Top Ad 728x90

Mei 08, 2018

Bertemu Wakil Ketua DPRD, FKDK Usulkan Program Kudus Inklusi

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Pembangunan Gedung-gedung publik yang ada di Kabupaten Kudus selama ini dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di bidang pendidikan mau ketersediaan lapangan pekerjaan, baik di lingkup pemerintah maupun swasta dianggap masih rendah. Hal ini terungkap saat perwakilan FKDK atau Forum Komonikasi Disabilitas Kudus bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Ilwani.

Rismawan Yulianto, Ketua FKDK menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kudus dinilai belum akomodatif terhadap penyandang disabilitas.

"Salah satu yang tampak adalah sarana publik, seperti pedesterian/trotoar. Hanya gedung Dinas Capilduk yang memiliki akses untuk Penyandang Difabel, sedangkan gedung pemerintah lainya belum tersedia akses," ujarnya.

Di bidang pendidikan pun seperti itu, di sekolah-sekolah unggulan belum tampak adanya fasilitas bagi penyandang difabel, baik sarana maupun prasarana. Penyandang Difabel tidak berharap dikasihani ataupun menuntut pelayanan istimewa, cukup dipenuhinya sarana dan prasarana, sehingga penyandang disabilitas bisa seperti warga lainya.

Menurut Rismawan , persoalan-persoalan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas ini, lantaran mereka tidak memiliki corong untuk menyampaikan pendapatnya. Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan baik Musren kecamatan maupun kabupaten misalnya, mereka tidak memiliki perwakilan di dalamnya sehingga tidak mengherankan jika pembangunan pun banyak yang tidak memperhatikan aspek aksesibilitas penyandang disabilitas.

Disamping itu kami berharap, Anggota DPRD sebagai wakil rakyat membuat perda yang ramah difabel dan menjamin hak-hak difabel, sehingga program Kudus yang inklusi bisa terwujud, ungkapnya.

"Dengan pertemuan semacam ini, saya mendapat banyak masukan. Perjuangan untuk memberikan pelayanan publik yang layak bagi disabilitas harus dilakukan. Mereka punya hak yang sama sebagai warga negara," kata Wakil ketua DPRD saat menerima kunjungan dari FKDK.(J02 /A01)

Mei 07, 2018

Fadli Zon Dan Ahmad Dhani Ajak Masyarakat Kudus 2018 Ganti Bupati

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Kampanye terbuka Pasangan Sri Hartini - Setia Budi Wibowo yang dilaksanakan di lapangan Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dari pagi dipenuhi puluhan ribu massa simpatisan dari partai pengusung, Partai Gerindra, PKS dan PBB. 

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon dan Artis ternama Ahmad Dhani menjadi sosok yang ditunggu-tunggu oleh simpatisan yang memenuhi lapangan Honggosoco, Ahad 06/05/2018.

Fadli Zon yang hadir sekitar pukul 15.00, menyerukan kepada seluruh Pengurus Partai Gerindra Kabupaten Kudus, Jawa Tengah untuk memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus Sri Hartini-Setia Budi Wibowo dengan bekerja keras dan semaksimal mungkin. 

"Tidak hanya pengurus dan kader Gerindra, tapi juga kepada kader PKS maupun PBB dan semua masyarakat Kudus yang ingin perubahan ". Kata Fadli Zon saat memberikan orasi politik dihadapan massa peserta kampanye.

Sebagai kader terbaik partai Gerindra dan secara langsung di beri restu oleh Prabowo Subianto, kader harus bekerja keras melakukan perubahan demi masyarakat kudus dengan cara menjadikan Sri Hartini dan Bowo menjadi Bupati dan wakil Bupati Kudus, tegasnya. 

Hal serupa juga disampaikan oleh Musisi Ahmad Dhani." 2018 harus ganti Bupati dan pasangan Sri Hartini - Bowo yang pantas menjadi Bupati Kudus 2018 - 2023, " katanya.
Ia berjanji akan kembali hadir menyapa masyarakat Kudus ketika Hartini Bowo menjadi Bupati Kudus.

Selain Fadli Zon dan Ahmad Dhani, Kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus Sri Hartini-Setia Budi Wibowo yang dikemas dengan rapat akbar tersebut, juga dihubungi oleh Grup Musik yang personilnya Perempuan yaitu, El Hawa.

Tampak hadir Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid, sejumlah pengurus parpol pendukung, yakni PKS dan PBB. (J02 /A01) 

Mei 06, 2018

Dilengkapi Spot Eduwisata Kelinci, Pasar Tiban Duit Batok Semakin Semarak

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Pasar Tiban Duit Bathok di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus sudah ada sejak 4 bulan lalu, yakni mulai beraktivitas bulan Januari 2018 hingga sekarang, guna melengkapi sarana eduwisata maka sejak bulan Maret   lalu di lengkapi dengan taman eduwisata kelinci. Setidaknya ada sekitar lebih dari 30ekor kelinci hias di tempat wisata ini.

