Top Ad 728x90

Juli 04, 2018

Hasil Penghitungan Suara Di KPU, Pasangan TOP Dipastikan Pimpin Kudus 2018 - 2023

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Diawali dengan Penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa, Rapat Pleno terbuka rekapitulasi Penghitungan suara Pilkada Kudus 2018 telah dilangsungkan siang tadi, di Aula Lt 2 Gedung KPU Kabupaten Kudus, Rabu 04/07/2018.

Acara yang dijaga ketat oleh pihak pengamanan baik dari Polres, Kodim dan Satpol PP Kudus, berjalan dengan lancar dan aman.

Saat Rekapitulasi Untuk Pilgub Jateng yang hanya dihadiri oeh saksi paslon Gubernur dari nomor urut dua tersebut diperoleh hasil Pasangan Calon Gubernur dari Nomor urut 1 Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin memenangi perolehan suara di Kabupaten Kudus.

Dengan jumlah total perolehan suara Pilgub Jateng 2018, paslon nomor urut 1 (Ganjar Pranowo –Taj Yasin) sebesar 348.352 suara (73,55 %) sedangkan paslon nomor urut 2 (Sudirman Said – Ida Fauziah) perolehi  125.243 suara (26,44 %).

Sedangkan untuk jumlah DPT dan DPPh serta DPTb  adalah 617.785, jumlah suara sah 473.595, suara tidak sah 46.994 sehingga jumlah suara sah dan  tidak sah adalah 520.589.

Partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur di wilayah Kabupaten Kudus adalah sebesar 84,26 %.

Sementara itu pada sesi rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus 2018, dari 5 pasangan calon, hanya saksi dari dua pasangan calon, yakni saksi paslon nomor urut empat Akhwan-Hadi dan paslon nomor urut lima Tamzil-Hartopo, kedua saksi tersebut dengan seksama ikut menyaksikan jalannya rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus.

Hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Kudus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus diperoleh hasil Jumlah total perolehan suara Pilbup Kudus 2018, paslon nomorurut 1  (An-Noor) peroleh total 194.093 suara, paslon nomor urut 2  (Harjuna) sebesar 7.393 suara, paslon nomor urut 3  (Hartini-Bowo) sebesar 76.792 suara, paslon nomor urut 4  (Akhwan-Hadi) sebesar 11.151 suara dan  paslon nomor urut 5  (TOP) memperoleh angka sebesar 213.990 suara.

Jumlah  DPT dan DPPh dan DPTb pada Pilbup Kudus 2018 adalah sebesar 617.785,  suara sah sebesar 503.419, suara tidak sah sebesar 16.891, suara sah dan tidak sah sebesar 520.310, Partisipasi pemilih sebesar 84,25 %.

Dari prosentase perolehan diperoleh angka prosentase suara Pilbup Kudus tahun 2018 pada setiap calon, paslon nomorurut 1 sebesar 38,55 %, paslon nomor urut 2 sebesar 1,46 %, paslon nomor urut 3 sebesar 15,25 %, paslon nomorurut 4 sebesar 2,21 %, paslon nomorurut 5 sebesar 42,50 %.

Ketua KPU Kudus Moh. Khanafi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada warga masyarakat di Kabupaten Kudus, yang telah memberikan partisipasi pemilihan melebihi target 80 persen pemilih seperti yang dicanangkan oleh KPU.

“Saya juga berterimakasih kepada Panitia Pengawas Pemilu, Polres Kudus, TNI dan Satpol PP yang telah bahu membahu melaksanakan dan menjaga Pesta Demokrasi di Kudus ini menjadi aman dan Kondusif,” katanya.

“ Saya juga yakin hasil Rekapitulasi ini tidak akan ada langkah hukum gugatan dan sebagainya mengingat selisih angka perbedaan yang melebihi satu persen seperti disyaratkan dalam undang-undang pemilu, serta melihat tidak ada angka perbedaan yang berarti antara kami baik enyelenggara maupun pengawas serta keputusan saksi yang menerima hasil rekaitulasi ini,” ujarnya.

Tahapan berikutnya kami menunggu selama 3 x 24 Jam, “ bila tidak ada upaya hukum apapun dari pihak yang merasa terdapa selisih, pihanya akan segera menetapkan Pasangan Tamzil dan Hartopo Sebagai Bupati Kudus periode 2018-2023,” tambah Khanafi menjelaskan. (J02 /A01)

Juli 03, 2018

Selama Dua Jam Petugas Berhasil Padamkan Api Dari Gudang Giling Tebu

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Tiga buah mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar sebuah gudang giling tebu milik Sofi’i di Desa Margorejo Kecamatan Dawe Kudus hangus terbakar, Selasa 03/07/2018.

