Jurnalpantura.Com, Kudus - Cap Gomeh melambangkan hari terakhir perayaan Tahun Baru Imlek. Istilah Cap Gomeh berasal dari dialek Hokkien yang jika diartikan secara harfiaah bermakna 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek.
Perayaan Cap Gomeh itu biasanya dirayakan dengan jamuan besar dengan berbagai kegiatan. Bertempat di Klenteng T.I.T.D Hok Hien Bio Jln A Yani No 10 turut Desa Getas Pejaten Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, puluhan umat Budha Tri Dharma melaksanakan ibadah dalam rangka Cap Gomeh tahun Imlek 2569 Cia Gwee. Jumat malam, 02/03/2018.
Pemimpin doa bersama, Harjana dalam sambutannya bercerita mengenai sejarah Cap Gomeh, peringatan Cap Gomeh dilakukan untuk memberi penghormatan terhadap Dewa Thai Yi, Dewa tertinggi di langit pada zaman dinasti Han. "Kalau di negara asal, Cap Gomeh disebut festival Yuanxiao atau festival Shangyuan," jelas Harjana menjelaskan. (J02 /A01)
Maret 03, 2018
by Unknown
Maret 03, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka peringatan HUT Persit ke 72, Persatuan Istri Kartika Candra ke 72 cabang XLIII Kodim 0722 Kudus, melakukan Anjangsana ke Panti Asuhan Muhammadiyah " SAMSAH " Singocandi, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus.
Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo ketua Persit Kodim Kudus menyatakan, "Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan SAMSAH,".
Ketua Persit juga menyampaikan pesan dan motivasi Kepada para penghuni Panti Asuhan Muhammadiyah agar tidak berkecil hati dan tetap semangat seperti anak-anak lainya, tetap bersemangat dengan belajar tekun sehingga nantinya bisa meraih cita-cita yang di impikan, lanjutnya.
Sedangkan H Sugiyanto selaku perwakilan dari Panti Asuhan Muhammadiyah menyampaikan terima kasih dan bangga kepada ibu-ibu Persit.
"Panti Asuhan Muhammadiyah saat ini menampung 40 anak dan dengan pembiayaan mandiri," kata Sugiyanto.
Panti Asuhan Muhammadiyah ini sudah terakreditasi dan mendapat nilai A,jelasnya. (J02 /A01)
Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo ketua Persit Kodim Kudus menyatakan, "Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan SAMSAH,".
Ketua Persit juga menyampaikan pesan dan motivasi Kepada para penghuni Panti Asuhan Muhammadiyah agar tidak berkecil hati dan tetap semangat seperti anak-anak lainya, tetap bersemangat dengan belajar tekun sehingga nantinya bisa meraih cita-cita yang di impikan, lanjutnya.
Sedangkan H Sugiyanto selaku perwakilan dari Panti Asuhan Muhammadiyah menyampaikan terima kasih dan bangga kepada ibu-ibu Persit.
"Panti Asuhan Muhammadiyah saat ini menampung 40 anak dan dengan pembiayaan mandiri," kata Sugiyanto.
Panti Asuhan Muhammadiyah ini sudah terakreditasi dan mendapat nilai A,jelasnya. (J02 /A01)
Maret 02, 2018
by Unknown
Maret 02, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Bupati Kudus Musthofa mengharapkan kepada masyarakat penerima bantuan sosial berupa beras pra sejahtera serta kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dirasa sudah mampu dengan kesadaran sendiri untuk mengalihkan kepada saudaranya yang lebih membutuhkan.
Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati saat menyerahkan bantuan sosial di Aula Balai Desa Mejobo kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Kamis 01/03/2018.
Sebanyak 3.327 warga mendapatkan bantuan beras sebesar 10kg/orang dan 2.056 menerima KKS dengan nominal kurang lebih Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per tiga bulan.
Bupati hadir dalam penyerahan bantuan tersebut dengan didampingi Kacab BNI, Kepala Bulog karesidenan Pati dan Pejabat terkait.
Bupati juga mengharapkan kepada Camat dan seluruh kepala Desa untuk membantu masyarakat yang mendapat KKS khususnya yang sepuh-sepuh, karena bantuan KKS bukan berbentuk uang tunai, tambahnya. (J02 /A01)
Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati saat menyerahkan bantuan sosial di Aula Balai Desa Mejobo kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Kamis 01/03/2018.
Sebanyak 3.327 warga mendapatkan bantuan beras sebesar 10kg/orang dan 2.056 menerima KKS dengan nominal kurang lebih Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per tiga bulan.
Bupati hadir dalam penyerahan bantuan tersebut dengan didampingi Kacab BNI, Kepala Bulog karesidenan Pati dan Pejabat terkait.