Suasana di Pasar Tiban dengan duit bathok ini selain ada Taman Kelinci  juga dilengkapi dengan arena bermain , dan arena belajar, sehingga wisatawan bisa mengajak anak-anak untuk belajar. Area Pasar tiban taman Kelinci ini luasnya sekitar 3000 hingga 4000 meter persegi. Ada fasilitas spot foto, ada fasilitas pendopo arena bermain, ada area taman kebun pisang, kebun mangga, dan sedang di bangun kolam lele, gurami, nila untuk pemancingan, selain itu juga ada kebun lavender tanaman pengusir nyamuk dan sedang di tanami  tanaman bunga mstahari.

Wisatawan juga bisa berfoto dengan kelinci. Tetapi saat siang hari, kelinci ini lebih banyak bersembunyi di kandang. Tidak perlu khawatir, ada penjaga kelinci yang bisa membantu pengunjung untuk mendekatkn ke  kelinci. Tak hanya itu, kelinci di sini sudah diberi vaksin. Jika ada kelinci yang sakit, maka segera disendirikan di tempat karantina.

Tak hanya spot selfie di kandang kelinci ini, tempat ini juga sedang di rancang untuk menyajikan beberapa lokasi yang sangat indah dan keren. Misalnya, taman kebun surga dengan aneka tanaman buah surga seperti tanamn buah tin, kurma, buah zaytun, delima, snggur dan pisang, wisata Edukasi pasar tiban dengan nuansa Rabbit Field ini juga kedepan akn menyajikan rerumputan dan berbagai macam bunga yang warna-warni, serta beberapa penataan lainnya hingga berhasil menarik para wisatawan.


Rute untuk bisa menuju kesana pun sangat mudah sekali untuk diakses. Wisatawan hanya tinggal mengikuti jalur menuju Wisata Ke Colo Gunung Muria, dan dekat akses jalan Raya hanya 20 meter dari jalan raya Kudus - Colo Muria.

Saat ini area wisata tersebut masih dalam tahap promosi jadi tiket masuk untuk anak-anak usia 1 tahun hingga 4 tidak dipungut biaya alias gratis,  sedangkan untuk dewasa tiket masuk Rp 10.000 dan diganti dengan 2 koin bathok seharga Rp 5000 per koin, itupun di lokasi pasar tiban bisa dibuat belanja sepuasnya.  Jam buka Pasar Tiban duit bathok untuk saat ini  muali pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB. Dan di buka sementara hanya untuk hari Ahad, jumlah wisatawan yang berkunjung di pasar tiban dengan eduwisata taman Kelinci bisa mencapai 300 orang.

 Seperti hari Ahad ini, 06/05/2018 , puluhan rombongan siswa siswi TK Insan Cendikia dari Tahunan Jepara, melaksanakan kegiatan eduwisata di pasar tiban duit bathok tersebut, mereka cukup senang karena ada kegiatan edukasi dan ada kegiatan wisata selfi di taman kelinci.

Edukasi yg di berikan oleh pengurus pasar tiban selain praktek cara membatik juga anak anak dikenalkan dan diterangakan tentang cara memelihara  kelinci yang baik dan benar, anak anak sangat antusias karena mereka penasaran "bu kelinci yang besar sebesar manusia yang mana" ungkap Dafa salah satu siswa dengan nada penasaran.

Lalu pemandu menjelaskan " kelinci yang besar sebesar manusia itu lo dik yg di gambar" ungkap Bambang pamandu wisata kelinci.

Akhirnya anak anak paham dan  semangat serta langsung selfie ria dengan kelinci yang gede tersebut. (J02 /A01)

Agro Wisata Jati Kulon Jadi Lokasi Olahraga Bersama Muspika Jati

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Memantapkan soliditas antar instansi di kecamatan Jati, Kepolisian Sektor Jati bersama Muspika Jati Kabupaten Kudus, Ahad pagi 06/05/2018, menggelar olahraga di Agro Wisata Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. 

Turut hadir dalam kegiatan olahraga bersama ini diantaranya, Anggota Polsek Jati, Anggota Koramil Jati, Kepala Desa se kecamatan Jati, Kepala UPT di kecamatan Jati serta warga masyarakat sekitar.

Dalam amanatnya, Kapolsek Jati, AKP Bambang Sutaryo mengatakan pelaksanaan apel bersama ini merupakan agenda rutin Kecamatan yang bertujuan untuk meningkatkan soliditas dan jalinan komunikasi antar instansi yang berada di wilayah Kecamatan Jati. 

