Jurnalpantura.Com, Kudus - Pasukan TNI dan Polri menggelar Apel Pengamanan menjelang Pemilihan kepala Dearah (Pilkada) 2018. Apel dilaksanakan di halaman Makodim Kudus, Jl Jenderal Sudirman.
Komandan Kodim Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo dan Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning memimpin apel pasukan.
Keduanya memberi Amanat kepada pasukan yang terdiri dari pasukan Kodim dan Polres Kudus, terkait pengamanan Pilkada Serentak 2018.
"Dalam apel pagi ini kita samakan persepsi, Polri dan TNI saudara kandung, barisan terakhir untuk keamanan NKRI," ujar Kapolres Kudus.
Apel tersebut menunjukkan bahwa Polres dan Kodim Kudus bersinergi dalam mengawal, mengamankan dan mensukseskan Pilkada Serentak 2018 Kabupaten Kudus.
Sedangkan Dandim Kudus dalam amanatnya menyatakan bahwa TNI dan Polri berada pada posisi Netral dan tidak memihak."Saya instruksikan kepada jajaran Kodim untuk saling koordinasi dan kerja sama dengan Polres Kudus menjaga kondusifitas Kudus, "ujarnya.
Dengan segala kemampuan teritorial kita optimalkan satuan, guna mendeteksi dan mencegah kerawanan yang ingin mengganggu stabilitas wilayah Kudus, tegas Dandim.
Dalam apel ini juga dibacakan Ikrar bersama yang ditirukan oleh seluruh peserta upacara. Ikrar yang diantaranya adalah komitmen netralitas TNI dan Polri serta soliditas TNI dan Polri dalam mengawal dan mengamankan Pilkada 2018.
Usai pelaksanaan apel kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, ramah tamah dan sarapam pagi bersama di ruang dalam Makodim 0722 Kudus. (J02 /A01)
Februari 12, 2018
Februari 11, 2018
by Unknown
Februari 11, 2018
Jurnalpantura.Com, Pati - Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) bersama Forkompimda, Sabtu 10/11/2018. Menghadiri acara pembukaan pasar imlek di Pecinan Pati.
"Pasar Imlek diharapkan mampu menjadi sarana menumbuhkan persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kerukunan warga pati.
Selain itu, event ini diharapkan juga mampu menciptakan pembauran antara masyarakat etnis tionghoa dengan masyarakat lokal setempat, sehingga tercipta suatu kehidupan yg saling pengertian dan harmonis dalam kebersamaan", terang Haryanto dalam sambutannya.
Bupati juga berharap agar semangat sinergi dan kebersamaan itu senantiasa dipelihara dan dikembangkan, karena harmoni dan keselarasan yang dilatarbelakangi perbedaan, merupakan suatu anugrah.
Bupati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas kesengkuyungan dan kebersamaan dalam penyelenggaraan pasar imlek tahun 2018. "Semoga
kegiatan gathering tahun baru imlek 2569 tahun 2018 berjalan aman, damai dan lancar sesuai rencana dan harapan kita semua", pungkasnya. (J02/A01)
by Unknown
Februari 11, 2018
Jurnalpantura.Com,Kudus - Akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kudus beberapa hari ini, khususnya di Desa Medini, kecamatan Undaan, sehingga mengakibatkan longsor nya tanggul kanan Sungai Wulan.
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat melakukan kerja bakti guna memperkuat sementara tanggul tersebut. Dalam penangananya, warga dan unsur lainya melakukan penambalan menggunakan karung yang diisi tanah, kemudian ditahan menggunakan patok bambu sepanjang tanggul Sungai Wulan.
Tanggul sebelah kanan sepanjang 200 meter, dengan ketinggian tanggul 2 M dan lebar 3 M. "Ini langkah penanganan sementara atau darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Camat Undaan Drs Rinardi Budiyanto.
Sedangkan Danramil Undaan kapten Inf Sri Widodo menyampaikan, setelah mendapat laporan tentang tanggul yang longsor, pihaknya langsung memerintahkan jajaran personil Koramil Undaan dibantu tim Siaga Makodim Kudus, membantu warga memperbaiki tanggul tersebut,Ahad 11/02/2018.
" Kegiatan ini merupakan bukti nyata penguatan kemanunggalan TNI bersama rakyat, "imbuhnya. (J02/A1)
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan masyarakat melakukan kerja bakti guna memperkuat sementara tanggul tersebut. Dalam penangananya, warga dan unsur lainya melakukan penambalan menggunakan karung yang diisi tanah, kemudian ditahan menggunakan patok bambu sepanjang tanggul Sungai Wulan.
