan kaki ini hanya sebagai motivasi bagi anggota Polri yang telah purna maupun yang akan purna, agar tetap semangat, menjaga kesehatan dan tidak boleh putus asa," Jelas Soepardi saat ditanya mengenai tujuan perjalanan panjang ini.
Soepardi juga menjelaskan bahwa selama perjalanan yang hanya dilakukan pada pagi hari hingga petang ini, banyak sekali dukungan yang diterimanya. Setiap kali beristirahat maupun menginap di Polsek setempat, para anggota selalu memberikan semangat dan bahkan tidak sedikit yang memberikan bekal untuk perjalanannya, paparnya di sela-sela istirahat di Jln Kudus - Pati, turut Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo kabupaten Kudus. (J02/A01)
April 23, 2018
by Unknown
April 23, 2018
Jurnalpantura.Com, Semarang - Prestasi demi prestasi kembali di raih oleh SB Barracuda. SSB Barracuda sendiri merupakan SSB binaan Brimob Srondol kelompok umur 2008 kembali meraih juara dalam Turnamen Festifal Edukasi Sepak Bola yang diselenggarakan oleh IKA SSB (Ikatan Keluarga Antar Sekolah Sepak Bola) Semarang. Ahad, 22/04/2018.
Pada turnamen yang diselenggarakan di lapangan Bumirejo, Banyumanik, Kota Semarang ini SSB Barracuda berhasil meraih juara 3.
Turnamen yang diikuti oleh 16 tim SSB se kota Semarang dan sekitarnya ini dibagi menjadi dua sesi yakni tanggal 15 dan 22 April. Dengan pola permainan yang tidak biasa. Yakni pemain yang bertanding sebanyak 5 pemain saat sesi pertama dan 7 pemain saat sesi kedua. Berbeda dengan pertandingan biasa yang mempertandingkan 9 pemain dari awal hingga akhir laga. Hal ini bertujuan untuk memupuk kekompakan antar pemain dalam pertandingan.
Iptu Arif Fachrudin Kepala Official SSB Barracuda pada turnamen kali ini mengatakan “Tujuan utama kami mengikuti turnamen ini bukan semata-mata mencari juara, namun memberi jam terbang kepada para pemain agar memiliki cukup pengalaman untuk menghadapi turnamen yang lebih besar.”
Diharapkan dengan diadakanya turnamen ini akan mempererat silaturmahmi antar pengurus maupun pemain SSB se kota Semarang dan sekitarnya. Serta menambah kemampuan dan pengalaman bagi pemain untuk menghadapi event-event besar yang akan datang. (J02 /A01)
Pada turnamen yang diselenggarakan di lapangan Bumirejo, Banyumanik, Kota Semarang ini SSB Barracuda berhasil meraih juara 3.
Turnamen yang diikuti oleh 16 tim SSB se kota Semarang dan sekitarnya ini dibagi menjadi dua sesi yakni tanggal 15 dan 22 April. Dengan pola permainan yang tidak biasa. Yakni pemain yang bertanding sebanyak 5 pemain saat sesi pertama dan 7 pemain saat sesi kedua. Berbeda dengan pertandingan biasa yang mempertandingkan 9 pemain dari awal hingga akhir laga. Hal ini bertujuan untuk memupuk kekompakan antar pemain dalam pertandingan.
Iptu Arif Fachrudin Kepala Official SSB Barracuda pada turnamen kali ini mengatakan “Tujuan utama kami mengikuti turnamen ini bukan semata-mata mencari juara, namun memberi jam terbang kepada para pemain agar memiliki cukup pengalaman untuk menghadapi turnamen yang lebih besar.”
Diharapkan dengan diadakanya turnamen ini akan mempererat silaturmahmi antar pengurus maupun pemain SSB se kota Semarang dan sekitarnya. Serta menambah kemampuan dan pengalaman bagi pemain untuk menghadapi event-event besar yang akan datang. (J02 /A01)
Februari 16, 2018
by Unknown
Februari 16, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka perayaan HUT yang ke-70, PR Sukun menyelenggarakan kejuaraan Tenis Meja Nasional Beregu Wartono Cup 2018.
Ketua Umum PP PTMSI Komjen Pol Purn Drs Oegroseno SH membuka kejuaraan nasional yang diadakan di Sukun Sport Center.
Ketua PP PTMSI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PR Sukun yang telah mengadakan kejurnas ini."Dengan kejurnas ini diharapkan muncul atlet Indonesia yang kompetitif, " kata purnawiran polisi tersebut.
" Pingpong itu olahraga murah dan enak dimana saja dan siapa saja bisa bermain tanpa harus mencari tempat yang luas," kata Alex Tasan Wartono.
Selamat bertanding dan berkompetisi, tingkatkan semangatmu, tidak menutup kemungkinan dari event sini akan lahir atlit Berprestasi, tidak hanya tingkat nasional tapi juga internasional, harapnya saat membuka kejurnas ini. (J02 /A01)
Ketua Umum PP PTMSI Komjen Pol Purn Drs Oegroseno SH membuka kejuaraan nasional yang diadakan di Sukun Sport Center.
Ketua PP PTMSI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PR Sukun yang telah mengadakan kejurnas ini."Dengan kejurnas ini diharapkan muncul atlet Indonesia yang kompetitif, " kata purnawiran polisi tersebut.
" Pingpong itu olahraga murah dan enak dimana saja dan siapa saja bisa bermain tanpa harus mencari tempat yang luas," kata Alex Tasan Wartono.
Selamat bertanding dan berkompetisi, tingkatkan semangatmu, tidak menutup kemungkinan dari event sini akan lahir atlit Berprestasi, tidak hanya tingkat nasional tapi juga internasional, harapnya saat membuka kejurnas ini. (J02 /A01)
Februari 11, 2018
by Unknown
Februari 11, 2018
Jurnalpantura.Com, Tegal - Keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada pengusaha kecil di buktikan dengan Kredit Mitra Jateng (KMJ). Melalui program ini, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak lagi kesulitan yang mengakses modal untuk mengembangkan usahanya.
“Pengusaha kecil yang selama ini kesulitan mengakses modal mengakses modal kini menjadi mudah, karena Bank Jateng turun dengan suku bunga terendah se-Indonesia, hanya tujuh persen per tahun. Bahkan sekarang nasabahnya. mencapai lebih dari 16 ribu orang,” ujar Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH MIP saat memberi sambutan pada Grebeg Pantura Kredit Mitra Jateng 25, di Taman Rakyat Slawi Ayu Kabupaten Tegal.
Orang nomor satu di Jateng itu berharap, KMJ 25 akan terus bergulir hingga ke pelosok-pelosok daerah. Apalagi kredit tanpa agunan, proses mudah, dan cepat ini telah menginspirasi perbankan lain, baik bank nasional maupun BKK dan BPR menurunkan suku bunganya menjadi delapan persen. Bahkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang semula 12 persen menjadi sembilan persen.
Gubernur menambahkan, dengan akses permodalan yang mudah dan cepat, masyarakat di tingkat paling kecil bisa hidup mandiri. Usahanya semakin berkembang, ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik.