Api membakar tumpukan ampas bekas penggilingan tebu yang berada di belakang gudang giling tebu tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran yang membakar gudang penyimpanan ampas tebu itu.

Kronologi kejadian menurutKapolsek Dawe AKP Suharyanto, menyatakan dari keterangan warga setempat api bermula dari belakang gudang giling tebu milik Sofi’i warga Desa Margorejo Dawe Kudus.

“Kesiapan masyarakat sekitar yang dibantu tiga pemadam kebakaran dari PT Nojorono dan BPBD yang dikerahkan berhasil memadamkan gudang tersebut,” Kata AKP Suharyanto.

Dalam kejadian kebakaran tersebut petugas bersama warga selama dua jam berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian matrial sebesar 60jt, tambahnya. (J02 /A01)

Panen Bersama Varietas L-58 Aromatik Oleh Kodim Demak

by
Jurnalpantura.Com, Demak - Sebagai salah satu daerah penyumbang pasokan beras baik regional dan nasional, saat ini Kabupaten Demak terus bekerja keras memenuhi kebutuhan pasar terhadap pangan nasional.

Nyatanya, beras asal Demak belum betul - betul berkualitas baik, hal ini seringkali disebabkan petani masih menjalankan sistem konvensional tanpa memperhatikan musim dan perawatan yang semestinya.

Kegagalan yang seringkali dialami petani pada MT 2 lebih cenderung faktor hama wereng, sundep dan tikus.

Untuk itulah, Kodim 0716 Demak bersama Lumbung Banyu Bumi terus bersinergi dan turun ke sawah untuk memperbaiki sistem tata kelola pertanian yang baik dan benar. Tentunya sistem tata kelola ini Bertumpu pada proses awal pendampingan mulai dari memperhatikan masa tanam, air, tanah dan pemberian pupuk rutin dan berkala. 

Petani kedepannya diharapkan mampu mengubah cara dan menjalankan sistem tata kelola yang baik sekaligus dapat memasarkan sendiri berasnya, karena dengan seperti itu petani akan mampu mengangkat kualitas hidupnya.

Petani itu tidak boleh sendiri - sendiri, melainkan harus berkorporasi Membangun sistem kerja berkelompok, mulai dari kelompok kecil, lokal, regional dan nasional seperti yang sering disampaikan oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Di lahan desa Kuwu kecamatan Dempet, telah dipanen varietas L-58 aromatik oleh Kodim Demak bersama Lumbung Banyu Bumi. Panen perdana bersama Kodim ini akan membuktikan bahwa sistem tata kelola pertanian yang merupakan program CSR dari Lumbung Banyu Bumi berhasil optimal, mulai dari ketahanan padi dari musim dan hama, bulir yang banyak yang menentukan tonase yang bertambah.

Satriyo Seno Surono menjelaskan, "Sistem tata kelola pertanian yang kami jalankan selama ini memang seharusnya sudah di implementasikan ke seluruh wilayah di Jawa tengah bahkan seluruh Indonesia secara massif, agar kita betul-betul dapat membantu petani, merubah mindset petani konvensional sekaligus memakmurkan petani itu sendiri tentunya  dengan demikian Kedaulatan Pangan yang selama ini hanya menjadi Jargon dapat betul-betul diwujudkan di Indonesia".

Pernyataan tersebut juga diamini oleh Dandim Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto bahwa memang sistem tata kelola pertanian lumbung banyu bumi bukan hanya baik secara sistem namun juga pemuliaan tanah yang menjadi baik dari sebelumnya. Selain itu, Sistem tata kelola alsintan juga harus diperbaiki agar dapat dimanfaatkan petani dengan memperhatikan SDM maintenance alsintan sesuai dengan kapasitasnya serta pengelolaannya melalui BUMDES agar dapat menghidupkan perekonomian desa yang selama ini belum maksimal dan masih  bergantung pada subsidi pemerintah.

Yang terpenting dari Kolaborasi Lumbung Banyu Bumi sebagai Penggagas Sistem Tata Kelola Pertanian, peran TNI juga sangat penting terlebih perlunya sinergitas dari semua pihak, baik pemerintah daerah hingga perangkat desa selaku pengendali dan pelaksana sistem, serta peran TNI selaku pengawal pertanian yang lebih baik serta mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional dan negara lain.

