Jurnalpantura.Com, Demak - Sebagai bentuk pembinaan teritorial dan meningkatkan ketahanan nasional di bidang pangan, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) Demak Letkol Inf Abi Kusnianto melaksanakan kunjungan kerja bersama Lumbung Banyu Bumi (LBB) ke Desa Ruwit serta Sarapan bareng para petani di Desa Ruwit Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Kamis, 05/07/18 kemarin pagi.
Dalam kunjungan kerja bersama Lumbung Banyu Bumi (LBB) ini, Dandim bertatap muka langsung dengan para petani binaan Koramil Wedung di Desa Ruwit.
Dalam sambutanya direktur LBB Satriyo mengatakan “masalah itu bukanlah kegagalan, justru makin banyak masalah yang di hadapi, makin bertambah pengetahun dan keterampilan petani, asal mau belajar dan saling tukar pikiran sesama petani, supaya terjadi peningkatan hasil panen,” terangnya.
Menurutnya Ketua Kelompok Tani harus menjadi motor penggerak untuk memberi semangat para petani lainnya dan memotivasi anggotanya agar tidak putus asa ataupun merasa kecil hati apabila mendapati kendala dan kesulitan dalam penanganan serta pengelolaan tanaman padi yang sedang di budi dayakan, pungkas Satriyo.
Dalam kesempatan itu, Dandim Demak Letkol Inf Abi Kusnianto juga berkesempatan memberikan motivasi kepada para petani “menghadapi segala kemungkinan buruk yang tentunya pasti akan terjadi,bila terjadi musim kemarau, saya sarankan kelompok tani lebih aktif lagi untuk kerja sama antar anggota, apalagi bila curah hujan menipis, ketua Kelompok Tani harus lebih aktif memantau saluran irigasi, mencermati situasi yang ada dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi anggotanya”, kata Dandim Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto memotivasi para petani yang hadir.
Di akhir arahannya Abi Kusnianto mengajak masyarakat petani untuk lebih giat lagi dan turut serta aktif dalam mendukung pemerintah demi mensukseskan swasembada pangan di Kabupaten Demak lebih khususnya di Desa Ruwit. “Sehingga kedepan ketersediaan beras di Desa Ruwit dapat tercukupi dan tidak perlu mengharapkan bantuan dari pemerintah lagi,” tuturnya.
Sedangkan Kepala Desa Ruwit Supriyanto mengatakan, kunjungan kerja Dandim bersama Direktur LBB ini sangat bermakna dalam kehidupan masyarakat, karena kunjungan ini adalah upaya TNI untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antara TNI, pemerintah, pengusaha dan masyarakat, dimana dalam akhir-akhir ini persatuan dan kesatuan mendapat cobaan dimana-mana.
Kunjungan Dandim Demak bersama rombongan tersebut mendapat apresiasi positif dari salah satu Ketua Kelompok Tani, Wardi, menurutnya dengan adanya perhatian dari para pejabat tinggi di daerah tersebut semakin memotivasi dan memberikan semangat kepada para petani untuk mengelola lahan sawah yang mereka garap.
Turut dalam acara tatap muka, Danramil Wedung Kapten Inf Triyono,Kepala Desa Ruwit Supriyanto,anggota LBB serta para petani Desa Ruwit, Usai tatap muka Dandim melaksanakan panen padi secara simbolis.(J02 /A01)
Juli 06, 2018
Juli 05, 2018
by Unknown
Juli 05, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi dan kekeluargaan diantara pimpinan dan anggota, Keluarga Besar Koramil 05/Mejobo menggelar acara Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1439 H bertempat di RM Ikan Bakar Nasuky Mubarok Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus sekaligus dilanjutkan acara arisan dan pertemuan rutin bulanan anggota Persit Ranting 06 dijajaran Koramil 05 pada Rabu (04/07/2018) sore
Pada kesempatan tersebut Danramil 05/Mejobo Kapten Inf Sukaryono yang didampingi Ny. Endah Sukaryono mengajak para anggota untuk senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT berkat rahmat, anugerah dan hidayah-Nya, kita telah sampai puncak kemenangan dan kebahagiaan dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
Lebih lanjut Danramil menegaskan, Halal Bihalal ini sebagai upaya menjaga tali silaturahmi bukan hanya personil Koramil akan tetapi dengan anggota Persit Koramil. Harapannya akan terbentuk ikatan kekeluargaan yang kuat sebagai satu keluarga yang besar dan harmonis.