Tanggul sebelah kanan sepanjang 200 meter, dengan ketinggian tanggul 2 M dan lebar 3 M. "Ini langkah penanganan sementara atau darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Camat Undaan Drs Rinardi Budiyanto.
Sedangkan Danramil Undaan kapten Inf Sri Widodo menyampaikan, setelah mendapat laporan tentang tanggul yang longsor, pihaknya langsung memerintahkan jajaran personil Koramil Undaan dibantu tim Siaga Makodim Kudus, membantu warga memperbaiki tanggul tersebut,Ahad 11/02/2018.
" Kegiatan ini merupakan bukti nyata penguatan kemanunggalan TNI bersama rakyat, "imbuhnya. (J02/A1)
by Unknown
Februari 11, 2018
Jurnalpantura.Com, Tegal - Keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada pengusaha kecil di buktikan dengan Kredit Mitra Jateng (KMJ). Melalui program ini, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak lagi kesulitan yang mengakses modal untuk mengembangkan usahanya.
“Pengusaha kecil yang selama ini kesulitan mengakses modal mengakses modal kini menjadi mudah, karena Bank Jateng turun dengan suku bunga terendah se-Indonesia, hanya tujuh persen per tahun. Bahkan sekarang nasabahnya. mencapai lebih dari 16 ribu orang,” ujar Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH MIP saat memberi sambutan pada Grebeg Pantura Kredit Mitra Jateng 25, di Taman Rakyat Slawi Ayu Kabupaten Tegal.
Orang nomor satu di Jateng itu berharap, KMJ 25 akan terus bergulir hingga ke pelosok-pelosok daerah. Apalagi kredit tanpa agunan, proses mudah, dan cepat ini telah menginspirasi perbankan lain, baik bank nasional maupun BKK dan BPR menurunkan suku bunganya menjadi delapan persen. Bahkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang semula 12 persen menjadi sembilan persen.
Gubernur menambahkan, dengan akses permodalan yang mudah dan cepat, masyarakat di tingkat paling kecil bisa hidup mandiri. Usahanya semakin berkembang, ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik.
Jalan sehat bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo SH MIP dan Bupati Tegal Enthus Susmono tersebut, diikuti oleh ratusan warga, Ahad 11/02/2018. Rute yang ditempuh melalui beberapa ruas jalan protokol, dimulai dari Taman Rakyat Slawi Ayu menuju Jalan Ahmad Yani, bunderan Tugu Poci, melintasi Masjid Agung, Jalan KH Agus Salim, Imam Bonjol, Piere Tendean, kemudian kembali ke Taman Rakyat Slawi.
Selain dimeriahkan dengan hiburan dan pameran puluhan stand UKM Mitra Jateng yang menyuguhkan aneka kerajinan produk lokal, seperti batik khas pantura dan kuliner, kegiatan olahraga tersebut juga bertabur hadiah menarik seperti sepeda motor, sepeda, lemari es, kompor gas, serta televisi.
Suasana pun kian semarak saat gubernur mendaulat peserta jalan sehat, terutama pelajar untuk maju menyanyikan tembang macapat atau lagu lainnya. Dua pelajar mampu melantunkan tembang macapat dan lagu pop mendapatkan hadiah Tabungan Pelajar (Tapel) Bank Jateng masing-masing Rp 500 ribu. (J02)
by Unknown
Februari 11, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik, MH, mengajak tokoh masyarakat, Agama, pemerintah, penyelenggara Pemilu serta masyarakat Kabupaten Kudus untuk doa bersama menghadapi Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kudus dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Doa bersama yang digelar Sabtu malam 10/02/2018, di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman No 78 Kudus, mendatangkan Ulama kharismatik dari Rembang, KH Musthofa Bisri atau lebih dikenal Gus Mus berlangsung khidmad.
Tampak hadir Bupati Kudus DR H Musthofa SE.MM, Dandim Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Yusuf Roni mewakili ketua DPRD Kabupaten Kudus, Ketua MUI Kudus H Ahmad Hamdani Hasanudin, Ketua Panwas Kudus M Wahibul Minan dan perwakilan Parpol serta Ormas yang ada.