'Kita tidak bisa diam saja melihat petani menjerit saat panen bersamaaan tetapi petani juga harus mengerti bagaimana cara memperbaiki tata kelola pada awal tanam agar harganya tetap tinggi dan kualitas tetap baik karena setelah hasil semua baik, maka pasar akan menyambut dengan sukacita, petani akan semakin percaya diri, pembeli akan datang dengan sendirinya sehingga pemasaran beras Demak tidak lagi dihantui rasa ketakutan oleh petani' ungkap Satriyo Seno Surono saat ditanya bagaimana meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.

Direktur Lumbung Banyu Bumi sekaligus Wakil Ketua HKTI Provinsi Jawa Tengah bidang Tata Kelola Pertanian, Satriyo Seno Surono menuturkan "Pemasaran dengan sendirinya terwujud dengan sistem pemasaran yang sudah di persiapkan sejak awal tanam dan semua unsur dari petani, pedagang menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dan masyarakat akan mendapat pangan  sehat dan murah yang diharapkan".

"Tantangan kita adalah membuka pasar jangka panjang, kelangsungan pangan nasional sangat ditentukan oleh petani dan tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama untuk benar benar memberikan perhatian terhadap nasib petani, khususnya di demak selain itu keberhasilan sektor pertanian sudah sangat dinanti generasi muda untuk bergabung melanjutkan dan membangun sektor pertanian dan peternakan dalam wujudkan pangan, sebagai pengusaha dan pelaku tani. Oleh sebab itu, sayangnya keberhasilan sistem tata kelola pertanian  ini juga di ikuti dengan harga sewa lahan yang mahal tentunya menjadi masalah bagi petani kecil. "Ketentuan sewa menyewa lahan yg harus diperbaiki dalam sistem lelang desa, harga yang memberatkan petani dan hanya mampu d sewa bagi ekonomi tinggi" kata Satriyo Seno Surono. (J02 /A01)

Sinau Jurnalistik Oleh Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung

by
Jurnalpantura.Com Jurnalpantura.Com, Kudus - Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung, yang digawangi oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) menggelar Latihan Jurnalistik di salah satu kediaman mahasiswa Kudus, dengan menggandeng LPM Paradigma IAIN Kudus, 01/07/18.

Sinau Jurnalistik yang bertema "Podo Geguyuban Anggone Sinau Nulis" tersebut diikuti oleh belasan mahasiswa, baik mahasiswa asal Kudus, Pati, Demak maupun Jepara yang gegayuhan serius belajar menulis.

Presiden Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung, Achmad Fakhrudin mengutarakan,"kegiatan ini sebagai salah satu wujud membangun literasi kampus, meredam budaya hoax yang kian marak," katanya.

Udin, begitu kerap disapa, Mahasiswa STIBI asal Kudus itu juga menambahkan,"selain daripada hal tersebut, saat ini memang mahasiswa harus memperbanyak referensi bacaan, terlebih memantik mereka agar terdorong, bergelut didunia pers kampus," jelasnya.

Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh baik kampus maupun mahasiswa, meskipun lokasi pelatihan jurnalistik berada di Kudus, tapi antusiasme dari mereka begitu apik.

"Terima kasih kepada LPM Paradigma IAIN Kudus karena bimbingan dan sharing soal pers kampus dan juga turut membantu kami dalam membangun LPM(Lembaga Pers Mahasiswa) Saba' di STIBI,"pungkasnya. (Nrs/A02) 

Anjangsana Anggota DEWIKU Ke Desa Wisata Curug Sewu

by
Jurnalpantura.Com Jurnalpantura.Com, kendal - Gelaran tahunan Forum Komonikasi Desa Wisata, sekaligus Halal Bi Halal untuk tahun 2018, giliran Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah. Kabupaten Kendal Kabupaten kendal menjadi tuan Rumah pertemuan rutin Forkom dan halal bi halal pengelola desa wisata se-Jawa Tengah, kata Tatang Sariawan ketua  Forum komunikasi desa wisata Jawa tengah.

Ketua Forum Komonikasi Desa Wisata Jawa Tengah, mengatakan, "Kegiatan yang diselenggarakan FK Deswita (Forum Komunikasi Desa Wisata) Jateng 29-30 Juni 2018 itu  dipusatkan di Desa Wisata Curuq Sewu, Kecamatan patean, Kabupaten Kendal."

Menurut dia, Curuq sewu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki keindahan alam yg khas dan juga kemajuan yang pesat dalam pengembangan desa wisata di Jateng, Jumat 29/06/2018.

Desa Curuq sewu merupakan desa yang berada di pegunungan prahu dengam panorama yang indah dan memiliki air terjun yang unik dan tidak pernah surut airnya walaupun musim kemarau.