“Soliditas diantara muspika harus kita jaga agar dalam pelaksananaan tugas sehari-hari dapat selalu seiring dan sejalan serta saling melengkapi sehingga dapat memberikan tauladan bagi masyararakat akan pentingnya kerja sama dan kerukunan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas maka pelaksanaan program pembinaan wilayah dapat berjalan dengan baik dan lancar, untuk itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Jati, tambahnya.  (J02/A01)

Mei 04, 2018

Sebelum Ramadhan Kantor Baznas Harus Sudah Terealisasi, Harap Bupati Kudus Saat Lantik Anggota Baznas

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Bupati Kudus H Musthofa SE.MM mengintruksikan kepada pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kudus untuk sesegera mensosialisasikan kegiatannya, sehingga masyarakat di Kabupaten Kudus dapat berperan dan turut serta meningkatkan gerakan sadar zakat dengan begitu membantu upaya pengentasan kemiskinan.

Baznas Kudus harus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar zakat mampu menjadi energi perubahan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat supaya memanfaatkan Lembaga nya, harapan Bupati Kudus saat melantik pengurus BAZNAS Kudus di Pendopo Kabupaten Kudus. Jumat,
04/04/2018.

Ia berharap, dukungan OPD dan Kecamatan untuk membantu mensosialisasikan Baznas Kudus agar mendapat kepercayaan masyarakat. Itu dilakukan supaya Baznas Kudus bisa melaksanakan tugas-tugasnya dan tidak berjalan sendiri, sehingga pengumpulan zakat yang dilakukan Baznas bisa bertambah.

“Sebelum Ramadhan atau sebelum saya meninggalkan jabatan ini, sudah ada penetapan untuk kantor BAZNAS Kudus," ungkap Bupati dua periode ini.

Sementara kepengurusan Baznas periode 2018-2023 ya g dilantik sebanyak 2 orang pengurus, sebagai Ketua Baznas Kabupaten Kudus  Drs. H. Aris Samsul Ma'arif dan KH. Makruf Sidiq, sebagai wakil ketua.

KH. Ahmad Daroji, Ketua BAZNAS Jateng dalam penjelasannya menyampaikan, Zakat bukan hanya kewajiban tetapi kebutuhan kita sebagai manusia, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT.

"Dengan berzakat kita sudah mensucikan penghasilan kita, dengan berzakat kita termasuk sudah berperan aktif mengentaskan kemiskinan." tuturnya dihadapan tamu undangan yang terdiri dari Ketua MUI, perwakilan dari Kodim dan Polres Kudus serta para kepala Dinas di lingkungan Pemkab Kudus dan juga dari Muhammadiyah dan NU.  (J02 /A01)

Perkuat Soliditas, Muspika Mejobo Gelar Apel Dan Olahraga Bersama

by
Jurnalpantura.Com, Kudus - Guna memantapkan soliditas antar instansi di kecamatan Mejobo, Muspika Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, Jumat pagi 04/04/2018, menggelar apel bersama yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. 

Bertindak sebagai pimpinan apel adalah Danramil Mejobo Kapten Inf Sukaryono. Turut hadir dalam kegiatan Apel dan Olahraga bersama yang Camat Mejobo Harso Widodo, AP dan unsur Forkopimcam Mejobo, KA UPT Kecamatan Mejobo, Seluruh Kades dan BPD Sekecamatan Mejobo, Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA Sekecamatan Mejobo, Persit dan Bhayangkari, Panwas dan PPK Kecamatan serta warga masyarakat sekitar.

Dalam amanatnya, Kapt Sukaryono mengatakan pelaksanaan apel bersama ini merupakan agenda rutin Kecamatan yang bertujuan untuk meningkatkan soliditas dan jalinan komunikasi antar instansi yang berada di wilayah Kecamatan Mejobo.

“Soliditas diantara muspika harus kita jaga agar dalam pelaksananaan tugas sehari-hari dapat selalu seiring dan sejalan serta saling melengkapi sehingga dapat memberikan tauladan bagi masyararakat akan pentingnya kerja sama dan kerukunan yang harmonis dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ditambahkan oleh Danramil, melalui kegiatan apel bersama ini mari kita tunjukkan bahwa sinergitas antara TNI dan instansi di wilayah Kecamatan Mejobo sampai dengan tingkat desa sehingga terjalin soliditas yang kuat dan erat.

Sementara itu ditempat yang sama Kapolsek Mejobo AKP Mardi Susanto menambahkan, situasi dan kondisi diwilayah Kecamatan Mejobo dalam keadaan konduktif damai dan aman, namun tidak ada salahnya kalau kita tetap selalu menjaga kekompakan dan sinergitas agar situasi kondusifitas tetap terjaga dengan baik.

 “Dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas maka pelaksanaan program pembinaan wilayah dapat berjalan dengan baik dan lancar, untuk itu perlu adanya kerjasama dari semua pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Mejobo ke depan,” ungkap AKP Mardi Susanto. ((J08/A01)

Top Ad 728x90