Bupati juga mengharapkan kepada Camat dan seluruh kepala Desa untuk membantu masyarakat yang mendapat KKS khususnya yang sepuh-sepuh, karena bantuan KKS bukan berbentuk uang tunai, tambahnya. (J02 /A01)
Maret 01, 2018
by Unknown
Maret 01, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Pemilik akun facebook Cak Narto di undang oleh Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kudus terkait postingan foto Camat Jekulo yang sedang berdoa bersama calon wakil bupati no urut satu yaitu Noor Yasin.
Dari foto yang beredar tersebut, Panwas Kabupaten Kudus segera memanggil Camat Jekulo beserta lima orang Kepala Desa yang disebut dalam foto. Dari hasil klarifikasi yang disampaikan oleh Camat Jekulo Yusie Sasepti dan ke lima kepala Desa, Panwas menilai tidak terindikasi sebagai pelanggaran.
”Dari hasil klarifikasi dapat disimpulkan tidak ada indikasi pelanggaran dalam kejadian tersebut,” kata Ketua Panwas Wahibul Minan.
Dalam kasus tersebut kami telah mengundang sejumlah pihak di antaranya Camat Jekulo, lima orang kades, pimpinan MWC NU Jekulo, panitia pengajian anggota tim sukses Paslon Annoor untuk diklarifikasi, serta pihak cak Narto sebagai pengunggah foto, tambah Minan.
Sementara itu, Sunarto pemilik akun Cak Narto mengakui bahwa status tersebut memang dibuatnya. Namun, dirinya menyebut tak ingin memperkeruh suasana. “Tujuan saya membuat unggahan tersebut agar perhelatan pilkada tertib aman lancar dan terkendali dan supaya ASN tak bertindak gegabah di perhelatan pilkada,” jawabnya.
Tidak Ada niatan untuk membuat gaduh ataupun memperkeruh suasana Kudus yang sudah kondusif, untuk itu secepatnya foto tersebut akan kami hapus, tegasnya. (J02 /A01)
by Unknown
Maret 01, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Persatuan Istri Prajurit (Persit) yang ke- 72, Kodim 0722 Kudus bekerja sama dengan Telkom dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar aksi donor darah, Kamis 01/03/2018.
Acara donor darah yang diikuti oleh anggota Kodim 0722 Kudus, Anggota Persit dan pegawai Telkom ini diselenggarakan di Aula Serbaguna kantor Telkom Jln Jendral Sudirman No 68 Kudus. Aksi donor darah ini merupakan agenda HUT Persit Kartika Candra Kirana ke 72 cabang XLIII Kodim 0722 Kudus.
"Kami menyadari bahwa darah saat ini sangat dibutuhkan, stok darah di PMI juga terbatas," kata Ny Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo.
Menurutnya dengan setetes darah yang diberikan sangat bermanfaat untuk kehidupan banyak orang, tambah ketua Persit Kodim Kudus. (J02 /A01)
Acara donor darah yang diikuti oleh anggota Kodim 0722 Kudus, Anggota Persit dan pegawai Telkom ini diselenggarakan di Aula Serbaguna kantor Telkom Jln Jendral Sudirman No 68 Kudus. Aksi donor darah ini merupakan agenda HUT Persit Kartika Candra Kirana ke 72 cabang XLIII Kodim 0722 Kudus.
"Kami menyadari bahwa darah saat ini sangat dibutuhkan, stok darah di PMI juga terbatas," kata Ny Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo.
Menurutnya dengan setetes darah yang diberikan sangat bermanfaat untuk kehidupan banyak orang, tambah ketua Persit Kodim Kudus. (J02 /A01)
by Unknown
Maret 01, 2018
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kesabaran dan kemampuan menahan diri dari anggota kesatuan Lalu Lintas Polres Kudus Briptu Erlangga Hananda Seto saat menghadapi kemarahan seorang ibu yang diketahui bernama Anik Tri Kurniawati (45), warga kecamatan Jati Kabupaten Kudus, berbuah manis.
Dalam vidio yang sempat viral di dunia maya, terekam seorang ibu mengamuk bahkan menggigit tangan anggota Polantas, Kamis silam 22/02/2018 di Jl Ahmad Yani.
Pagi ini Kamis, 01/03/2018 bertempat di halaman Mapolres Kudus Jl Jenderal Sudirman Kudus, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning Sik memberikan penghargaan kepada Briptu Erlangga. Penghargaan ini diberikan kepada Erlangga atas dedikasi dan kesabarannya saat menghadapi amukan dari ibu Anik, tidak hanya mengamuk, ibu Anik juga menggigit tangan Briptu Erlangga.
Dalam sambutannya, Kapolres Kudus mengapresiasi tindakan Briptu Erlangga yang mampu mengendalikan diri saat menghadapi kejadian tersebut.
"Di harapkan penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi anggota yang lain untuk terus melatih kemampuan menahan diri, menahan emosi dalam kondisi bagaimana pun," kata Agusman Gurning. (J02 /A01)
Langganan:
Postingan (Atom)