Sementara dalam hal kelembagaan pengelolaan desa wisata, lanjut dia, Curuq Sewu dinilai sebagai desa wisata yang berkembang dan meiliki kemajuan pesat.

Lebih lanjut, Tatang mengatakan pertemuan FK Deswita merupakan ajang tukar pengalaman dan informasi dalam pengembangan desa wisata se-Jateng yang digelar setiap tiga bulan sekali.

"Berbagai hal dibahas agar pengembangan desa wisata terus meningkat dan mampu menggerakkan perekonomian warga di desa," katanya.

Selain dipercaya sebagai tuan rumah pertemuan FK Deswita, Desa wisata Curuq sewu dalam waktu dekat juga akan diikutsertakan dalam lomba pengelolaan desa wisata tingkat jawa tengah yang diselenggarakan oleh dinas pariwisata provinsi Jateng di Ungaran pada bulan Sepetember yang akan datang, ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Desa Wisata Kudus (Dewiku) yang dipimpin Anis, menyampaikan bahwa rombongan anggota Dewiku yang ikut hadir dalam pertemuan ini berjumlah enam belas anggota tersebar dari beberapa Desa Wisata di Kabupaten Kudus.

"Desa Wisata Loram  Kulon, Hadipolo, Margorejo ,Jepang, Dukuh Waringin dan Desa Wonosoco  serta dua pendamping dari Dinas Pariwisata."Jelas Anis. 

Rombongan tersebut bersama-sama ketua Giptta dan Crew JBO Manajemen mengikuti rangakaian acara yang dilaksanakan selama dua hari. (MD/A02)

Juli 02, 2018

Penuhi Nadzar, Haris Paryono Beri Mahmudun Mobil

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Eforia kemenangan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kudus nomor urut 5 sangat terasa dirasakan oleh pendukung Tamzil-Hartopo.

Meski  rekapitulasi hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus2018 secara resmi belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kudus.

Seperti yang dilakukan oleh H Heris Paryono siang tadi, sebagai wujud pelaksanaan nazar atau memenuhi janji akan berbuat sesuatu jika maksud tercapai, ketua DPC PDI Pro Mega dan Ketua DPC PDI Perjuangan tahun 1996-2001 yang pada kampanye Pilkada Bupati Kudus kemarin menjadi Tim Pemenangan Paslon Nomor urut 5, memenuhi janjinya menyerahkan satu unit mobil kesayangannya KIA Carnival miliknya kepada salah seorang anggota tim pemenangan, Mahmudun, Senin 02/07/2018.

Mahmudun yang juga sekretaris DPC Organda Kudus dinilai oleh Heris sebagai sosok yang pantas diberi hadiah olehnya akibat kegigihannya dan pantang menyerah untuk berkampanye siang malam memenangkan pasangan yang di usung oleh PKB,PPP dan Partai Hanura tersebut.

Dengan menggunakan mobil pengangkut kendaraan roda empat atau lebih, mobil yang masih berstiker branding pemenangan tersebut berhenti dan dilakukan serah terima kepada pria yang juga  menjabat sebagai sekretaris DPC Organda Kabupaten Kudus di depan air mancur pendopo Simpangtujuh.

Dalam kesempatan tersebut Heris kepada awak media menyampaikan, Dirinya memang bernazar bila pasangan Tamzil-Hartopo memenangi Pilkada saya berjanji mobil ini akan saya serahkan kepada saudara Mahmudun.

“ Tak hanya itu, saya juga bernazar akan menyerahkan sepeda motor kepada saudara Kasrum, telah memberangkatkan umroh dua orang janda, dan mewakafkan 10 bidang tanah sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan pak Tamzil sebagai bupati Kudus,” katanya.

Selain nazar fisik Heris juga mengaku sudah menyelesaikan nazar untuk membaca shalawat sebanyak 20.000.
Motivasi memberikan mobil tersebut kepada Mahmudun adalah, karena Mahmudun sebagai sosok yang paling getol membantunya melaksanakan Manakiban.

“Dengan mobil ini saya dan Mahmudun hampir 80 hari menggelar manakiban dari tempat satu ke tempat yang lain, mobil ini pula yang mengangkut kebutuhan logistik kegiatan tersebut, saya dan Mahmudun sudah mendukung pak Tamzil menjadi bakal Calon jauh sebelum memperoleh rekomendasi dari partai-partai,” ujarnya.

Sementara itu Mahmudun mengaku gembira dan berterimakasih atas hadiah yang diberikan oleh seniornya tersebut.

“Insya Allah sebagai tanda kenang-kenangan, saya tidak akan menjual mobil ini,” pungkas Mahmudun berseri-seri. (J02 /A01)

Top Ad 728x90