“Idul Fitri ini kita jadikan momen untuk saling memaafkan dan menjaga hubungan harmonis dan tali silaturahmi diantara Danramil dengan anggota beserta keluarganya,” kata Danramil.
Selanjutnya Kapten Inf Sukaryono juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota Koramil Mejobo yang telah melaksanakan tugas dengan baik.
Diantaranya adalah Pengamanan Pilkada Kabupaten Kudus, Kunjungan Ibu Panglima TNI di wilayah Kabupaten Kudus. Semua anggota telah melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan sepenuh hati.
"Terima kasih kepada Ibu Ketua Persit KCK Ranting 06 Koramil 05/Mejobo beserta anggota yang telah mendukung tugas suami maupun kegiatan organisasi Persit semua berjalan dengan baik. Jaga keharmonisan rumah tangga, perhatikan dengan serius tentang masa depan anak-anak kita dengan baik dan terencana", pungkasnya. (J12/A02)
Pada kesempatan tersebut Danramil 05/Mejobo Kapten Inf Sukaryono yang didampingi Ny. Endah Sukaryono mengajak para anggota untuk senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT berkat rahmat, anugerah dan hidayah-Nya, kita telah sampai puncak kemenangan dan kebahagiaan dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
Lebih lanjut Danramil menegaskan, Halal Bihalal ini sebagai upaya menjaga tali silaturahmi bukan hanya personil Koramil akan tetapi dengan anggota Persit Koramil. Harapannya akan terbentuk ikatan kekeluargaan yang kuat sebagai satu keluarga yang besar dan harmonis.
“Idul Fitri ini kita jadikan momen untuk saling memaafkan dan menjaga hubungan harmonis dan tali silaturahmi diantara Danramil dengan anggota beserta keluarganya,” kata Danramil.
Selanjutnya Kapten Inf Sukaryono juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota Koramil Mejobo yang telah melaksanakan tugas dengan baik.
Diantaranya adalah Pengamanan Pilkada Kabupaten Kudus, Kunjungan Ibu Panglima TNI di wilayah Kabupaten Kudus. Semua anggota telah melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan sepenuh hati.
"Terima kasih kepada Ibu Ketua Persit KCK Ranting 06 Koramil 05/Mejobo beserta anggota yang telah mendukung tugas suami maupun kegiatan organisasi Persit semua berjalan dengan baik. Jaga keharmonisan rumah tangga, perhatikan dengan serius tentang masa depan anak-anak kita dengan baik dan terencana", pungkasnya. (J12/A02)
by Unknown
Juli 05, 2018
Jurnalpantura.Com, Demak - Sesosok pria tak dikenal ditemukan meninggal dunia di serambi sebelah utara Masjid Agung Demak. Penemuan ini mengegerkan warga dan para peziarah yang saat itu sedang beristirahat di serambi masjid, Kamis 05/07/2018 dinihari.
Mayat pria yang kemudian diketahui bernama Angling Prasodjo (63) ditemukan dengan posisi tengkurap di atas karpet.
Saat itu Fathur Rohman Takmir Masjid Demak bagian kuncen makam mendapatkan laporan dari salah satu warga yang ada di sekitar serambi masjid tentang adanya peziarah yang meninggal. Kemudian Takmir Masjid bersama Wawan warga Wonosalam melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Demak.
Tak berselang lama petugas kepolisian dari sektor Demak yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Demak Iptu Sugeng Riyadi Bps, tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal.
"Dari pemeriksaan awal dari tubuh korban tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan ataupun tanda-tanda penganiayaan." Ungkap Kapolsek Demak Kota.
Dari keterangan para saksi, korban yang kemudian diketahui bernama Angling Prasodjo, kelahiran Kudus 1955 dan beralamat Jl Pakis III Blok BB39 No 06 RT 03 RW XII kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan kota Bekasi.
Masih menurut Sugeng, Sebelumnya AP tidur - tiduran di teras sebelah utara Masjid Demak, kemudian muntah-muntah dan tak berselang lama di temukan meninggal dunia dengan mengendarai Mobil Ambulans, jenazah akhirnya dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ujarnya. (J02 /A01)
Mayat pria yang kemudian diketahui bernama Angling Prasodjo (63) ditemukan dengan posisi tengkurap di atas karpet.
Saat itu Fathur Rohman Takmir Masjid Demak bagian kuncen makam mendapatkan laporan dari salah satu warga yang ada di sekitar serambi masjid tentang adanya peziarah yang meninggal. Kemudian Takmir Masjid bersama Wawan warga Wonosalam melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Demak.