Jalan sehat bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo SH MIP dan Bupati Tegal Enthus Susmono tersebut, diikuti oleh ratusan warga, Ahad 11/02/2018. Rute yang ditempuh melalui beberapa ruas jalan protokol, dimulai dari Taman Rakyat Slawi Ayu menuju Jalan Ahmad Yani, bunderan Tugu Poci, melintasi Masjid Agung, Jalan KH Agus Salim, Imam Bonjol, Piere Tendean, kemudian kembali ke Taman Rakyat Slawi.
Selain dimeriahkan dengan hiburan dan pameran puluhan stand UKM Mitra Jateng yang menyuguhkan aneka kerajinan produk lokal, seperti batik khas pantura dan kuliner, kegiatan olahraga tersebut juga bertabur hadiah menarik seperti sepeda motor, sepeda, lemari es, kompor gas, serta televisi.
Suasana pun kian semarak saat gubernur mendaulat peserta jalan sehat, terutama pelajar untuk maju menyanyikan tembang macapat atau lagu lainnya. Dua pelajar mampu melantunkan tembang macapat dan lagu pop mendapatkan hadiah Tabungan Pelajar (Tapel) Bank Jateng masing-masing Rp 500 ribu. (J02)
Februari 08, 2018
by Unknown
Februari 08, 2018
Jurnalpantura.Com, Pati - Pemerintah Kabupaten Pati kini makin gencar kembangkan sarana olah raga di tingkat kecamatan. Hal itu nampak saat Bupati meresmikan lapangan tenis di Desa Growong Lor Kecamatan Juwana. Karena pembangunannya memakai APBD, fasilitas olahraga ini pun diresmikan tak berselang lama setelah acara peresmian seluruh proyek di Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2017, yang diadakan di Pasar Tayu beberapa waktu lalu. "Hari ini peresmiannya juga akan ditandai dengan pertandingan antara perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga beberapa perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di Kabupaten Pati. Dan saya pun tentu akan ikut bertanding untuk merasakan atmosfer pertandingan di lapangan tenis yang baru saja selesai dibangun ini", tutur Bupati Pati Haryanto saat meresmikan lapangan tenis indoor berstandar KONI tersebut.
Pada acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Muspika Juwana, serta Anggota DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto itu, Bupati mengungkapkan bahwa pembangunan lapangan tersebut menelan biaya 1,17 M di atas tanah bondo deso di yang telah disetujui oleh BPD Desa Growong Lor.
Pada kesempatan ini Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa dirinya merasa senang bisa mewujudkan keinginan setiap warganya dalam dalam bidang pembangunan.
“Dalam hal pembangunan saya menyakini harus bisa terwujud, karena dulu angan-angan warga Juwana adalah untuk bisa mempunyai lapangan indoor. Allhamdulillah ini sudah kita wujudkan, dan ini di peruntukan untuk semua, dalam artian umum yang ada di Kabupaten Pati. Baik itu dari desa mana, kecamatan mana, silahkan saja ikut bermain yang penting ada komunikasi yang baik,” kata Bupati Pati.
Lebih lanjut, Haryanto menekankan agar nantinya lapangan yang sudah dibangun pemerintah daerah ini bisa dijaga dan dirawat dengan baik sehingga bisa memacu prestasi dan bisa mencetak atlet-atlet tenis lapangan.
“Karena ini aset tanahnya milik pemerintah desa namun pengelolaannya dari Pemda. Jadi kami mohon kerjasamanya, mudah-mudahan dengan fasilitas lapangan yang kita bangun menambah semangat olahraga khususnya tenis dan utamanya kita mencetak atlet atlet tenis lapangan, karena dulu animo masyarakat tenis yang banyak sekali adalah dari Juwana. Mudah-mudahan dengan kita bangunkan lapangan tennis indoor, bisa menambah semangat mereka, ” imbuh Haryanto
Sementara itu, Kepala Desa Growong Lor, Gunarto berharap agar nantinya lapangan itu bisa menampung potensi pemuda-pemudi Desa Growong Lor khususnya Juwana atau bahkan diluar Juwana yang ada di Kabupaten Pati sehingga memunculkan atlet-atlet tenis yang potensial serta bisa membawa nama Pati di ajang kompetisi yang lebih tinggi. (J02)
Februari 07, 2018
by Unknown
Februari 07, 2018
Jurnalpantura.Com, Demak - Personel Kodim Demak baik prajurit maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan kegiatan lari aerobik rutin tiap hari selasa dan kamis. Kegiatan diikuti oleh seluruh anggota baik itu Perwira, Bintara, Tamtama serta ASN turut serta dalam kegiatan lari aerobik tersebut.
Sebelum melaksanakan lari aerobik terlebih dahulu diadakan apel pagi sebagai pengecekan anggota yang diambil oleh Pasi Pers Kodim Demak Lettu Inf Tulodo. Dalam pengarahan Pasi Pers Kodim Demak Lettu Inf Tulodo pada saat apel pagi mengatakan "Dalam menghadapi UKP, kita harus berusaha keras dengan berlatih dan berdoa, tidak ada yang akan merubah nasib kita kalau bukan diri kita sendiri." Demikian diungkapkan dalam rangka memberikan motivasi kepada anggota yang mau UKP, Selasa 06/02/2018.
Personel Kodim Demak sadar akan manfaat kegiatan tersebut dengan melaksanakan olah raga/pembinaan fisik secara rutin yang akan menghasilkan peningkatan kesehatan diri dan mencegah stress serta memupuk kebersamaan antar setiap prajurit demi lancarnya pelaksanaan tugas pokok. Kegiatan olah raga sudah menjadi suatu kebutuhan bagi prajurit untuk kesehatan yang tidak ternilai harganya. Apabila kita rutin melaksanakan olah raga, akan membuat tubuh menjadi bugar dan sehat serta dalam melaksanakan kegiatan atau tugas apapun serasa akan mudah dan ringan karena badan selalu fit.
Setelah apel selesai anggota langsung melakukan pemanasan untuk persiapan lari aerobik yang dipimpin oleh Bati Ops Kodim Demak (Serma Khoirul).Dalam pelaksanaannya lari aerobik dengan jarak 3 kilometer mengelilingi seputaran Kantor Kodim Demak tersebut tampak anggota bersuka ria sambil menyanyikan lagu-lagu sebagai pembakar semangat dalam lari aerobik.Kegiatan dilanjutkan dengan Olahraga Volly.(J02)
Sebelum melaksanakan lari aerobik terlebih dahulu diadakan apel pagi sebagai pengecekan anggota yang diambil oleh Pasi Pers Kodim Demak Lettu Inf Tulodo. Dalam pengarahan Pasi Pers Kodim Demak Lettu Inf Tulodo pada saat apel pagi mengatakan "Dalam menghadapi UKP, kita harus berusaha keras dengan berlatih dan berdoa, tidak ada yang akan merubah nasib kita kalau bukan diri kita sendiri." Demikian diungkapkan dalam rangka memberikan motivasi kepada anggota yang mau UKP, Selasa 06/02/2018.