Dalam tausyiah nya Gus Mus berkeyakinan, masyarakat Kudus merupakan masyarakat yang menghargai perbedaan sebagaimana ajaran Sunan Kudus tentang toleransi. "kedamaian dan keharmonisan akan selalu terjaga selama Pilkada 2018 karena masyarakat Kudus yang memegang teguh ajaran Sunan Kudus dan Sunan Muria," Jelas Gus Mus. (J02)
Doa bersama yang digelar Sabtu malam 10/02/2018, di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman No 78 Kudus, mendatangkan Ulama kharismatik dari Rembang, KH Musthofa Bisri atau lebih dikenal Gus Mus berlangsung khidmad.
Tampak hadir Bupati Kudus DR H Musthofa SE.MM, Dandim Kudus Letkol Inf Sentot Dwi Purnomo, Yusuf Roni mewakili ketua DPRD Kabupaten Kudus, Ketua MUI Kudus H Ahmad Hamdani Hasanudin, Ketua Panwas Kudus M Wahibul Minan dan perwakilan Parpol serta Ormas yang ada.
Dalam tausyiah nya Gus Mus berkeyakinan, masyarakat Kudus merupakan masyarakat yang menghargai perbedaan sebagaimana ajaran Sunan Kudus tentang toleransi. "kedamaian dan keharmonisan akan selalu terjaga selama Pilkada 2018 karena masyarakat Kudus yang memegang teguh ajaran Sunan Kudus dan Sunan Muria," Jelas Gus Mus. (J02)
Februari 10, 2018
by Unknown
Februari 10, 2018
Jurnalpantura.Com, Pati - Rapat koordinasi (Rakor) kegiatan Mekanisme Pemutakiran Data Mandiri (MPM) dan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (DT-PPFM) di selenggarakan di Ruang Rapat Joyo Kusumo Sabtu, 10/02/2018.
Kabupaten Pati pada tahun 2018 mendapatakan sasaran kegiatan MPM dan DT-PPFM sebanyak 224 desa pada 13 kecamatan. Dengan sasaran kecamatan yakni kecamatan Kayen, Margoyoso, Batangan, Tayu, Dukuhseti, Pucakwangi, Tambakromo, Gembong, Gunung wungkal, Jaken, Tlogowungu, Wedarijaksa dan Trangkil.
Pemutakhiran data ini, akan melewati beberapa tahapan diantaranya yaitu pendaftaran, identifikasi, verifikasi, pemutakhiran data terpadu serta penetapan data terpadu.
Kasi Pengembangan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Yusuf Efendi dalam hal ini menjelaskan, sasaran mekanisme pemutakhiran mandiri antara lain, rumah tangga miskin (RTM) di desa atau kelurahan yang belum terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT). Begitu juga dengan rumah tangga miskin yang telah terdaftar dalam basis data terpadu (BDT) mengalami perubahan kondisi, rumah tangga yang mampu yang berada di dalam basis data terpadu (BDT).
Pelaksanaan kegiatan MPM dan DT PPFM ini, menurut Yusuf karena adanya perubahan status sosial ekonomi rumah tangga pada BDT, agar mendapatkan basis data rumah tangga miskin yang valid dan termutakhiran,sinkronisasi basis data pusat sampai daerah, adanya inclusion error dan juga adanya rumah tangga miskin yang belum terdaftar dalam BDT.
"Untuk pelaksanaan di lapangan yang bertugas berjumlah 224 orang petugas pendaftar, berasal dari unsur perangkat desa pada 224 atau 13 kecamatan," urainya.
Dalam rakor itu, Bupati Pati Haryanto berharap, agar para petugas pemutakhiran data mengupayakan pendataan semaksimal mungkin sehingga data ini betul sesuai kondisi dan riil. Haryanto pun menghimbau agar petugas tidak hanya mengandalkan data perangkat desa saja. Ia mengungkapkan sering kali data dari perangkat desa tidak riil. "Dengan contoh banyak kerabat atau saudara yang mampu masih dimasukkan ke dalam data tidak mampu, ini jangan sampai terjadi lagi," tegas Bupati.
Ada pun dasar kegiatan mekanisme pendaftaran mandiri untuk pemutakhiran data terpadu PPFM berlandasan peraturan perundangan yakni, UU No 13 th 2011,Perpres no 166 th 2014 dan peraturan pemerintah no 63 th 2013, peraturan menteri Sosial RI no 16 th 2016, Surat Keputusan Menteri Sosial RI nomer 24/HUK/2016. (J02)
Langganan:
Postingan (Atom)