Tak berselang lama petugas kepolisian dari sektor Demak yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Demak Iptu Sugeng Riyadi Bps, tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal.
"Dari pemeriksaan awal dari tubuh korban tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan ataupun tanda-tanda penganiayaan." Ungkap Kapolsek Demak Kota.
Dari keterangan para saksi, korban yang kemudian diketahui bernama Angling Prasodjo, kelahiran Kudus 1955 dan beralamat Jl Pakis III Blok BB39 No 06 RT 03 RW XII kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan kota Bekasi.
Masih menurut Sugeng, Sebelumnya AP tidur - tiduran di teras sebelah utara Masjid Demak, kemudian muntah-muntah dan tak berselang lama di temukan meninggal dunia dengan mengendarai Mobil Ambulans, jenazah akhirnya dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ujarnya. (J02 /A01)
Juli 04, 2018
by Unknown
Juli 04, 2018
Jurnalpantura.Com, Jepara - Peristiwa bunuh diri terjadi di Desa Lebak RT 01 RW II kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara, Rabu 04/07/2018.
Pelaku bunuh diri diketahui bernama MNR (30) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu.
Peristiwa bunuh diri ini pertama kali diketahui oleh tetangganya yang bernama Rif'an dan istrinya . Saat dirinya diberitahu putrinya yang balita, bahwa di belakang rumah dibawah pohon durian, terlihat sosok yang tergantung di atas pohon.
"Kemudian saya segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakis Aji." katanya.
Tak lama berselang, petugas Polsek datang dengan membawa tim medis dari Puskesmas Pakis Aji ke TKP. Segera petugas melakukan penurunan pelaku dugaan bunuh diri untuk dilakukan pemeriksaan kondisi pelaku.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr Anjar, di peroleh kesimpulan bahwa pelaku diperkirakan sudah meninggal sekitar 8 jam yang lalu. Pelaku diperkirakan melakukan bunuh diri sekitar pukul 22.00 malam sebelumnya.
"Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pelaku, kami menduga pelaku murni melakukan gantung diri." ujarnya.
Sementara itu dari keterangan keluarga, bahwa MNR selama ini diketahui menderita depresi dikarenakan persoalan keluarga. (J02 /A01)
Pelaku bunuh diri diketahui bernama MNR (30) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu.
Peristiwa bunuh diri ini pertama kali diketahui oleh tetangganya yang bernama Rif'an dan istrinya . Saat dirinya diberitahu putrinya yang balita, bahwa di belakang rumah dibawah pohon durian, terlihat sosok yang tergantung di atas pohon.
"Kemudian saya segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakis Aji." katanya.
Tak lama berselang, petugas Polsek datang dengan membawa tim medis dari Puskesmas Pakis Aji ke TKP. Segera petugas melakukan penurunan pelaku dugaan bunuh diri untuk dilakukan pemeriksaan kondisi pelaku.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dr Anjar, di peroleh kesimpulan bahwa pelaku diperkirakan sudah meninggal sekitar 8 jam yang lalu. Pelaku diperkirakan melakukan bunuh diri sekitar pukul 22.00 malam sebelumnya.
"Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pelaku, kami menduga pelaku murni melakukan gantung diri." ujarnya.
Sementara itu dari keterangan keluarga, bahwa MNR selama ini diketahui menderita depresi dikarenakan persoalan keluarga. (J02 /A01)
by Unknown
Juli 04, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Diawali dengan Penghitungan perolehan suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa, Rapat Pleno terbuka rekapitulasi Penghitungan suara Pilkada Kudus 2018 telah dilangsungkan siang tadi, di Aula Lt 2 Gedung KPU Kabupaten Kudus, Rabu 04/07/2018.
Acara yang dijaga ketat oleh pihak pengamanan baik dari Polres, Kodim dan Satpol PP Kudus, berjalan dengan lancar dan aman.
Saat Rekapitulasi Untuk Pilgub Jateng yang hanya dihadiri oeh saksi paslon Gubernur dari nomor urut dua tersebut diperoleh hasil Pasangan Calon Gubernur dari Nomor urut 1 Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin memenangi perolehan suara di Kabupaten Kudus.
Dengan jumlah total perolehan suara Pilgub Jateng 2018, paslon nomor urut 1 (Ganjar Pranowo –Taj Yasin) sebesar 348.352 suara (73,55 %) sedangkan paslon nomor urut 2 (Sudirman Said – Ida Fauziah) perolehi 125.243 suara (26,44 %).