Personel Kodim Demak sadar akan manfaat kegiatan tersebut dengan melaksanakan olah raga/pembinaan fisik secara rutin yang akan menghasilkan peningkatan kesehatan diri dan mencegah stress serta memupuk kebersamaan antar setiap prajurit demi lancarnya pelaksanaan tugas pokok. Kegiatan olah raga sudah menjadi suatu kebutuhan bagi prajurit untuk kesehatan yang tidak ternilai harganya. Apabila kita rutin melaksanakan olah raga, akan membuat tubuh menjadi bugar dan sehat serta dalam melaksanakan kegiatan atau tugas apapun serasa akan mudah dan ringan karena badan selalu fit.
Setelah apel selesai anggota langsung melakukan pemanasan untuk persiapan lari aerobik yang dipimpin oleh Bati Ops Kodim Demak (Serma Khoirul).Dalam pelaksanaannya lari aerobik dengan jarak 3 kilometer mengelilingi seputaran Kantor Kodim Demak tersebut tampak anggota bersuka ria sambil menyanyikan lagu-lagu sebagai pembakar semangat dalam lari aerobik.Kegiatan dilanjutkan dengan Olahraga Volly.(J02)
Januari 28, 2018
by Unknown
Januari 28, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Semangat kebersamaan dalam keberagaman harus dirawat sehingga negara aman dan tenang. Apabila negara tidak aman atau kacau, warga tidak bisa beraktivitas dengan tenang bebas, apalagi berkumpul dan berolahraga bersama-sama.
“Negara tidak aman, dengan tetangga atau teman tidak rukun maka suasananya tidak nyaman. Warga tidak bisa jualan kopi, tidak bisa selfie dan joget-joget seperti sekarang,” ujar Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo saat orasi kebangsaan di Alun-alun Wonosobo.
Selain gubernur, hadir pula dalam acara bertema semangat tersebut Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, Bupati Wonosobo, Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Jateng, serta Forkompimda setempat.
Dalam orasinya, gubernur mengaku sengaja memilih Wonosobo sebagai lokasi Ikrar Kebangsaan karena Wonosobo daerah yang asyik dengan keberagaman dan kebhinekaan Tunggal Ika di Wonosobo. Selain itu suasana dan hawanya sejuk, serta banyak tempat wisata alam yang sangat indah dan menarik.
“Ada Dieng di Wonosobo dan Banjarnegara. Tidak kalah terkenal adalah carica dan purwaceng, bahkan sekarang kopi Bowongso yang sangat khas dan kelasnya dunia. Sehingga orang mau beli kopi Bowongso tempatnya di sini (Wonosobo),” terangnya, Ahad 28/01/2018.
Senada disampaikan Rukma Setyabudi. Dia berharap, dengan semangat dalam keberagaman, kebersamaan dapat terus dibangun. Meskipun pada 2018 dan 2019 merupakan tahun politik di mana ada pemilihan kepala daerah, baik pemilihan bupati/ wali kota, gubernur, pemilihan legislatif dan presiden, semua harus tetap menjaga kebersamaan.
“Kita jaga iklim tetap kondusif, damai, tepa selira, gotong royong, saling membantu, nyedulur. Kita akan membangun Jawa Tengah tercinta ini lebih baik lagi dan menyejahterakan rakyat,” katanya.
Usai pengibaran bendera start oleh Ketua DPRD Jateng didampingi gubernur dan Bupati Wonosobo, para pejabat dan ribuan warga berbaur dan berjalan kaki menelusuri rute yang telah ditentukan. Suasana semakin meriah dengan pembagian beragam hadiah kepada peserta yang beruntung.
“Ayo kita jalan bareng-bareng agar sehat, karena dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat dan bisa sejahtera bersama. Kegiatan ini ada kebersamaan diantara kita, dan ini adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua,” tandas Rukma. (J02)
by Unknown
Januari 28, 2018
Jurnalpantura.Com, Blora - Kapolres Blora AKBP Saptono bersama jajaran dan wartawan Blora menghelat acara gowes.
Acara dimulai dari halaman Mapolres Blora kemudian bersepeda melintasi jalan raya Jepon kemudian belok ke jalan Desa Turirejo, Desa Bangsri Kecamatan Jepon menuju finsih di embung Plered di Desa Purworejo Kecamatan Blora.
Sepanjang perjalanan, Kapolres dan jajaran menyapa warga masyarakat sekitar dan melambaikan tangan sambil mengayuh sepeda. Selain itu mendapat pengawalan dari petugas Sat Lantas.
Setiba di Embung Plered, serangkaian agenda diselenggarakan, diantaranya penanaman ratusan bibit pohon tanaman keras dan penebaran bibit ikan di lokasi embung Plered.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Saptono antara lain menyampaikan, kegiatan ini untuk menyambung silaturahmi dan komunikasi antara Polri dan insan pers agar tetap terjaga.
“Jadi kegiatan ini selain olah raga bersepeda, agar tetap terjaga silaturahmi dan komunikasi antara wartawan dan Polisi. Wartawan butuh informasi dan polisi perlu publikasi di media,” ujar Kapolres.
Selain itu, kata Kapolres, kegiatan itu untuk mendukung dan mempromosikan potensi wisata , khususnya di kawasan embung Plered sehingga bisa dikenal dan mendorong pergerakan ekonomi warga masyarakat setempat.
Kegiatan yang sama, kata Kapolres, bisa diagendakan rutin setiap bulan.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Blora AKP Slamet mewakili Forkopimca Blora dalam sambutanya anatara lain mengemukakan, embung Plered dibangun pada lahan seluas lima hektar dengan tampungan air (genangan) seluas tiga hektar dengan volume 18 ribu kubik.
“Air embung ini bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan air minum ternak. Sedangkan bibit ikan yang di tebar nantinya kalau sudah besar bisa dimanfaatkan oleh warga. Dan yang lebih penting untuk obyek wisata sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat wilayah Blora Selatan,” ujarnya.
Sebelumnya diserahkan secara simbolis bibit pohon tanaman keras dan bibit ikan dari SMPN 1 Jepon dan salah satu kontraktor bangunan yang menangani pekerjaan embung Plered kepada Kapolres Blora dan perwakilan wartawan Blora.
Selanjutnya dilakukan penanaman dan penebaran bibit ikan oleh Kapolres, Wakapolres, Kabag, Kasat dan Kapolsek. Acara dimeriahkan hiburan musik dengan menampilkan atis lokal.
Selain wartawan media cetak, online dan elektronik, hadir pada acara antara lain Camat Blora Sarmidi, SP, Kades dan perangkat desa Purworejo serta perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora. (J02)
Januari 26, 2018
by Unknown
Januari 26, 2018
Jurnalpantura.Com, Demak - Kodim 0716/Demak bersama Polres Demak terus meningkatkan sinergitas dan soliditas dalam menjaga keamanan. Tidak hanya melalui kegiatan formal, namun juga dilakukan melalui olah raga bersama.Salah satunya dengan menggelar laga sepak bola persahabatan bertempat di Stadion Pancasila kabupaten Demak.
Pemain yang bersemangat, diwarnai dengan sorak penonton, dan lapangan yang cukup becek ditambah cuacanya yang sangat mendukung menjadikannya pertandingan tersebut terlihat meriah, seru dan lucu, Jumat 26/01/2018.
Kegiatan sepak bola tersebut di ikuti Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo SIK, Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Hariyanto, wakapolres Demak Kompol Ibnu Bagus Santoso, SIK, Se Pasi dan se Danramil 0716/Demak, Para PJU Polres Demak dan Kapolsek Res Demak serta anggota Kodim 0716/Demak dan anggota Polres Demak.
Tak tanggung-tanggung, Kapolres AKBP Maesa Soegriwo SIK dan Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto turut langsung menggocek ‘si kulit bundar’ bersama para personel Polri-TNI. Pertandingan sepak bola itu pun berlangsung seru dan penuh kebersamaan serta kekompakan.
Dikatakan Kapolres usai pertandingan, olah raga ini bertujuan untuk memelihara kebersamaan dan sinergitas,antara Polri dan TNI khususnya di Wilayah Kabupaten Demak sebelum memasuki pengamanan Pilkada Jateng 2018.
Kapolres juga menambahkan olahraga bersama bertujuan untuk melakukan penguatan fisik dan pikiran, pertandingan persahabatan juga merupakan bagian dari kampanye kamtibmas melalui olahraga sepak bola yang diadakan setiap minggu.
Sementara itu Dandim menuturkan," Pertandingan kali ini sangat seru, Walaupun kalah tapi tidak masala karena bukan itu yang dicari, " Imbuhnya.
Dengan main bola terjalin kekompakan dan soliditas, Semoga kekompakan ini terus terjaga, terlebih dalam pengamanan Pilkada dan berlanjut ke tahun politik.
Dandim berharap dengan adanya olahraga bersama akan menambah keakraban , saling kenal dan dapat membina silaturahmi yang baik antara Kodim 0716/Demak dan Polres Demak. (J02)
Pemain yang bersemangat, diwarnai dengan sorak penonton, dan lapangan yang cukup becek ditambah cuacanya yang sangat mendukung menjadikannya pertandingan tersebut terlihat meriah, seru dan lucu, Jumat 26/01/2018.
Kegiatan sepak bola tersebut di ikuti Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo SIK, Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Hariyanto, wakapolres Demak Kompol Ibnu Bagus Santoso, SIK, Se Pasi dan se Danramil 0716/Demak, Para PJU Polres Demak dan Kapolsek Res Demak serta anggota Kodim 0716/Demak dan anggota Polres Demak.
Tak tanggung-tanggung, Kapolres AKBP Maesa Soegriwo SIK dan Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto turut langsung menggocek ‘si kulit bundar’ bersama para personel Polri-TNI. Pertandingan sepak bola itu pun berlangsung seru dan penuh kebersamaan serta kekompakan.
Dikatakan Kapolres usai pertandingan, olah raga ini bertujuan untuk memelihara kebersamaan dan sinergitas,antara Polri dan TNI khususnya di Wilayah Kabupaten Demak sebelum memasuki pengamanan Pilkada Jateng 2018.
Kapolres juga menambahkan olahraga bersama bertujuan untuk melakukan penguatan fisik dan pikiran, pertandingan persahabatan juga merupakan bagian dari kampanye kamtibmas melalui olahraga sepak bola yang diadakan setiap minggu.
Sementara itu Dandim menuturkan," Pertandingan kali ini sangat seru, Walaupun kalah tapi tidak masala karena bukan itu yang dicari, " Imbuhnya.
Dengan main bola terjalin kekompakan dan soliditas, Semoga kekompakan ini terus terjaga, terlebih dalam pengamanan Pilkada dan berlanjut ke tahun politik.
Dandim berharap dengan adanya olahraga bersama akan menambah keakraban , saling kenal dan dapat membina silaturahmi yang baik antara Kodim 0716/Demak dan Polres Demak. (J02)
Desember 04, 2017
by Unknown
Desember 04, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Mungkin agak berbeda peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak Aishiyah Terpadu Birrul Walidain Kabupaten Kudus.
Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, KB dan TK Birrul Walidain ini menyelenggarakan jalan sehat yang diikuti oleh murid dari KB dan TK beserta orang tuanya,03/12/2017.
Jalan Sehat merupakan media berkumpul, Olahraga Ringan yang menyehatkan."Serta efektif dalam membangun komunikasi dan kebersamaan sesama keluarga besar Aishiyah Terpadu Birrul Walidain",Kata Ketua Ikwam Adnan Widodo dalam sambutannya.
Kekompakan dan kebersamaan merupakan modal dasar yang sangat penting guna kemajuan KB dan TK Aishiyah Terpadu Birrul Walidain.
Untuk menyemangati partisipasi dari peserta yang terdiri dari seluruh keluarga besar Aishiyah Terpadu Birrul Walidain dari para murid, Wali Murid, Dewan guru serta staf yang lainya.
Panitia jalan sehat yang berasal dari Ikwam (Ikatan Wali Murid) menyediakan berbagai macam hadiah dan doorprize.
Adapun rute yang diambil dari Start Taman Wisata Krida, Ke timur sampai Perempatan, Belok kiri menuju Jl Pramuka, Dari jln Pramuka belok kiri menuju Jln Perbal/Wergu, Kemudian menuju arah Tugu Johar kemudian ke timur, Kembali ke tempat finish yang berada di Taman Krida Wisata. (J02)
November 25, 2017
by Unknown
November 25, 2017
JURNALPANTURA.COM Semarang - Rangkaian Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2017 berlangsung Semarak salah satu kegiatan adalah Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh jajaran ASN di Sekda Provinsi Jawa Tengah, Jumat 24/11/2017.
Pelaksanaan kegiatan Jalan sehat di halaman Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan, kemudian melintasi Simpang Lima masuk Jalan Pandanaran, selanjutnya menuju Taman KB dan kembali ke halaman Gubernuran.
Dalam arahannya, Sekda mengatakan peringatan HUT ke- 46 Korpri bertema “46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”, merupakan momentum untuk meningkatkan kinerja ASN sebagai angota Korpri. ASN dituntut loyal terhadap pimpinan dan pada organisasi yang menaunginya, yakni Korpri.
“Kita harus loyal terhadap pemimpin dan pada organisasi yaitu Korpri. Korpri harus sukses, negara makmur, dan rakyat sejahtera,” ujar sekda.
Kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan usai apel pagi itu tidak hanya menjadikan tubuh segar, tapi juga membuat para peserta senang dan semangat karena bertabur hadiah. Seperti sepeda, kipas angin, kompor gas, sepatu olahraga, serta beragam hadiah menarik lainnya.
Selain jalan sehat, agenda tahunan itu juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba dan bhakti sosial. Antara lain lomba merangkai empon-empon, peragaan busana batik, memasak aneka menu khas Jateng. Selain itu, pada Minggu 26/11/2017, Dilaksanakan jalan sehat HUT ke-46 Korpri tingkat Jateng.