Sedangkan untuk jumlah DPT dan DPPh serta DPTb adalah 617.785, jumlah suara sah 473.595, suara tidak sah 46.994 sehingga jumlah suara sah dan tidak sah adalah 520.589.
Partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur di wilayah Kabupaten Kudus adalah sebesar 84,26 %.
Sementara itu pada sesi rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus 2018, dari 5 pasangan calon, hanya saksi dari dua pasangan calon, yakni saksi paslon nomor urut empat Akhwan-Hadi dan paslon nomor urut lima Tamzil-Hartopo, kedua saksi tersebut dengan seksama ikut menyaksikan jalannya rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus.
Hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Kudus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus diperoleh hasil Jumlah total perolehan suara Pilbup Kudus 2018, paslon nomorurut 1 (An-Noor) peroleh total 194.093 suara, paslon nomor urut 2 (Harjuna) sebesar 7.393 suara, paslon nomor urut 3 (Hartini-Bowo) sebesar 76.792 suara, paslon nomor urut 4 (Akhwan-Hadi) sebesar 11.151 suara dan paslon nomor urut 5 (TOP) memperoleh angka sebesar 213.990 suara.
Jumlah DPT dan DPPh dan DPTb pada Pilbup Kudus 2018 adalah sebesar 617.785, suara sah sebesar 503.419, suara tidak sah sebesar 16.891, suara sah dan tidak sah sebesar 520.310, Partisipasi pemilih sebesar 84,25 %.
Dari prosentase perolehan diperoleh angka prosentase suara Pilbup Kudus tahun 2018 pada setiap calon, paslon nomorurut 1 sebesar 38,55 %, paslon nomor urut 2 sebesar 1,46 %, paslon nomor urut 3 sebesar 15,25 %, paslon nomorurut 4 sebesar 2,21 %, paslon nomorurut 5 sebesar 42,50 %.
Ketua KPU Kudus Moh. Khanafi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada warga masyarakat di Kabupaten Kudus, yang telah memberikan partisipasi pemilihan melebihi target 80 persen pemilih seperti yang dicanangkan oleh KPU.
“Saya juga berterimakasih kepada Panitia Pengawas Pemilu, Polres Kudus, TNI dan Satpol PP yang telah bahu membahu melaksanakan dan menjaga Pesta Demokrasi di Kudus ini menjadi aman dan Kondusif,” katanya.
“ Saya juga yakin hasil Rekapitulasi ini tidak akan ada langkah hukum gugatan dan sebagainya mengingat selisih angka perbedaan yang melebihi satu persen seperti disyaratkan dalam undang-undang pemilu, serta melihat tidak ada angka perbedaan yang berarti antara kami baik enyelenggara maupun pengawas serta keputusan saksi yang menerima hasil rekaitulasi ini,” ujarnya.
Tahapan berikutnya kami menunggu selama 3 x 24 Jam, “ bila tidak ada upaya hukum apapun dari pihak yang merasa terdapa selisih, pihanya akan segera menetapkan Pasangan Tamzil dan Hartopo Sebagai Bupati Kudus periode 2018-2023,” tambah Khanafi menjelaskan. (J02 /A01)
Acara yang dijaga ketat oleh pihak pengamanan baik dari Polres, Kodim dan Satpol PP Kudus, berjalan dengan lancar dan aman.
Saat Rekapitulasi Untuk Pilgub Jateng yang hanya dihadiri oeh saksi paslon Gubernur dari nomor urut dua tersebut diperoleh hasil Pasangan Calon Gubernur dari Nomor urut 1 Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin memenangi perolehan suara di Kabupaten Kudus.
Dengan jumlah total perolehan suara Pilgub Jateng 2018, paslon nomor urut 1 (Ganjar Pranowo –Taj Yasin) sebesar 348.352 suara (73,55 %) sedangkan paslon nomor urut 2 (Sudirman Said – Ida Fauziah) perolehi 125.243 suara (26,44 %).
Sedangkan untuk jumlah DPT dan DPPh serta DPTb adalah 617.785, jumlah suara sah 473.595, suara tidak sah 46.994 sehingga jumlah suara sah dan tidak sah adalah 520.589.
Partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur di wilayah Kabupaten Kudus adalah sebesar 84,26 %.
Sementara itu pada sesi rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus 2018, dari 5 pasangan calon, hanya saksi dari dua pasangan calon, yakni saksi paslon nomor urut empat Akhwan-Hadi dan paslon nomor urut lima Tamzil-Hartopo, kedua saksi tersebut dengan seksama ikut menyaksikan jalannya rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara Pilbup Kudus.
Hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Kudus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus diperoleh hasil Jumlah total perolehan suara Pilbup Kudus 2018, paslon nomorurut 1 (An-Noor) peroleh total 194.093 suara, paslon nomor urut 2 (Harjuna) sebesar 7.393 suara, paslon nomor urut 3 (Hartini-Bowo) sebesar 76.792 suara, paslon nomor urut 4 (Akhwan-Hadi) sebesar 11.151 suara dan paslon nomor urut 5 (TOP) memperoleh angka sebesar 213.990 suara.
Jumlah DPT dan DPPh dan DPTb pada Pilbup Kudus 2018 adalah sebesar 617.785, suara sah sebesar 503.419, suara tidak sah sebesar 16.891, suara sah dan tidak sah sebesar 520.310, Partisipasi pemilih sebesar 84,25 %.
Dari prosentase perolehan diperoleh angka prosentase suara Pilbup Kudus tahun 2018 pada setiap calon, paslon nomorurut 1 sebesar 38,55 %, paslon nomor urut 2 sebesar 1,46 %, paslon nomor urut 3 sebesar 15,25 %, paslon nomorurut 4 sebesar 2,21 %, paslon nomorurut 5 sebesar 42,50 %.
Ketua KPU Kudus Moh. Khanafi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada warga masyarakat di Kabupaten Kudus, yang telah memberikan partisipasi pemilihan melebihi target 80 persen pemilih seperti yang dicanangkan oleh KPU.
“Saya juga berterimakasih kepada Panitia Pengawas Pemilu, Polres Kudus, TNI dan Satpol PP yang telah bahu membahu melaksanakan dan menjaga Pesta Demokrasi di Kudus ini menjadi aman dan Kondusif,” katanya.
“ Saya juga yakin hasil Rekapitulasi ini tidak akan ada langkah hukum gugatan dan sebagainya mengingat selisih angka perbedaan yang melebihi satu persen seperti disyaratkan dalam undang-undang pemilu, serta melihat tidak ada angka perbedaan yang berarti antara kami baik enyelenggara maupun pengawas serta keputusan saksi yang menerima hasil rekaitulasi ini,” ujarnya.
Tahapan berikutnya kami menunggu selama 3 x 24 Jam, “ bila tidak ada upaya hukum apapun dari pihak yang merasa terdapa selisih, pihanya akan segera menetapkan Pasangan Tamzil dan Hartopo Sebagai Bupati Kudus periode 2018-2023,” tambah Khanafi menjelaskan. (J02 /A01)
Juli 03, 2018
by Unknown
Juli 03, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Tiga buah mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang membakar sebuah gudang giling tebu milik Sofi’i di Desa Margorejo Kecamatan Dawe Kudus hangus terbakar, Selasa 03/07/2018.
Api membakar tumpukan ampas bekas penggilingan tebu yang berada di belakang gudang giling tebu tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran yang membakar gudang penyimpanan ampas tebu itu.
Kronologi kejadian menurutKapolsek Dawe AKP Suharyanto, menyatakan dari keterangan warga setempat api bermula dari belakang gudang giling tebu milik Sofi’i warga Desa Margorejo Dawe Kudus.
“Kesiapan masyarakat sekitar yang dibantu tiga pemadam kebakaran dari PT Nojorono dan BPBD yang dikerahkan berhasil memadamkan gudang tersebut,” Kata AKP Suharyanto.
Dalam kejadian kebakaran tersebut petugas bersama warga selama dua jam berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian matrial sebesar 60jt, tambahnya. (J02 /A01)
Api membakar tumpukan ampas bekas penggilingan tebu yang berada di belakang gudang giling tebu tersebut. Belum diketahui penyebab kebakaran yang membakar gudang penyimpanan ampas tebu itu.
Kronologi kejadian menurutKapolsek Dawe AKP Suharyanto, menyatakan dari keterangan warga setempat api bermula dari belakang gudang giling tebu milik Sofi’i warga Desa Margorejo Dawe Kudus.
“Kesiapan masyarakat sekitar yang dibantu tiga pemadam kebakaran dari PT Nojorono dan BPBD yang dikerahkan berhasil memadamkan gudang tersebut,” Kata AKP Suharyanto.
Dalam kejadian kebakaran tersebut petugas bersama warga selama dua jam berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian matrial sebesar 60jt, tambahnya. (J02 /A01)
Langganan:
Postingan (Atom)