“Besok Minggu, selain jalan sehat juga akan di-launching Rego Pantes Korpri Mart dan Poliklinik Korpri,” imbuh sekda.(J02)
November 24, 2017
by Unknown
November 24, 2017
JURNALPANTURA.COM, Indramayu – Kementerian Pertanian bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan 500 pesepda Assa menggelar acara Syukuran Panen di kecamatan Sukra Kab.Indramayu, Jawa Barat, Kamis 23/11/2017. Acara syukuran panen yang melibatkan petani, masyarakat dan pesantren ini diselenggarakan berkaitan dengan tibanya musim panen raya di sebagian wilayah Jawa Barat, khususnya di Indramayu.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Indramayu memiliki hamparan lahan baku (persawahan) seluas 114.000 ha. Merupakan wilayah kabupaten terluas di seluruh Indonesia.
Dulu hamparan lahan baku terluas ada di karawang, tapi sekarang tidak lagi. Saat ini Kab.Indramayu yang paling luas di Jawa Barat bahkan di Indonesia.
Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, Syukuran Panen kali ini menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia, meskipun Jawa Barat sempat terkena serangan hama, namun tetap bisa panen dengan baik. Ini penting sehingga kita dapat kembali mendeklarasikan bahwa kita telah swasembada padi, tidak ada lagi impor beras.
Tujuan diadaknnya acara syukuran panen ini adalah sebagai bentuk apresiasi pemerintah sekaligus wujud syukur atas keberhasilan petani Jawa Barat mengatasi serangan hama. “Berkat adanya gerakan penanganan hama secara serentak di sini, petani Indramayu berhasil melewati krisis serangan hama dan saat ini dapat menikmati Panen Raya” terang Banun Harpini selaku PJ UPSUS JABAR disela-sela persiapan acara syukuran panen.
Menurut Ketua Umum HKTI, Jenderal (Pur) Moeldoko, di Kecamatan Sukra saja, ada kurang lebih 3.000-4.000 ha padi yang dipanen. HKTI terus mendorong petani Indramayu agar memanfaatkan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktifitas padi di Indramayu.
Syukuran panen dilakukan mengikuti budaya setempat, sebelum panen acara diawali dengan potong tumpeng dan kendurian bersama petani dan 500 atlit sepeda Assa dari Yaasan Pesantren Indonesia, Turut hadir dalam acara syukuran panen raya antara lain Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono, Bupati Indramayu Anna Shopana, dan 500 pesepeda Assa pimpinan Syeh AS Abdussalam Panji Gumilang dari Yayasan Pesantren Indonesia.(J02)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Indramayu memiliki hamparan lahan baku (persawahan) seluas 114.000 ha. Merupakan wilayah kabupaten terluas di seluruh Indonesia.
Dulu hamparan lahan baku terluas ada di karawang, tapi sekarang tidak lagi. Saat ini Kab.Indramayu yang paling luas di Jawa Barat bahkan di Indonesia.
Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, Syukuran Panen kali ini menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia, meskipun Jawa Barat sempat terkena serangan hama, namun tetap bisa panen dengan baik. Ini penting sehingga kita dapat kembali mendeklarasikan bahwa kita telah swasembada padi, tidak ada lagi impor beras.
Tujuan diadaknnya acara syukuran panen ini adalah sebagai bentuk apresiasi pemerintah sekaligus wujud syukur atas keberhasilan petani Jawa Barat mengatasi serangan hama. “Berkat adanya gerakan penanganan hama secara serentak di sini, petani Indramayu berhasil melewati krisis serangan hama dan saat ini dapat menikmati Panen Raya” terang Banun Harpini selaku PJ UPSUS JABAR disela-sela persiapan acara syukuran panen.
Menurut Ketua Umum HKTI, Jenderal (Pur) Moeldoko, di Kecamatan Sukra saja, ada kurang lebih 3.000-4.000 ha padi yang dipanen. HKTI terus mendorong petani Indramayu agar memanfaatkan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktifitas padi di Indramayu.
Syukuran panen dilakukan mengikuti budaya setempat, sebelum panen acara diawali dengan potong tumpeng dan kendurian bersama petani dan 500 atlit sepeda Assa dari Yaasan Pesantren Indonesia, Turut hadir dalam acara syukuran panen raya antara lain Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono, Bupati Indramayu Anna Shopana, dan 500 pesepeda Assa pimpinan Syeh AS Abdussalam Panji Gumilang dari Yayasan Pesantren Indonesia.(J02)
November 12, 2017
by Unknown
November 12, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Bertempat di Halaman UPT. Laboratorium Kesehatan Daerah ( LABKESDA) Kab. Kudus Jl. Ganesha No. 35 turut Kel. Purwosari Kota Kudus telah berlangsung giat Senam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) ke-53 th. 2017 Kab. Kudus dengan tema
" Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku ".
Kegiatan Senam Germas yan bertujuan untuk memecahkan rekor MURI ini melibatkan peserta yg terdiri dari seluruh Pegawai Dinas Kesehatan Kab. Kds, Pegawai Puskesmas se- Kab. Kudus, Pegawai Rumah Sakit Negeri/ Swasta Kab. Kds, Pegawai Poliklinik Kesehatan se Kab. Kudus, Pegawai Lab. Kesehatan dan Profesi Kesehatan Kab. Kds, Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan/Akademi Kebidanan/Keperawatan se-Kab. Kudus.Dengan total peserta 1100 orang.
Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan HKN ke- 53 Letkol CKM (K) dr. Hendratni Dewanti dalam sambutannya saat Acara Senam Germas berlangsung di halaman Labkesda, Ahad 12/11/2017 Menyampaikan,Segala rangkaian kegiatan telah di lakukan oleh Dinas Kesehatan di Kab. Kudus dlm rangka peringatan HKN ke-53 th. 2017 seperti bhakti sosial, Lomba Senam Germas, penyuluhan oleh kader Kesehatan puskesmas, Senam massal, Upacara HKN ke-53 dan seminar kesehatan.
Senam Germas dlm rgk HKN ke -53 di lakukan secara massal dan serentak di seluruh Indonesia dan akan tercatat di Museum Rekor Indonesia.
e. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kudus Joko Dwi Putranto, SH., MM. yg intinya :
- Senam Germas ini merupakan rangkaian kegiatan dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus
- Senam Germas ini di lakukan serentak dlm rgk HKN ke-53 utk memecahkan Rekor Muri.
- Tugas Dinas Kesehatan Kab. Kudus utk menjadikan masyarakat hidup sehat bisa tercapai.
- Puncak kegiatan akan di lakukan seminar kesehatan bersama Bupati Kudus pada hari Rabu 15 Nov 2017.
- Mengucapkan terima kasih kpd Panitia Penyelenggara dan seluruh Insan Kesehatan yg telah berpartisipasi terselenggaranya peringatan HKN ke- 53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus sehingga lancar dan sukses.
- Mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional ke-53 th. 2017 kepada seluruh Insan Kesehatan di Kab. Kudus.
f. Penyerahan hadiah Lomba dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus.
g. Jam 08. 00 Wib Pelaksanaan Senam Germas dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 sekaligus Pemecahan Rekor Muri yg di ikuti 1100 Orang peserta di pimpin oleh Bp. Selamet dan dilakukan secara serentak/ bersamaan di seluruh Indonesia.
h. Hiburan dan Pembagian Dorprize.
" Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku ".
Kegiatan Senam Germas yan bertujuan untuk memecahkan rekor MURI ini melibatkan peserta yg terdiri dari seluruh Pegawai Dinas Kesehatan Kab. Kds, Pegawai Puskesmas se- Kab. Kudus, Pegawai Rumah Sakit Negeri/ Swasta Kab. Kds, Pegawai Poliklinik Kesehatan se Kab. Kudus, Pegawai Lab. Kesehatan dan Profesi Kesehatan Kab. Kds, Mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan/Akademi Kebidanan/Keperawatan se-Kab. Kudus.Dengan total peserta 1100 orang.
Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan HKN ke- 53 Letkol CKM (K) dr. Hendratni Dewanti dalam sambutannya saat Acara Senam Germas berlangsung di halaman Labkesda, Ahad 12/11/2017 Menyampaikan,Segala rangkaian kegiatan telah di lakukan oleh Dinas Kesehatan di Kab. Kudus dlm rangka peringatan HKN ke-53 th. 2017 seperti bhakti sosial, Lomba Senam Germas, penyuluhan oleh kader Kesehatan puskesmas, Senam massal, Upacara HKN ke-53 dan seminar kesehatan.
Senam Germas dlm rgk HKN ke -53 di lakukan secara massal dan serentak di seluruh Indonesia dan akan tercatat di Museum Rekor Indonesia.
e. Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kudus Joko Dwi Putranto, SH., MM. yg intinya :
- Senam Germas ini merupakan rangkaian kegiatan dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus
- Senam Germas ini di lakukan serentak dlm rgk HKN ke-53 utk memecahkan Rekor Muri.
- Tugas Dinas Kesehatan Kab. Kudus utk menjadikan masyarakat hidup sehat bisa tercapai.
- Puncak kegiatan akan di lakukan seminar kesehatan bersama Bupati Kudus pada hari Rabu 15 Nov 2017.
- Mengucapkan terima kasih kpd Panitia Penyelenggara dan seluruh Insan Kesehatan yg telah berpartisipasi terselenggaranya peringatan HKN ke- 53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus sehingga lancar dan sukses.
- Mengucapkan selamat Hari Kesehatan Nasional ke-53 th. 2017 kepada seluruh Insan Kesehatan di Kab. Kudus.
f. Penyerahan hadiah Lomba dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 tingkat Kab. Kudus.
g. Jam 08. 00 Wib Pelaksanaan Senam Germas dlm rangka HKN ke-53 th. 2017 sekaligus Pemecahan Rekor Muri yg di ikuti 1100 Orang peserta di pimpin oleh Bp. Selamet dan dilakukan secara serentak/ bersamaan di seluruh Indonesia.
h. Hiburan dan Pembagian Dorprize.
November 11, 2017
by Unknown
November 11, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Ratusan siswa-siswi SMP beserta para Guru se kecamatan Bae mengikuti Jalan Sehat dengan menempuh jarak 5 Km.
Ditandai Pengibaran bendera Start oleh Camat Bae Mintoro AP di halaman SDN 5 Bae, Para peserta melewati jalan-jalan yang sudah di tentukan oleh panitia.
Pelaksanaan jalan sehat dalam rangka HUT PGRI ke 72 Dan Hari Guru Nasional tahun 2017 ini mengambil tema "Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter" yang diselenggarakan oleh UPT Pendidikan Kecamatan Bae.
Dalam sambutannya Camat Bae, Mintoro AP yang didampingi oleh, Subiyanto Kepala UPT Pendidikan kecamatan Bae dan Bambang Yuwono, Spd sebagai kepala PGRI kecamatan Bae, mengatakan, Kami ucapkan selamat HUT PGRI dan HGN yang ke 72 semoga dengan HUT ini sebagai sarana dan mawas diri untuk kemajuan pendidikan yang lebih baik.
"Dengan bertambahnya usia PGRI bukan hanya menjadikan organisasi profesi ini semakin solid, namun hendaknya semakin memajukan anggotanya dalam pengembangan diri dan profesional, Selalu berbenah dan Mengadakan evaluasi demi meningkatkan kompetensi para guru" imbuhnya saat membuka acara jalan Sehat, Sabtu 11/11/2017.
Sedangkan route yang dilalui dari lapangan SDN 5 Bae - perempatan Gondangmanis - perempatan Karangsambung - Pertigaan jalan Kudus-Colo - pertigaan Balai Desa Bae dan finish di lapangan SDN 5 Bae.
Ketika peserta sampai di Finish kemudian di lanjutkan dengan Aerobik sebagai bagian dari sosialisasi hidup sehat.(J02)
Ditandai Pengibaran bendera Start oleh Camat Bae Mintoro AP di halaman SDN 5 Bae, Para peserta melewati jalan-jalan yang sudah di tentukan oleh panitia.
Pelaksanaan jalan sehat dalam rangka HUT PGRI ke 72 Dan Hari Guru Nasional tahun 2017 ini mengambil tema "Membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter" yang diselenggarakan oleh UPT Pendidikan Kecamatan Bae.
Dalam sambutannya Camat Bae, Mintoro AP yang didampingi oleh, Subiyanto Kepala UPT Pendidikan kecamatan Bae dan Bambang Yuwono, Spd sebagai kepala PGRI kecamatan Bae, mengatakan, Kami ucapkan selamat HUT PGRI dan HGN yang ke 72 semoga dengan HUT ini sebagai sarana dan mawas diri untuk kemajuan pendidikan yang lebih baik.
"Dengan bertambahnya usia PGRI bukan hanya menjadikan organisasi profesi ini semakin solid, namun hendaknya semakin memajukan anggotanya dalam pengembangan diri dan profesional, Selalu berbenah dan Mengadakan evaluasi demi meningkatkan kompetensi para guru" imbuhnya saat membuka acara jalan Sehat, Sabtu 11/11/2017.
Sedangkan route yang dilalui dari lapangan SDN 5 Bae - perempatan Gondangmanis - perempatan Karangsambung - Pertigaan jalan Kudus-Colo - pertigaan Balai Desa Bae dan finish di lapangan SDN 5 Bae.
Ketika peserta sampai di Finish kemudian di lanjutkan dengan Aerobik sebagai bagian dari sosialisasi hidup sehat.(J02)
Oktober 07, 2017
by Unknown
Oktober 07, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus - Olah raga Futsal kini semakin banyak di gemari masyarakat.Semenjak adanya Futsal League dan turnamen-turnamen sejenisnya,yang semakin menarik minat masyarakat.
Tidak hanya kalangan dewasa, kalangan Pelajar pun semakin banyak yang berminat pada olah raga futsal.Dengan semakin banyaknya Lapangan futsal yang berdiri di kabupaten Kudus, menunjukan bahwa olah raga futsal sudah tidak asing lagi.
Walaupun memang olah raga futsal memang belum seterkenal dengan olah raga sepak bola.Melihat antusias para pelajar Kudus yang menggemari olah raga futsal, tidak salah jika di Kudus pun sering di Adakan kompetisi futsal untuk mencari tim dan pemain terbaik.
Sebanyak 40 tim futsal dari beberapa SMA/SMK/MA yang ada di Kudus dan beberapa daerah yang ada di sekitar Kudus, mengikuti Kompetisi Futsal yang di beri nama " ABK Championship 2017".Turnamen futsal yang mengambil tema Save Our Generation ini diikuti oleh sekolah menengah atas se Jawa Tengah.
ABK Championship 2017 ini di gelar selama dua hari , di mulai Sabtu dan berakhir hari Ahad (07-08/10/2017).
Turnament kali ini dilaksanakan di Gedung Olah Raga Bung Karno Wergu Wetan Kudus.(J02)
Tidak hanya kalangan dewasa, kalangan Pelajar pun semakin banyak yang berminat pada olah raga futsal.Dengan semakin banyaknya Lapangan futsal yang berdiri di kabupaten Kudus, menunjukan bahwa olah raga futsal sudah tidak asing lagi.
Walaupun memang olah raga futsal memang belum seterkenal dengan olah raga sepak bola.Melihat antusias para pelajar Kudus yang menggemari olah raga futsal, tidak salah jika di Kudus pun sering di Adakan kompetisi futsal untuk mencari tim dan pemain terbaik.
Sebanyak 40 tim futsal dari beberapa SMA/SMK/MA yang ada di Kudus dan beberapa daerah yang ada di sekitar Kudus, mengikuti Kompetisi Futsal yang di beri nama " ABK Championship 2017".Turnamen futsal yang mengambil tema Save Our Generation ini diikuti oleh sekolah menengah atas se Jawa Tengah.
ABK Championship 2017 ini di gelar selama dua hari , di mulai Sabtu dan berakhir hari Ahad (07-08/10/2017).
Turnament kali ini dilaksanakan di Gedung Olah Raga Bung Karno Wergu Wetan Kudus.(J02)
September 12, 2017
by Unknown
September 12, 2017
JURNALPANTURA.COM, Kudus – Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, akhirnya berakhir pada Minggu, 10/09/2017. Usai pertandingan terakhir yang digelar hari ini, para Pelatih dan Tim Pencari Bakat PB Djarum mengumumkan 67 atlet muda dari kelompok U11 dan U13 dinyatakan lolos dan berhak masuk ke tahapan paling akhir yakni masa karantina. Mereka yang terpilih ini layak menyandang predikat sebagai bibit pebulutangkis terbaik Indonesia setelah berhasil menyisihkan 4.058 pebulutangkis lainnya yang berpartisipasi sejak Audisi Umum di delapan kota.
Tahap Final Audisi di Kudus ini menguras banyak tenaga dan konsentrasi para Pelatih dan Pencari Bakat PB Djarum untuk menyeleksi pebulutangkis muda yang memiliki kualitas super. Mereka bekerja keras menyaring 131 peserta yang bertanding di Final Audisi ini hingga akhirnya terpilih 67 atlet yang dianggap layak. Mereka terdiri dari 15 atlet Putri U11,17 atlet Putri U13, 17 atlet Putra U11, dan 22 atlet Putra U13.
Manajer Tim PB Djarum Fung Permadimengungkapkan, mereka yang terpilih adalah pemain-pemain yang memiliki konsistensi dan semangat juang untuk menampilkan permainan terbaiknya. “Proses di babak yang terakhir ini memang luar biasa. Penampilan para atlet-atlet muda ini memang hebat, itu yang membuat sedikit terhambat dalam menilai. Para pemain banyak yang bermain baik dan menunjukkan permainan yang maksimal. Jadi sempat agak sulit bagi kita untuk menentukan siapa-siapa yang lolos ke Tahap Karantina,” ungkap Fung Permadi, setelah pengumuman di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu, 10/09/2017. “Bagi yang tidak lolos, jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan-kesempatan di lain waktu,”Fung, menambahkan.
Usai dinyatakan lolos, mereka akan masuk ke tahap karantina selama sepekan pada 11-16 September 2017. Di masa karantina ini para Pelatih PB Djarum akan melihat lebih intens dan lebih dekat kualitas yang dimiliki setiap peserta yang lolos. Di akhir masa karantina, pada 16 September, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang layak mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan akan digembleng menjadi calon bintang bulutangkis Indonesia di masa depan.
Upaya pencarian bakat pebulutangkis-pebulutangkis muda ini melibatkan para pelatih dari PB Djarum, yang terdiri dari Fung Permadi, Rusmanto Djoko Semaun, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Ari Yuli Wahyu Hartanto, Anjib Kurniawan, Nimas Rani Wijayanti, Maria Elfira Christina, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Ellen Angelina, dan Ferry.
Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan mengapresiasi para pelatih maupun orangtua yang telah datang mendampingi putra dan putrinya sejak penyelenggaraan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, serta Kudus. "Dukungan yang sangat hebat ditunjukkan tak hanya dari sang anak, tapi juga orangtua dan para pelatih, terlihat di setiap kota Audisi Umum yang kami gelar sejak akhir Maret 2017 hingga kini," papar Budi, Minggu di GOR Djarum.
"Tingginya minat peserta ini sangat dinanti, sekaligus juga membuktikan bahwa para pelatih di daerah-daerah ingin memajukan anak-anak didik mereka untuk naik ke pentas nasional melalui PB Djarum,"tambah Budi.
Sejak hari pertama Final Audisi, Jum`at 08/09/2017 para finalis mendapatkan kesempatan dua kali bertanding untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan para pelatih PB Djarum. Penampilan mereka di dua pertandingan tersebut akan menjadi pertimbangan apakah mereka berhak untuk bertanding di hari selanjutnya.
Kemudian pada Sabtu 09/09/2017 pagi, para peserta kembali mendapat kesempatan satu kali bertanding. Hasil pertandingan tersebut menjadi penentu mereka untuk melaju ke tahap berikutnya yang akan digelar pada hari yang sama.Selanjutnya, Minggu (10/9), para finalis menjalani pertandingan terakhir mereka hingga akhirnya para pelatih PB Djarum memutuskan siapa yang layak untuk melaju ke tahap karantina.
Para pemain yang berhasil diterima di PB Djarum akan mendapatkan berbagai pelatihan dan fasilitas olahraga secara lengkap. Mereka akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan dari para pelatih bulutangkis berpengalaman di PB Djarum. Berbagai fasilitas modern yang tersedia di GOR Djarum akan menjadi sarana mereka berlatih setiap harinya.
Di samping itu, setiap atlet PB Djarum akan mendapatkan seluruh peralatan dan perlengkapan olahraga secara gratis. Mereka mendapat jaminan tempat tinggal di asrama dengan kualitas terbaik dan pemenuhan gizi sesuai standar atlet. “Di karantina nanti mereka akan mengikuti latihan yang sudah diatur di PB Djarum, lalu mengembleng mereka dalam hal kemandirian mereka di asrama,” ujar Engga Setiawan, salah seorang pelatih di PB Djarum.
“Kita juga ada tes fisik sesuai prosedur PBSI. Ada tes lari, skipping, kelincahan, kelenturan dan lain-lain. Sementara untuk teknik, akan banyak game untuk diadu atau dilawankan lagi,” tambahnya.Lebih lanjut Engga menyatakan bahwa Tim Pelatih PB Djarum tidak mematok angka jumlah peserta yang akan direkrut. Meski beberapa nama sudah menjadi incaran para pelatih yang bermarkas di GOR Djarum ini. “Tidak ada patokan jumlah angka peserta. Pada proses karantina ini kami ingin memastikan kembali agar kami lebih yakin lagi dengan calon-calon atlet yang akan kami bina,” jelas Engga.
Untuk menunjang prestasi mereka, para pemain di PB Djarum dipastikan akan mendapatkan kesempatan bertanding dan berkompetisi lebih banyak di berbagai ajang kejuaran bulutangkis. “Ini sangat penting untuk memberikan pengalaman dan membangun mental bertanding mereka,” tandas Fung Permadi. (J02)
Tahap Final Audisi di Kudus ini menguras banyak tenaga dan konsentrasi para Pelatih dan Pencari Bakat PB Djarum untuk menyeleksi pebulutangkis muda yang memiliki kualitas super. Mereka bekerja keras menyaring 131 peserta yang bertanding di Final Audisi ini hingga akhirnya terpilih 67 atlet yang dianggap layak. Mereka terdiri dari 15 atlet Putri U11,17 atlet Putri U13, 17 atlet Putra U11, dan 22 atlet Putra U13.
Manajer Tim PB Djarum Fung Permadimengungkapkan, mereka yang terpilih adalah pemain-pemain yang memiliki konsistensi dan semangat juang untuk menampilkan permainan terbaiknya. “Proses di babak yang terakhir ini memang luar biasa. Penampilan para atlet-atlet muda ini memang hebat, itu yang membuat sedikit terhambat dalam menilai. Para pemain banyak yang bermain baik dan menunjukkan permainan yang maksimal. Jadi sempat agak sulit bagi kita untuk menentukan siapa-siapa yang lolos ke Tahap Karantina,” ungkap Fung Permadi, setelah pengumuman di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu, 10/09/2017. “Bagi yang tidak lolos, jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan-kesempatan di lain waktu,”Fung, menambahkan.
Usai dinyatakan lolos, mereka akan masuk ke tahap karantina selama sepekan pada 11-16 September 2017. Di masa karantina ini para Pelatih PB Djarum akan melihat lebih intens dan lebih dekat kualitas yang dimiliki setiap peserta yang lolos. Di akhir masa karantina, pada 16 September, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja peserta yang layak mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan akan digembleng menjadi calon bintang bulutangkis Indonesia di masa depan.
Upaya pencarian bakat pebulutangkis-pebulutangkis muda ini melibatkan para pelatih dari PB Djarum, yang terdiri dari Fung Permadi, Rusmanto Djoko Semaun, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Ari Yuli Wahyu Hartanto, Anjib Kurniawan, Nimas Rani Wijayanti, Maria Elfira Christina, Roy Djojo Effendy, Sulaiman, Ellen Angelina, dan Ferry.
Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan mengapresiasi para pelatih maupun orangtua yang telah datang mendampingi putra dan putrinya sejak penyelenggaraan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, serta Kudus. "Dukungan yang sangat hebat ditunjukkan tak hanya dari sang anak, tapi juga orangtua dan para pelatih, terlihat di setiap kota Audisi Umum yang kami gelar sejak akhir Maret 2017 hingga kini," papar Budi, Minggu di GOR Djarum.
"Tingginya minat peserta ini sangat dinanti, sekaligus juga membuktikan bahwa para pelatih di daerah-daerah ingin memajukan anak-anak didik mereka untuk naik ke pentas nasional melalui PB Djarum,"tambah Budi.
Sejak hari pertama Final Audisi, Jum`at 08/09/2017 para finalis mendapatkan kesempatan dua kali bertanding untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan para pelatih PB Djarum. Penampilan mereka di dua pertandingan tersebut akan menjadi pertimbangan apakah mereka berhak untuk bertanding di hari selanjutnya.
Kemudian pada Sabtu 09/09/2017 pagi, para peserta kembali mendapat kesempatan satu kali bertanding. Hasil pertandingan tersebut menjadi penentu mereka untuk melaju ke tahap berikutnya yang akan digelar pada hari yang sama.Selanjutnya, Minggu (10/9), para finalis menjalani pertandingan terakhir mereka hingga akhirnya para pelatih PB Djarum memutuskan siapa yang layak untuk melaju ke tahap karantina.
Para pemain yang berhasil diterima di PB Djarum akan mendapatkan berbagai pelatihan dan fasilitas olahraga secara lengkap. Mereka akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan dari para pelatih bulutangkis berpengalaman di PB Djarum. Berbagai fasilitas modern yang tersedia di GOR Djarum akan menjadi sarana mereka berlatih setiap harinya.
Di samping itu, setiap atlet PB Djarum akan mendapatkan seluruh peralatan dan perlengkapan olahraga secara gratis. Mereka mendapat jaminan tempat tinggal di asrama dengan kualitas terbaik dan pemenuhan gizi sesuai standar atlet. “Di karantina nanti mereka akan mengikuti latihan yang sudah diatur di PB Djarum, lalu mengembleng mereka dalam hal kemandirian mereka di asrama,” ujar Engga Setiawan, salah seorang pelatih di PB Djarum.
“Kita juga ada tes fisik sesuai prosedur PBSI. Ada tes lari, skipping, kelincahan, kelenturan dan lain-lain. Sementara untuk teknik, akan banyak game untuk diadu atau dilawankan lagi,” tambahnya.Lebih lanjut Engga menyatakan bahwa Tim Pelatih PB Djarum tidak mematok angka jumlah peserta yang akan direkrut. Meski beberapa nama sudah menjadi incaran para pelatih yang bermarkas di GOR Djarum ini. “Tidak ada patokan jumlah angka peserta. Pada proses karantina ini kami ingin memastikan kembali agar kami lebih yakin lagi dengan calon-calon atlet yang akan kami bina,” jelas Engga.
Untuk menunjang prestasi mereka, para pemain di PB Djarum dipastikan akan mendapatkan kesempatan bertanding dan berkompetisi lebih banyak di berbagai ajang kejuaran bulutangkis. “Ini sangat penting untuk memberikan pengalaman dan membangun mental bertanding mereka,” tandas Fung Permadi. (J02)
Langganan:
Postingan (Atom)





















